Suamiku Swat

Suamiku Swat
Misterius


__ADS_3

Kei menyendiri, dia begitu merindukan sosok Da fu , namun dia harus sadar, perasaan masa kecilnya hanya bertepuk sebelah tangan.Kei pun sedih dan menangis sesengukan di malam ini, rasanya sudah berharap, namun di patahkan.


Dia selalu merasa sepi dan sendiri.Entah mengapa , Daming meneleponnya malam itu.Dan mereka pun berjanji akan ketemuan ke esokan harinya.


Kei menulis di buku hariannya.


Aku ini siapa?


Aku orang yang hanya bisa semampunya buat bersenang senang, dan bahagia, namun hanya cangkang kosong.


Berpikir menjadi orang dewasa , lebih baik daripada saat ini, emosi menghancurkan diriku.


Keiko memandang gelapnya malam, terlintas sosok bayangan hitam di seberang jalan, Keiko menarik dirinya, dan bayangan itu kembali Keiko lihat, namun menghilang. Apakah pandangannya yang salah?


Kei berbaring dan memejamkan matanya. Berusaha untuk tidur .


Pagi begitu indah, di apartemen sudah terjadi perang dan debat alot antara Mitha dan Ming hao.Pemandangan sehari hari, gak kebayang kalau mereka menjadi pasangan suami isteri, seperti anjing dan kucing, sementara Kei makan dengan perlahan.


" Kei...., kamu gak belain aku, nih koko mu curang, telur hanya di masak buat kamu aja."


" Kamu mau telur ?, nih...," ujar Kei.


" Jangan beri Mitha Kei, koko memang masak buat kamu."


" Kamu kok gak adil gitu sihhhh, " ujar Mitha.


" Sudahlah Mith, nih gantinya, ini makanan dari Korea , enak, bahannya daging, cobalah, hanya buat kamu, dan ko Ming hao aku gak beri."


Akhirnya Mitha mencibir ke arah Ming hao.


" Kalian kapan dewasanya, berantem kayak anak anak aja, " ledek Keiko.


Ming hao hanya memakan sarapan paginya.


Kei sudah selesai memakan sarapannya.Meneguk jus sambil menatap sekitar tepatnya di balkon rumahnya.


Tidak, pandangannya tidak salah, seseorang sedang mengawasi rumah ini, berpakaian hitam , memakai masker, kalau tidak di perhatikan ,tidak akan ketahuan. Caranya bersembunyi sangat terlatih.


Kei bergidik, dia gak pernah nyari masalah sama siapapun, sekolah sekolah yang terjadi penembakan masal pun saat ini semua lebih detail di cek.

__ADS_1


" Kei....., " ujar Ming hao.


Kei terkejut.


" Kenapa terkejut gitu Kei ?".


" Koko apa ada masalah sama orang ? Pasien ? Atau di luaran?".


" Gak ada Kei."


" Kenapa ?".


" Gak apa apa ko.


" Siap siap berangkat yuk Kei."


Kei pun mengangguk.


Kei memasuki kamar nya , namun terkejut bayangan itu sudah berada di dalam kamarnya, Kei hendak berteriak karena rasa terkejutnya, namun sosok itu membuka masker nya.


" Kamu....".


Kei hanya membeku.


" Apakah Da fu berubah jadi perampok?," entahlah , dalam hati Kei.


" Kamu tahu aku tinggal disini dari mana ?".


" Aku bisa melacaknya."


Kei terdiam.


" Kamu pembobol ATM? Pencuri? , perampok?,.begal?".


Da fu tersenyum.


" Aku sangat lelah Kei, apakah boleh istirahat disini ?".


" Jangan, Ming hao sering memasuki kamarku, kamu nginap di hotel aja, dekat dari sini."

__ADS_1


Da fu mengangguk.


" Kei...., kenapa lama ,berangkat yukkkk."


" Di persimpangan ada hotel. Kalau mau nginap disana bisa nginap".


Kei tidak berani menyuruh Da fu menginap di apartemen ini, dia sudah lama tidak bertemu Da fu, dan tidak tahu banyak tentang Da fu.Terlalu beresiko.


" Aku mau ke kampus ko ".


" Baiklah, " ujar Da fu berjalan ke arah Kei dan mebelai rambut Kei.


" Kamu akan bekerja di rumah sakit juga Kei ?".


" Ya , sepulang kuliah."


" Baiklah, nanti koko telepon dari telepon umum."


Kei mengerutkan dahinya.


" Koko gak punya handphone ?".


" Punya ,hanya buat pekerjaan."


" Aneh, "ujar Keiko blak blakan.


" Apa boronan , di kejar polisi ,atau..., entahlah, misterius banget sosok Da fu saat ini."


Da fu pamit, kembali keluar dari jendela Kei.Kei hanya bisa melihat sosok itu menjauh.


🥰😍🥰😍🥰😍😍😍


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2