
-
Ting.
[ mendeteksi keberadaan sistem lain ]
Rio muncul setelah berteleport di dalam mobilnya yang berada sedikit jauh dari tempat kejadian. ia mengerutkan dahi setelah mendapatkan notifikasi dari sistem.
''apakah itu nona Nadia yang memiliki sistem..?''
[ ya Tuan ]
''tapi kenapa dia tadi tidak melawan Herman..?''
[ karena dia belum menyatu dengan sistem ]
''apa kamu tau sistem dewa apa yang dia miliki..?''
[ Tuan harus menyentuhnya agar sistem bisa mengidentifikasi ]
''kita lihat saja nanti..! apakah dia akan menjadi kawan atau lawan..?'' ucap Rio, lalu ia memutar balik mobilnya dan pergi.
...
di tempat Nadia. dia sedang berada di dalam mobilnya, menunggu bantuan dari Ayahnya datang.
''ah~ dingin'' teriak Nadia merasakan dingin di jari tangannya. ia melihat cincin di jarinya perlahan berubah menjadi cahaya dan masuk kedalam tubuhnya.
Nadia merasakan dingin di tubuhnya perlahan menyebar ke seluruh tubuh. tidak tahan dengan rasa dingin yang dia terima, tidak lama kemudian Nadia jatuh pingsan.
...
hari pun telah berganti.
Rio saat ini tengah berada di Universitas, menghadiri mata kuliahnya. tidak lama kemudian kelas berakhir.
setelah mata kuliah Rio hari ini selesai. Rio dan Milla pergi menuju rumah mewah yang telah dia dapatkan dari misi.
30 menit perjalan Rio dan Milla sampai di area komplek perumahan mewah. kemudian Rio bertanya pada penjaga komplek tentang rumahnya.
kini Rio telah sampai di rumah mewahnya. lalu ia dan Milla masuk kedalam rumah.
Ting.
[ misi perak : dapatkan keuntungan 500 juta.
hadiah : 500 juta + kemampuan pasif : master saham.
hukuman : tersambar petir.
status : proses.
waktu : 08:00:01. ]
''sebaiknya aku kembali lagi ketempat judi batu" gumam Rio.
...
Rio kini telah berada di area judi batu. ia berkeliling di sana, dari satu stand ke stand yang lain.
__ADS_1
ia menggunakan kemampuan identifikasinya memilih batu. Rio mendapatkan 5 batu yang memiliki giok atau permata di dalamnya.
Rio kemudian membawa batunya ke tempat pemotongan. di sana tanpa di duga ia bertemu dengan wily.
Ting.
[ mendeteksi keberadaan sistem ]
Rio melihat wily sedang bersama Nadia dan pria paruh baya. di sekitar mereka terdapat banyak pengawal.
Rio mengerutkan dahinya bertanya - tanya apa hubungan wily dengan Nadia..?
kemudian wily juga melihat keberadaan Rio. ia melambaikan tangan dan memanggil ''Rio''.
Rio menganggukkan kepala dan mendekat.
''Oh apakah ini kekasih mu nak..?'' ucap pria paruh baya di samping wily, yang sepertinya adalah Ayah wily.
''hehehe~ ya Ayah'' Ucap wily tersenyum.
''nama saya Rio, Tuan!" sapa Rio memperkenalkan diri.
"Rio kenal kan, ini Ayah ku dan yang ini sepupu ku Nadia" Ucap wily.
''tidak usah panggil Tuan, cukup Paman saja'' ujar Ayah wily.
"kami sudah saling kenal" ucap Nadia.
"oh apakah benar.. ? kapan kalian kenal..?'' ujar wily.
''dia yang menyelamatkan aku tempo hari di pesawat'' tutur Nadia.
''ternyata kamu sang pahlawan muda itu nak..!'' ucap Ayah wily yang juga adalah pamannya Nadia.
Ayah wily adalah seorang pebisnis terkenal di kota. yang merupakan adik dari Mentri pertahanan ayahnya Nadia.
"apakah kamu sedang mencari batu juga nak..?" tanya ayah wily yang melihat Rio tengah membawa beberapa batu.
"iya paman..! ini aku mau memotongnya" jawab Rio. lalu ia mendekati tempat pemotongan dan memberikan batunya untuk di potong.
sing... "ini giok darah"
sing... " giok susu"
sing... "giok hijau daun"
sing... "pertama laut"
sing... batu terakhir terbelah, memancarkan sinar berwarna emas! terlihat corak naga di dalamnya,
"i~ini permata Raja"
"....." hening semua orang di sana diam. dengan mata terbelalak melihat batu permata raja di depan mata mereka. yang tidak mudah di dapatkan atau jarang sekali muncul.
tidak ada yang berteriak menawar batu Rio, karena semua batu yang di dapat Rio adalah batu yang sangat berharga dan juga sangat mahal jika di jual.
ayah wily melihat anaknya, lalu melihat Rio.
"anak ini luar biasa! tidak mungkin ini hanya kebetulan" gumam Ayah wily.
__ADS_1
"serahkan semua batu itu! aku beli 100 juta" teriak seorang pria gendut dengan beberapa orang bersamanya, juga ada Dodi bersama pria itu.
"paman itu dia orangnya yang waktu itu mengganggu ku" ucap Dodi.
Rio mengerutkan dahinya, melihat mereka semua. "apa otak kalian tidak sedang bermasalah..? menawar semua batu ku 100 juta" ujar Rio sinis.
"hei~ kau anak muda aku peringatkan! jangan menolak tawaran ku atau aku bisa menghabisi mu dan keluarga mu" ucap pria gendut itu.
"wah~ aku tidak tau kalau di negara kita yang memiliki hukum, begitu mudahnya orang seperti mu membunuh orang!" ujar Rio dengan dingin.
"hahaha~ kakak ku adalah pemimpin geng Naga penguasa bawah tanah kota ini. hukum tidak akan berguna untuk ku" teriak pria gendut itu.
"cepat kau serahkan berengs*k, apa yang kau tunggu" teriak Dodi juga.
Rio hanya diam, raut wajahnya berubah dingin. ia menatap tajam pria gendut itu, ia perlahan berjalan mendekati pria gendut itu.
"aku paling benci pria yang hanya bisa berteriak dan mengancam keluarga ku" ucap Rio dingin.
"orang itu mencari masalah dengan orang yang salah" gumam Nadia yang di dengar wily dan ayahnya.
"habisi dia" teriak si gendut pada bawahannya.
buk~ buk~ buk~
semua bawahan si gendut terkapar pingsan dengan sekali pukulan. Rio bergerak cepat tiba di depan si gendut.
Rio mencekik leher si gendut.
krak~krak~krak~
suara patah tulang, "ahk......" teriak kesakitan si gendut. kedua kaki dan tangannya patah. "lepaskan aku kalau tidak kakak ku akan membalas mu" ancam si gendut dengan kesakitan.
Ting.
[ misi gold : kuasai geng naga
hadiah : 10 miliar + tubuh naik 1 level
hukuman : sistem off selama 1 tahun
status : proses
waktu : 7 Hari ]
"orang yang mengancam diriku tidak ada yang bernasib baik" ucap Rio.
buk~
Rio memukul dada si gendut dengan menyuntikan sihir elemen es kedalam tubuh si gendut. yang akan perlahan - lahan akan membekukan semua organ dalam si gendut hingga ia Mati.
Rio menatap Dodi yang seluruh tubuhnya bergetar, Dodi juga mengompol hingga celananya basah dan berbau.
"bawa dia pergi dan katakan pada kakaknya! aku akan segera datang menemuinya...!"
semua orang di sana terdiam, melihat tindakan Rio yang begitu berani melawan geng Naga.
Rio berjalan kembali ketempat pemotongan, mengambil semua batunya.
"sayang apa kamu mau menjual batu - batu ini pada perusahaan Ayah ku..? kami akan memberikan harga yang sesuai" ucap wily pada Rio.
__ADS_1
"aku hanya ingin menjual batu giok nya saja, jika kamu mau sayang..! sedangkan permata nya, aku mau membuat sesuatu dengan itu" ucap Rio.
.....Bersambung!