
Di pagi hari.
Rio terbangun dari tidurnya. di sisiNya ada tiga wanita cantik yg semalam bertempur dengan nya.
''Sistem beli 2 cincin pernikahan''
[ DING.. pembelian berhasil memotong saldo 2T ]
"buka status"
...[ Status ]...
Nama: Rio Pratama.
Level: 12 (23T/50T). pendapatan(500/1dtk).
Kemampuan:
- ahli beladiri kuno
- ahli musik
- mata kebenaran
- ahli bisnis
- ahli pengobatan
- ahli hacker
- ahli bahasa
- segel Raja
Saldo: 65T
Toko >>
penyimpanan:
- 200 bawahan
- 2 cincin pernikahan
Rio pergi membersihkan diri di kamar mandi.
setelah itu Rio meninggal kan rumah. berolahraga di taman dekat rumah nya.
setelah berolahraga. Rio melakukan gerakan ringan dari kemampuan bela diri nya. di dekat danau yg ada di taman.
datang orang tua waktu itu. yg merupakan Rama Bagaskara Panglima terkenal akan kekuatan nya.
''nak, kita bertemu kembali''
Ucap nya mendekat ke Rio.
Rio telah menghentikan aktivitas nya. menolehkan kepala nya melihat panglima Rama.
''ya, seperti nya kamu sengaja menunggu ku di sini'' balas Rio.
''seperti itu lah. aku mempunyai permintaan pada mu'' jelas panglima Rama.
[ Ding... misi terpicu sembuhkan Rama Bagaskara ]
[ hadiah: 100 bawahan dan 1 jet pribadi ]
[ hukuman: Rama Bagaskara mati ]
"pak tua, kamu ingin aku menyembuhkan mu" tanya Rio langsung ke intinya.
__ADS_1
"ya begitu lah, aku akan memenuhi keinginan mu" balas Rama.
"baiklah, kirimkan saja alamat mu, aku akan ke sana malam ini"
setelah pembicaraan mereka. Rio pergi dari taman untuk pulang ke rumah nya.
setiba di rumah. Rio melihat semua orang rumah telah berkumpul di meja makan untuk sarapan.
"suami, sebaiknya kamu mandi sana" ucap Milla melihat Rio yang baru tiba setelah olahraga.
Rio segera Naik ke lantai atas menuju kamarnya. untuk membersihkan diri dan mandi.
setelah selesai mandi Rio turun untuk sarapan bersama keluarga nya dan para wanita nya.
setelah semua sarapan. keluarga Rio bersiap siap pergi mengunjungi keluarga Dewi dan Novi.
kunjungannya selesai sampai Sore malam hari. keluarga Dewi dan Novi setuju saja. soal keinginan anak anak mereka. mereka akan mendaftarkan pernikahan mereka besok hari.
Rio juga berjanji akan mengadakan pesta pernikahan setelah urusan nya selesai.
sekarang Rio dalam perjalanan menuju kediaman panglima Bagaskara sesuai janji mereka.
#di kediaman Rama Bagaskara.
sudah ada Rama Bagaskara dan dua anak laki-laki nya. anak pertama Roni Bagaskara ayah dari Santi. anak keduanya Rahmat Bagaskara.
mereka bertiga menunggu kedatangan Rio di ruang tamu.
''Ayah, apa di akan datang'' tanya Roni.
''yah, dia membuat janji akan datang malam ini'' jawab Rama.
''apa benar! dia bisa menyembuhkan ayah?'' tanya Rahmat.
''ya, waktu aku bertemu dengan nya. dia hanya memukul ku dan aku bisa mengembalikan tenaga dalam ku sedikit'' jelas Rama.
''mari kita keluar menemuinya'' ajak Rama pada anak anak nya.
#kembali ke tempat Rio.
Rio baru saja sampai di gerbang kediaman panglima Rama Bagaskara.
''Maaf Tuan, apakah anda Tuan Rio?'' tanya penjaga gerbang.
Rio hanya menganggukkan kepala nya sebagai jawaban.
"silakan masuk Tuan" penjaga membukakan gerbang.
setelah gerbang di buka. Rio membawa mobil Bugatti milik nya masuk halaman kediaman.
di depan pintu Rama dan kedua anaknya telah menunggu Rio.
Rio turun dari mobilnya.
"Mari nak Rio. kita masuk kedalam" ajak Rama pada Rio.
Rio memasuki kediaman keluarga Bagaskara.
Rama mengajak Rio untuk makan malam terlebih dahulu.
"nak Rio, ini anak anak ku. Roni dan Rahmat" ucap Rama
"ya nama ku Rio" Rio memperkenalkan diri dengan singkat.
tidak lama datang tiga orang ke arah meja makan. dua wanita dengan satu pria di atas kursi roda. Santi , sepupu dan bibi nya istri dari Rahmat.
Rio melihat kedatangan mereka mengerut kan dahinya. tidak menyangka akan bertemu Santi dan sepupu nya, yg pernah di pukuli rio.
Santi melihat Rio diam terpaku. menundukkan kepala nya malu atas tindakan nya dulu.
__ADS_1
''Bang**t ternyata di sini kau, ayah dia yg membuat ku jadi begini''
teriak Anton pada Rio. menunjukkan pada ayah nya Rahmat.
Rio hanya diam dan menatap anton dengan tajam. membuat Anton berkeringat dingin di punggungnya.
''diam kau, anak tidak berguna'' teriak Rahmat memarahi.
''apa yg kau lakukan! kenapa kau membela nya bukan anak mu?" Ucap ibu Anton kepada suami nya.
"anak ku! apakah benar dia anak ku, bukan nya anka mu dengan selingkuhan mu?" tanya Rahmat pada istrinya.
"apa yg kau katakan! Anton adalah anak mu, dan aku tidak pernah selingkuh" balas ibu anton.
"apa kau pikir selama ini aku tidak tahu hubungan mu dengan selingkuhan mu! saat aku pergi dinas. sekarang pergi tinggal kan rumah ini! mulai sekarang kau bukan istri ku lagi" teriak Rahmat
"Bawa mereka pergi keluar!" ucap Rama yg sedari tadi diam. melihat drama pertengkaran anaknya.
"maafkan atas ketidak nyamanan nya nak Rio" ucap Rahmat meminta maaf pada Rio.
"ya, tidak apa apa... itu keberuntungan mereka karena pergi. jika tidak mungkin ada mayat disini" balas Rio. mata Rio melirik Santi.
Santi melihat lirikan Rio. bergetar tubuh nya ketakutan.
" Santi ke marilah, kenalkan ini Rio" ucap Rama pada Santi yang masih berdiri.
"tidak perlu pak tua, dia sudah mengenal ku" balas Rio mendengar ucapan Rama.
Rama terkejut mendengar nya.
"ah.. tidak usah membuang waktu lagi, kita lakukan sekarang pengobatan nya" ucap Rio.
mereka segera berpindah tempat ke ruangan kamar Rama. Rama berbaring di atas kasur.
lalu Rio melakukan pengobatan dengan akupuntur dan mengalirkan tenaga dalam nya.
mengeluarkan racun dan memperbaiki Meridian di dalam tubuh nya yg terluka.
pengobatan berlangsung selama 1 jam. kulit Rama pun mulai membaik. tubuh nya di penuhi dengan energi.
semua orang merasa senang atas kesembuhan Rama.
"sesuai janji ku. aku akan memenuhi apa yg kau ingin kan nak Rio!" ucap Rama dengan senang.
"tidak perlu. aku pergi sekarang" balas Rio.
semua keluarga Rama terkejut. atas sikap Rio yg tak ingin balasan atas pertolongan nya.
Rio meninggalkan mereka. tapi Santi menyusul nya.
"terimakasih Rio. telah mengobati kakekku" ucap Santi dengan menunduk.
"ya" balas Rio singkat. tetap berjalan keluar kediaman. dan membawa mobilnya pergi.
Santi melihat nya. mulai menitikkan air mata.
"kamu memang bodoh Santi.... bodoh bodoh, menuduh orang yg begitu baik pada mu sebagai orang jahat" batin Santi.
dari dalam kediaman. tiga orang melihat Santi yg menangis. hanya bisa tersenyum kecut. menyayangkan apa yg terjadi pada Santi.
tidak lama Rio sampai di kediaman nya.
.....*Bersambung.
jangan lupa dukung novel ini jika suka.
dengan like, komen, favorit, vote, dan rate 5bintang.
Terima kasih*.
__ADS_1