
Mereka kembali ke Canada. Namun sosok pria pendiam tidak terlihat, pergi begitu saja.Kei pun sadar, hingga hari hari berikutnya, pria itu tidak ada menghubungi Kei.
Kei hanya bisa kuliah, dan kerja di rumah sakit.
" Kei...,kamu kenapa melamun, " ujar Mitha.
" Gak apa apa Mith."
" Ada yang kamu pikirkan Kei ?" .
" Gak tahu deh Mith."
" Kayaknya aku memang harus menyerah, sosok Da fu memang sudah entah dimana, tidak terlacak, agar aku gak menduga setiap orang Da fu."
" Ya Kei, sulitnya menemukan orang lain, apalagi dari masa kecil, kan gak kenal wajahnya gimana ,wajah manusia semasa anak anak yah bisa berubah banyak kan."
Kei mengangguk.
" Kamu menerima pertunangan kamu dan ko Ming Hao, banting stir gitu Kei ?".
" Enggak Mith, aku gak bisa, ko Ming hao sudah seperti saudara laki laki gitu, mau pacaran gimana ya, rasanya aneh gitu, aku merasa aneh."
" Itu kan permulaan, lama lama gak lagi Kei."
" Lagian , Ming hao gak akan mungkin duain kamu, jahati kamu, dia dalam loh orangnya."
Keiko kembali ke kehidupan normalnya, tekun belajar, bersosialisasi dengan pasien dan teman kedokterannya . Hingga tibalah mereka liburan ke Korea ,liburan ber 4. Mitha tidak ikutan karena pulang ke tempat kedua orangtuanya.
__ADS_1
" Kei, pakai jaket, suhunya minus lohhh," ujar Ming Fen.
Ming Hao langsung mengambil jaket ,dan membantu Keiko memakainya.
" Eleh eleh...koko gue, se gitu amat, perhatiannya," ledek Anchi.
" Mereka satu server, dokterjodohnya dokter, bener kan Dek, " ujar Ming Fen.
" Jadi kalau cici, josohnya sama sesama oilot? , udah dekat sama pilot nih ceritanya? ,ledek Keiko."
" Hmmmm...., ada sih yang aku suka Kei, namun dia tuh pendiam banget, trus orangnya gak sosialisasi gitu, entah kenapa aku malah suka pria gitu, misterius."
" Bener sih Ci, ku juga pernah ketemuan waktu di Jepang, waktu kadi relawan, ada pria gitu, rasanya dsya tariknya beda ya Ci."
" Waduh ,gawattttt ko, koko jarang aja ngomong ke Kei, trus agak misterius aja, biar Kei klik sama koko."
" Koko tuh tahu Anchi, Kei itu anggap koko hanya saudara, namun koko udah kekeh mengatakan pada Anchi, agar jangan anggap begitu. "
" Udahlah Kei, terima aja koko ku ini, walau pengagumnya banyak, dia cinta mati banget loh sama kamu, " ujar Anchi.
" Ihhh...dek , kamu kayak promosiin koko kamu sihhhh?", ujar Ming fen.
" Jangan jangan ,Kei ke Korea ngebet karena ada misi rahasia nih, ngelacak temen nya waktu kecil," tebak Ming Fen.
Kei yang lagi minum jadi keselek. Benar Kei sangat terkejut dengan tebakan ci Ming Fen.
" Jika pencarian mu tidak dapat Kei, apa kamu mau nerima koko Ming Hao ?".
__ADS_1
Kei gak tahu mau menjawab apa.Kei hanya diam menunduk.
" Okey, kitabtemani kamu Kei, no problem, carilah, agar rasa penasaranmu mentok dan selesai.Agar kisah baru, bisa berjalan dengan semestinya," ujar Ming fen.
" Wanita lebih suka mendem ya Kei," ujar Ming Fen.
" Pria juga, mendem ,sampai gak tahan dengan menahan diam, dan langsung mengungkapkam," begitulah Kei.
" Anggap aja kalian lagi holiday, pendekatan, kalian duduk ber dua aja ," ujar Anchi
Ming Hao dan Kei pun tertawa.
" Ku suka kamu Kei, sungguh, " ujar Ming hao.
Anchi dan Ming fen tertawa terbahak bahak.
" Gitu duduk samping sampingan, idihhh langsung skak mat, serangan tanpa gawang, "ujar Anchi.
Mereka pun cekikan tertawa.
🥰😍🥰😍🥲😍😍
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment