
''apa? kamu tidak mendengar ucapan wanitaku. pergilah.. sebelum kamu menyesal nantinya!'' Rio dengan dingin, menatap tajam Direktur wiliam.
''argh... lepaskan tanganku!'' pekik Direktur wiliam memelas, saat Rio mengencangkan cengkraman tangannya.
''pergilah.. !!!'' Rio melepaskan tangan Direktur wiliam.
''kamu... tunggu saja!'' Direktur wiliam pergi meninggalkan Rio dan Laura. entah apa? yang di lekukannya nanti.
keributan yang terjadi, menjadi tonton di sana. semua orang Bertanya-tanya? siapa pria itu? yang berseteru dengan Direktur wiliam. mereka tidak mengenal wajah asing Rio.
''siapa Dia..?'' ucap Direktur Ky grup kepada wanita cantik disisinya. ia merasa bahwa Rio bukan orang biasa! ia melihat ancaman yang Rio ucapkan tadi adalah kebenaran.
''Dia.. bukan orang biasa! dia adalah Tuan Rio pemilik Rp grup yang kita incar.'' ucap wanita cantik itu, setelah memejamkan matanya sesaat.
''haha, aku tidak menyangka ia datang kemari!'' ucap Direktur Ky dengan sinis, dan ia perlahan berjalan mendekati Rio dan Laura.
''aku tidak menyangka bisa bertemu dengan mu, Tuan Rio! perkenalkan aku Direktur Ky grup, dan ini adalah asistenku Hinata.'' ucap Direktur Ky sambil mengulurkan tangan kepada Rio.
''aku juga merasa terhormat bisa bertemu dengan mu Direktur Ky!'' Rio menyambut uluran tangannya, mereka saling menatap tajam saat bersalaman. Aura pertarungan keluar dari tubuh mereka.
Orang-orang di sana semakin tercengang, di buat bertanya siapa? pria muda itu. yang membuat Direktur Ky mendatangi dan berkenalan dengannya.
namun masih ada orang yang tidak bisa membaca keadaan. Direktur wiliam kembali dengan seorang penyelenggara acara amal ini.
''itu.. orangnya Dia adalah pengacau yang menyusup kedalam acara ini. Dia hanya orang miskin yang ingin merasakan berkumpul dengan orang-orang kelas atas. segera usir Dia!'' Direktur wiliam menunjuk Rio, meminta manager penyelenggara acara amal untuk mengusir Rio.
''Bisakah kamu menunjukkan undangan acara ini?'' ucap manager penyelenggara bertanya dengan dingin kepada Rio.
''Dia...'' Laura terhenti menjelaskan, saat Rio mengangkat tangannya.
''aku tidak memilikinya...'' ucap Rio datar.
''kalau begitu, kamu harus meninggalkan tempat ini! acara ini bukan tempat orang miskin seperti mu.'' ucap manager penyelenggara mengejek Rio, setelah tahu bahwa Rio tidak memiliki undangan.
''hahaha, itulah akibatnya menyinggung ku...! security keluarkan orang miskin ini.'' teriak Direktur wiliam.
__ADS_1
''apa? yang kalian lakukan! membuat keributan.'' ucap Direktur Ky datar.
''Direktur Ky, maaf atas ketidaknyamanannya! kami akan segera mengusir penyusup ini.'' ucap manager penyelenggara.
''ah.. senang bisa bertemu dengan Direktur Ky.'' ucap Direktur wiliam menundukkan kepala kepala Direktur Ky.
''silakan, aku mau lihat apa? yang akan kalian lakukan.'' ucap Direktur Ky tersenyum. ''dasar bodoh!'' batinnya.
penjaga keamanan hotel segera datang, namun mereka hanya berdiri di sana tidak melakukan apapun?. kemudian Direktur Yori dan asisten Mito mendekati Rio, ketika mereka baru saja sampai di tempat acara amal. lalu manager hotel juga datang, ketika Dia mendapatkan laporan dari penjaga keamanan hotel.
''hahaha, baguslah anda datang manager hotel. keluarkan orang ini dari tempat ini. Dia mengacau di acara ini!" ucap Direktur wiliam dengan keras.
mereka semua mengerutkan dahi mendengar ucapan Direktur wiliam. tetapi mereka hanya diam, menunggu perintah Rio.
"Baiklah.. aku akan pergi." Rio berbalik bersama Laura, lalu berbicara kembali. "aku ingin tempat ini kosong segera! aku tidak peduli dengan cara apa? kalian melakukannya. dan blacklist mereka."
"Baik.. Tuan!" suara serempak Direktur yori dan manager hotel, bersama yang lainnya.
seketika membuat ruangan ballroom, hening. mereka terkejut melihat kejadian yang tidak terduga. manager penyelenggara memucat ketakutan.
"orang ini berbahaya!" batin asisten Hinata, merasakan hawa membunuh Rio yang tidak bisa dirasakan orang lain di sana.
segera saja pembubaran acara amal membuat heboh media. mereka mencari tahu, apa? yang telah terjadi. dan mulai memberitakannya, hingga menjadi topik hangat.
tidak lama kemudian, mulai beredar berita kebangkrutan perusahaan Direktur wiliam. Rio membeli banyak saham perusahaan Direktur wiliam di pasar saham, dan menjualnya kembali dengan harga yang sangat murah. hingga membuat mereka mengalami kerugian besar dan jatuh bangkrut.
ting..
[ misi suka-suka : habiskan uang 2 triliun.
hadiah : uang 3 triliun + 1 artefak cakram teleportasi.
hukuman : -
waktu : 04:10:05.
__ADS_1
status : selesai. ]
[ hadiah telah Yuna simpan! ].
namun tidak ada jawaban dari Rio, hanya terdengar erangan ''arghhh... orghhhh...'' pok... pok... benturan daging menghiasi ruang kamar hotel yang mewah.
Laura tengah merangkak di atas tempat tidur, ia terhentak-hentak bergoyang. plak... plak... tamparan Rio berikan, membuat bokongnya memerah.
''yah... lebih keras honey! lebih cepat...'' Laura begitu menyukai permainan Rio yang kasar, terasa perih dan nikmat.
ceklek... pintu kamar terbuka, Miyabi datang dan masuk kedalam kamar. ''kalian berpesta tanpa aku... kalian curang...'' keluh Miyabi, ia berjalan mendekat sambil perlahan melepaskan satu persatu kain yang melekat di tubuhnya.
Miyabi memeluk Rio, dan menyambar bibir Rio dengan buas. ******an terjadi, tangan Rio dengan pintar menyusuri bagian bawah miyabi.
sesekali mencabut lolipop besar, yang akan segera di lahap oleh miyabi. dan kembali memasukan lolipop besar dalam penyimpanan Laura.
"sekarang giliran ku, honey!" Miyabi mendorong Rio berbaring, setelah Laura mengejang dan terjatuh lemas. ia menaiki kuda jantan, perlahan duduk.
"urgh... besar dan keras, terasa sangat penuh, honey!" miyabi mulai memacu kuda jantan, ia melonjak-lonjak naik turun ketika menunggangi kuda jantan.
''yes... it's good, honey!" dengan lincahnya Miyabi bergerak mengendalikan kuda jantan. ia merasa akan sebentar lagi mencapai garis finish, "sedikit lagi honey, aku sampai."
"ya... kita bersamaan!" Rio juga dengan cepat membatu gerakan Miyabi. pok... pok... suara hentakan semakin cepat mengejar garis finish.
"argh..." kuda jantan menyeruduk dalam-dalam saat sampai di garis finish. tembak-tembakan hangat menghujam dalam diri Miyabi. begitu juga Miyabi yang bergetar hebat membuat hujan membasahi kuda jantan.
di sebuah ruangan, Direktur Ky tengah ditemani banyak wanita cantik. di meja terlihat banyak botol minuman, di depannya ada asisten Hinata yang duduk dengan tenang.
"menarik sekali Tuan Rio ini! perusahaan itu bangkrut dalam semalam. apa? yang kamu dapatkan." ucap Direktur Ky kepada asisten Hinata.
"tidak banyak informasinya yang aku lihat. semua hal-hal penting tampak kabur. aku juga tidak bisa melihat dimana keberadaan keluarganya!'' jelas asisten Hinata dengan sedikit menyembunyikan sesuatu.
''kamu tidak sedang menipuku, kan? kamu tahu sendiri akibatnya, jika membohongi ku!'' ancam Direktur Ky, tangannya sibuk mengelus dan meremas bagian empuk wanita cantik yang menemaninya.
''aku tidak berani, Tuan!'' asisten Hinata menundukkan kepalanya.
__ADS_1