System Raja Kekayaan

System Raja Kekayaan
Ch.62


__ADS_3

di sarankan membacanya bersama pasang kalau tidak punya siapkan saja tisu. 😆!!!


''ya ! sekarang kamu sudah bebas... dan presiden aman, tidak akan terjadi apapun lagi'' ucap Rio.


''terimakasih banyak, kamu sudah menyelamatkan ibu ku... aku bersedia melakukan apapun untuk membayar semua bantuan mu ini.. termasuk tubuh ku'' ucap Rani.


''tidak perlu... itu adalah hadiah untuk mu, tidak perlu membalasnya'' balas Rio menolak.


''tapi aku ingin melakukannya untuk mu !'' tidak menunggu jawaban Rio, dangan cepat Rani berdiri di hadapan Rio yang masih duduk di sofa.


kemudian satu persatu pakaiannya jatuh di lantai menyisakan pakaian dalam. Rani berjongkok di hadapan Rio, menyingkap handuk membebaskan benda besar di dalamnya.


perlahan Rani mengarahkan mulu* nya melahap benda milik Rio.


''sungguh besar! mulut ku terasa tidak muat, hanya cukup untuk kepalanya saja... tubuhku terasa gatal! uh,... ini bisa membuat ku gila !'' batin Rani.


''em...'' desa*** pelan keluar dari mulut Rio menikmat* apa yang di lakukan mulut dan lidah Rani yang naik dan turun di benda milik Rio.


Rio memejamkan mata menikmati sentuhan-sentuhan lida* kenyal dan elastis di miliknya, ia juga merasakan ngilu saat Rina menyedot dengan kuat.


desa*** Rio membuat Rani tambah bersemangat, kemudian ia duduk di atas pangkuan Rio Memaju-mundur kan pinggu* nya, membuat gesek** antara milik Rio dan celah yang masih tertutup kain segitiga.


''oh..'' mata Rani terpejam menikmat* sentuhan dan gesek** benda keras dengan celah bawah nya yang kian berair.


''apa kamu yakin melakukannya...? apa kamu tidak akan menyesal nanti nya..? jangan lakukan, jika kamu melakukannya hanya untuk membayar ku, karena aku tulus menolong mu tidak ada niat lain'' ucap Rio.


''aku yakin dan aku tidak akan menyesal ! Ooohhh... ini begitu nikm** dan..." ucap Rani terputus karena bibi* nya sudah di luma* dengan Rakus oleh Rio.


bibi* Rio turun kebawah menyesa* dan menggigi* leher putih jenjang dan gundukan Rani, membuat banyak mark kiss di sana.


butiran-butiran keringat keluar dari tubuh mereka berdua, Rani sudah beberapa kali menyemprot di buat oleh Rio, sampai banyak tempat menjadi basah karena ****** ***** Rani.


***


keesokan harinya,


Rio melakukan tugasnya mengawal presiden dalam beberapa pertemuan dengan pejabat Malaysia, semua kegiatan berjalan dengan lancar sampai presiden kembali terbang ke Indonesia.


ddrrtt... ponsel Rio berbunyi ada panggilan telpon.


''halo sayang ! aku hanya ingin mengingat kan kalau kamu ada jadwal di jepang untuk menghadiri pertemuan kerjasama perusahaan kita dengan JAV entertaiment" ucap Nadia di balik telpon.


"ya sudah setelah ini akau akan langsung berangkat ke Jepang, aturlah jadwal pertemuannya dengan mereka" balas Rio.

__ADS_1


setelah berbicara cukup lama dengan Nadia, Rio menutup sambungan telpon, dan ia segera mengambil penerbangan dari bandara internasional Malaysia menuju Jepang.


di dalam pesawat,


"sistem apakah aku bisa membeli kemampuan berbahasa"


[ kemampuan pasif : semua bahasa. 5000 poin shop ]


[ beli / tidak ]


''beli''


ting...


[ pembelian berhasil. poin shop tersisa : 45000 ]


wus... banyak pengetahuan bahasa masuk kedalam kepala Rio, beberapa menit Rio berhasil mencerna semua pengetahuan bahasa di kepala nya.


''tuan mau makanan atau minum...?'' ucap pramugari cantik asal Jepang, ia membungkuk memberikan sebuah katalog kepada Rio, terlihat dua gunung putih mengintip di balik kancing pakaian yang seperti kekecilan.


ting.


[ misi suka-suka : buat pramugari menyemprot.


hadiah : kemampuan aktif : ular kadut melahap surga.


hukuman : impoten.


status : proses ]


[ ular kadut melahap surga : kemampuan menyerap energi yin wanita untuk meningkatkan kekuatan tubuh dan energi dalam ]


''saya mau susu... minum langsung dari tempat nya'' bisik Rio di telinga pramugari sembari nafas nya menerpa Tengkuk leher pramugari.


bulu halus pramugari berdiri, wajahnya bersemu merah. ''eemm... ! aku tunggu di toilet'' pramugari mengedipkan mata, lalu berjalan pergi.


buk... Rio memukul sistem yang hanya dia bisa melihatnya "apaan misi mu ini...? aku tidak masalah dengan misi tapi yang jadi masalah itu hukuman nya, apa kamu mau membuat aku di bunuh oleh para istriku..!"


[ ya.. tuan jangan sampai gagal, kalau tidak ingin itu terjadi ] balas sistem tanpa bersalah.


''cih.." Rio kesal lalu melangkah pergi mengikuti pramugari menuju toilet.


di dalam toilet,

__ADS_1


punggung pramugari bersandar di dinding dengan satu kaki di atas tangan Rio.


"Ohhh... yes !" lenguh pramugari menerima benda besar yang keluar masuk di dalam dirinya.


1 jam kemudian,


tok... tok... "apa ada orang di dalam...! tolong lebih cepat, saya mau buang air kecil" teriak seorang wanita cantik pertengahan 30an di depan pintu toilet.


ceklek...


pintu toilet terbuka, Rio berjalan keluar menuju tempat duduk nya. sedangkan di dalam toilet pramugari merapikan kembali pakaiannya yang acak-acakan, lalau pramugari berjalan keluar dengan kaki yang masih bergetar.


wanita yang ingin menggunakan toilet tadi, hanya berdiri diam terkejut, melihat Rio dan pramugari yang keluar dari dalam toilet, apa lagi ia melihat ke adaan pramugari yang kesulitan hanya untuk berjalan.


''em... mereka membuat ku ingin saja'' batin wanita itu.


setelah tenang wanita itu masuk kedalam toilet, orang itu kembali di buat terkejut melihat keadaan toilet yang penuh dengan cairan lendir.


tubuh wanita itu bergetar ''ah... ini menakjubkan! aku jadi penasaran kemampuan laki-laki itu, hingga bisa membuat pramugari itu mengeluarkan banyak seperti ini'' gumam wanita itu yang celahnya mulai berkedut.


ting.


[ misi suka-suka : buat pramugari menyemprot.


hadiah : kemampuan aktif : ular kadut melahap surga.


hukuman : impoten.


status : selesai ]


huh... Rio menghela nafas duduk bersandar, dari arah toilet berjalan wanita tadi di toilet menuju arah tempat duduk Rio.


"kamu hebat juga" ucap wanita itu mengedipkan mata kepada Rio saat ia melewati Rio.


Rio tersenyum kepada wanita itu, wanita itu duduk tidak jauh dari tempat rio di sebelah seorang pria tua 50an, ia bersikap mesra dengan pria tua itu.


hari sudah malam, Rio memejamkan matanya untuk tidur, Rio memakai selimut yang di sediakan maskapai, tidak lama suara ******* tertahan terdengar di telinga Rio.


"em... em..." wanita tadi tengah mendapatkan servis jemari dari pria tua itu di celahnya, wanita itu sesekali melirik kearah Rio, berharap Rio melihat aksinya bersama pria tua itu


Rio membuka matanya melihat kedua orang itu, pandangan Rio bertemu dengan wanita itu, namun Rio menutup matanya lagi tidak memperdulikan kegiatan mereka berdua.


dari jauh pramugari juga menonton aksi kedua orang itu, lalu memindahkan pandangan nya melihat ke arah Rio. "uh... kurasa aku akan sulit melupakan permainan nya, mengingat nya saja sudah membuat milik ku berkedut" batin pramugari lalu melangkah pergi.

__ADS_1


__ADS_2