System Raja Kekayaan

System Raja Kekayaan
Ch.25


__ADS_3

Rio saat ini berada di kantor nya.


Tok. Tok.


''masuk''


Yana masuk kedalam kantor Rio.


''Tuan. siang nanti kita memiliki janji temu dengan para kontraktor, untuk masalah pembangunan kota tuan nanti''


''baik lah''


setelah memberikan laporan Yana kembali keruangan nya.


''buka status''


...[ Status ]...


Nama: Rio Pratama.


Level: 14 (105T/150T). pendapatan(700/1dtk).


Kemampuan:


- ahli beladiri kuno


- ahli musik


- mata kebenaran


- ahli bisnis


- ahli pengobatan


- ahli hacker


- ahli bahasa


- segel Raja


- memori fotografis


- dual kultivasi


Saldo: 280T


Toko >>


penyimpanan:


- buku budidaya dewa naga.


- 100 bawahan.


- 1 kotak misteri.


''tinggal sedikit lagi naik level. setelah menyerap darah naga. panca indra ku lebih kuat. sekarang Buka kotak misteri''


[ DING .. mendapatkan kemampuan ahli hipnotis ]


Drrt. drrt... suara panggilan telpon di ponsel Rio.


''halo. Din ada apa?''


''Rio malam ini kamu ada waktu nggak?''


''em.. ada. emang kenapa?''


''bisakah kamu pergi menemani ku! aku ada acara reunian bersama teman-teman ku waktu sekolah''


''Baik lah! jam berapa acara nya"


"jam 8 malam! nanti aku kirim kan alamat lokasi nya. kita ketemuan di sana saja"

__ADS_1


"Baik lah."


di siang hari Rio di temani Yana. bertemu dengan para kontraktor untuk pembangunan kota di pulau nya.


acara pertemuan di ada kan di sebuah hotel. ketika Rio berjalan memasuki hotel. Rio melihat Dinda dengan seorang pria paruh baya menaiki lift hotel.


Rio juga melihat pria itu melingkar kan tangannya di pinggang Dinda.


Rio mengerutkan dahinya. Rio menggunakan kemampuan mata nya melihat kedalam lift. di dalam lift Rio melihat Dinda berciuman, dengan pria paruh baya itu.


Rio menggunakan pendengaran nya untuk mendengarkan percakapan Dinda dan pria itu.


"Om. mau kan memberikan tender itu ke perusahaan ku, jika Om memberikan nya aku akan melayani mu hingga puas di kamar nanti?"


"hehe tenang saja cantik. yg penting puaskan aku sekarang"


mendengar dan melihat kelakuan mereka di lift. Rio tersenyum menyeramkan. dan pergi keruangan pertemuan.


setelah 1 jam pertemuan. Rio keluar meninggalkan hotel.


di dalam mobil.


"agus. langsung kembali ke rumah".


"baik Tuan".


"Yana batal kan semua kerja sama dengan perusahaan milik keluarga Milla. oh iya lakukan besok saja. malam ini aku sedikit akan bermain!"


"Baik Tuan"


tiga puluh menit perjalanan Rio sampai di rumah nya.


"em.. mereka belum pulang" gumam Rio mencari keberadaan para istri nya.


tidak menemukan keberadaan istrinya. Rio mengajak Yana dan Yani untuk melayani nya.


Rio melakukan nya di ruangan tamu.


setelah pertempuran panas nya. Rio bersiap siap menemui Dinda.


"aku, pergi dulu" pamit Rio pada istrinya.


"ya hati hati"


Rio menyetir sendiri membawa mobil sport nya. dua puluh menit perjalanan Rio sampai di hotel tempat yg di janjikan Dinda.


sesampainya di sana. Rio tidak langsung keluar dari mobilnya. karena Rio melihat Dinda di dalam sebuah mobil bersama seorang pria.


Rio kembali menggunakan pendengaran dan mata nya.


"ehmmm.... ah sayang jangan dulu"


"aku sudah tak tahan sayang"


"ini sudah waktunya. nanti Rio curiga jika kita bercinta sekarang!"


"kamu itu... lebih suka siapa sih?"


"aku cuman menginginkan harta nya sayang! setelah ku dapatkan kita akan bebas bersama"


di dalam mobil. Rio menggelengkan kepala nya.


"Dinda kau ingin menghancurkan ku. akan ku kembalikan pada mu"


Rio mengambil ponsel nya dan menghubungi Dinda.


"halo Din! aku sudah mau sampai ini. kamu dimana?"


"ya. nanti aku tunggu kamu di depan hotel" jawab Dinda dengan gugup.


Rio di dalam mobilnya tersenyum iblis.


"suara kamu kenapa Din. seperti habis berlari. ngos-ngosan gitu!"

__ADS_1


"ti..tidak kenapa kok! ya udah aku tunggu di depan hotel ya" Ucap Dinda mematikan telpon.


Dinda bersama pria itu keluar dari mobil dan berjalan menuju hotel. pria itu masuk kedalam hotel sedangkan Dinda menunggu di depan hotel.


menunggu sebentar Rio keluar dari mobilnya dan pergi menuju Dinda. bertemu Dinda Rio bersikap biasa.


"Din, maaf lama datang nya! jadi buat kamu nunggu lama"


"tidak apa apa kok Rio! kamu belum terlambat" jawab Dinda dengan manis. kemudian Dinda menggandeng tangan Rio.


"ayo kita masuk!" ajak Dinda.


"ayo"


di dalam ruangan banyak teman teman Dinda sudah datang dan mengobrol. satu persatu Dinda memperkenalkan Rio sebagai ke kasihnya. Rio hanya tersenyum tidak memperdulikan nya.


nama pria yg di mobil tadi adalah Lukas. tidak lama makanan pun datang. di saat semua sedang makan. Lukas pamit ke luar sebentar mengambil barang ketinggalan di dalam mobilnya.


drrt. suara pesan masuk di ponsel Dinda.


"Rio aku ke toilet sebentar. ya"


Dinda pun pergi keluar ruangan. sepuluh menit Dinda baru kembali. tidak lama di susul Lukas yg kembali juga.


"itu lipstik kamu belepotan Din" ucap Rio.


"ehh.. iya apa!" jawab Dinda gugup langsung mengeluarkan kaca dari tas nya.


tidak lama data minuman Wine. yg di antar pelayan. Rio melihat di dalam wine milik nya terdapat obat perangsang.


"ingin menjebak ku ya!" batin Rio.


Rio tanpa di sadari semua orang. menukar minuman nya dengan milik Lukas.


kemudian Rio berpura-pura terkena efek obat perangsang. Dinda tersenyum melihat ke adaan Rio.


"Rio kamu kenapa?" tanya Dinda.


"aku merasa gerah" jawab Rio berpura pura.


"sebaiknya kita memesan kamar agar kamu bisa istirahat" ajak Dinda membawa Rio.


di belakang mereka Lukas mengikuti. Dinda membawa Rio kedalam sebuah kamar di hotel.


tidak lama Lukas juga masuk kedalam. mempersiapkan untuk merekam Rio dan Dinda.


Dinda melepaskan semua pakaian Rio. Dinda melihat pusaka Rio hanya bisa menelan saliva nya.


"besarnya hm.. ini akan membuat ku puas" batin Dinda.


Dinda mulai melepaskan pakaian nya. tanpa Dinda sadari Lukas yg bertugas merekam. telah di kuasai obat perangsang dan melepaskan pakaiannya.


Lukas mendekati Dinda. dan menerkam Dinda di atas kasur. sedangkan Rio telah berdiri.


dan menggunakan kemampuan hipnotis nya pada Dinda.


"lakukan aksi yg begitu bergairah bersama Lukas" perintah Rio memberikan sugesti pada Dinda.


setelah itu Dinda melakukan gerakan gerakan begitu bergairah bersama Lukas.


Rio merekam semua kejadian itu. dan secara langsung Rio siarkan di media sosial dengan akun Dinda sendiri. menggunakan ponsel Dinda


juga menyebarkan video Dinda di hotel bersama pria paruh baya siang tadi.


ketika efek obat perangsang Lukas habis. tapi Rio meminum kan obat perangsang lagi pada Lukas. yg di ambil Rio dari dalam tas Dinda.


siaran langsung Dinda dan Lukas berakhir ketika keduanya pingsan.


di pagi harinya berita Dinda dan Lukas menjadi topik berita terpanas di setiap stasiun TV.


sedangkan Dinda dan Lukas masih tidur di kamar hotel tanpa tau keadaan di luar.


......Bersambung!

__ADS_1


__ADS_2