System Raja Kekayaan

System Raja Kekayaan
Ch.64


__ADS_3

''sayang aku mau apartemen yang itu!'' seorang wanita datang bersama seorang pria berperut buncit. wanita itu dengan manja bergelayut pada lengan penuh lemak pria itu yang terlihat seperti orang kaya.


''apapun akan ku belikan untuk mu sayang! hey kamu aku pilih yang ini, berapa harganya?'' pria buncit berkata dengan sombong.


''maaf Tuan, apartemen ini sudah di pilih oleh Tuan ini terlebih dahulu. mohon Tuan memilih apartemen yang lain. kita juga masih memiliki banyak unit apartemen lainnya Tuan!''


ucap pelayan wanita kepada pria buncit beserta wanita nya. bahwa apartemen itu telah di pilih oleh Rio yang terlebih dahulu datang dan memesan.


''Dia! sebaiknya kamu melihat dirinya, apa dia mampu membeli apartemen itu? dia hanya seorang pemuda, mana bisa dia memiliki uang untuk membelinya!''


kembali pria buncit itu berkata dengan sombongnya menunjuk dan merendahkan Rio. Dia menebak bahwa Rio tidak akan mampu membeli apartemen yang mewah dan pastinya akan memiliki harga jual yang mahal.


''Maaf Tuan, perusahaan kita melayani berdasarkan urutan pemesanan. jika Tuan ini tidak bisa membelinya, baru kami akan memberikan nya kepada Tuan!'' kembali pelayan wanita itu menjelaskan dengan sabar dan sopan.


''apa kau tau latar belakang orang ini?'' tanya Rio pada asisten Mito di bekang nya yang tampak sedang memikirkan sesuatu.


''tidak tahu Tuan? kurasa dia hanya pebisnis kecil atau anggota pemerintah biasa''.


''kalau begitu biarkan Tuan ini ambil apartemen nya? aku mau lihat apakah kemampuan Tuan ini sama dengan ucapan nya?'' ucap Rio kepada pelayan wanita.


''Baik, Tuan! silakan Tuan kita proses pembeliannya? harga apartemen nya 500 miliar!'' ucap pelayan wanita kepada pasangan itu.


''tu-tunggu dulu berapa harganya? apa kalian bercanda memberikan harga seperti itu?'' pria buncit itu berbicara dengan gugup. Dia mengelap keringat di dahinya yang tidak ada.


''harganya hanya 500 miliar tidak perlu terlalu terkejut seperti itu kan'' Rio dengan sinis melihat kegugupan pria buncit yang sedang terlihat bodoh.


''kenapa kamu sayang? kamu tidak ingin membelikannya untuk ku sayang? atau kamu tidak mampu membelinya?'' ucap wanita di samping pria buncit itu dengan kesal. dia melepaskan tangan gemuk yang sedari tadi melingkar di pinggangnya.


''bukan begitu sayang! harganya itu terlalu mahal. bagaimana kalau kita cari apartemen di tempat lain sayang?'' pria buncit dengan panik menjelaskan kepada wanitanya itu.


''ini.. segera proses pembeliannya! dan ambil 10 miliar untuk mu'' ucap Rio memberikan kartu hitam kepada pelayan wanita.


''Baik, Tuan! Terima kasih.. Tuan'' wanita terkejut, Dia menerima kartu dan segera pergi melakukan proses pembelian. tidak ingin membuat Rio menunggu terlalu lama.


wanita yang bersama pria buncit terkejut melihat kartu hitam yang di keluarkan Rio ''ah.. ini baru mangsa kaya! aku tidak akan kesusahan lagi jika bersamanya!'' batin wanita itu. Dia mengedipkan mata mencoba untuk menggoda Rio dengan bersikap centil.


''nama ku Yumi, kita bisa bersenang-senang jika kamu menginginkannya! tampan'' bisik wanita itu dengan memainkan jari tangan nya di dada bidang Rio. Dia sudah tidak memperdulikan pria buncit yang bersamanya.

__ADS_1


''maaf Nona, saya tidak sembarangan dalam mengambil wanita. dan kau bukan tipe ku!'' ucap Rio dingin. kemudian Rio pergi setelah mendapatkan semua surat-surat kepemilikan apartemen dan kuncinya.


[ progres misi : 500 miliar / 1 triliun.


waktu : 05:30:59. ]


"mau kemana lagi kita Tuan?" ucap asisten Mito melajukan mobil meninggalkan perusahaan pemasaran apartemen.


"menurut mu dimana tempat aku bisa menghabiskan uang?" tanya Rio yang duduk di kursi belakang.


"kenapa tidak berbelanja saja Tuan?"


"sepertinya saran mu tidak buruk. aku akan mencari perhiasan untuk oleh-oleh"


segera asisten Mito mengemudikan mobil menuju pusat perbelanjaan besar di Jepang. Rio dengan di pimpin asisten Mito sampai di tempat penjualan perhiasan yang terkenal.


"ada yang bisa saya bantu Tuan?" ucap pelayan wanita di balik konter perhiasan.


"tunjukan aku perhiasan yang terbagus disini!" ucap Rio sambil tersenyum. kemudian pelayan wanita menunjukkan beberapa perhiasan termahal yang ada kepada Rio.


"apa kamu punya kekasih?" tanya Rio kepada asisten Mito di sampingnya yang juga sedang melihat-lihat perhiasan.


''sekretaris yang di perusahaan itu ya? wanita yang kamu sukai'' ucap Rio masih melihat-lihat perhiasan.


''dari mana Tuan mengetahuinya?'' asisten Mito terkejut karena Rio tahu kalau dia menyukai sekretaris kira.


''terlihat jelas dari cara kamu menatap nya di perusahaan. Dia juga menyukai mu tapi kamu tidak menyadari nya!".


"Benarkah dia juga menyukai ku Tuan?".


Rio mengangguk "cobalah untuk lebih berani dan nyatakan perasaan mu pada nya! sekarang pilih cincin untuk nya. aku yang akan membayarnya sebagai hadiah untuk mu".


asisten Mito tersenyum senang "Terimakasih, Tuan".


"total semuanya 300 miliar Tuan. Tuan mendapatkan diskon jadi total semuanya 280 miliar" ucap pelayan wanita itu.


"tidak perlu diskon. ambil untuk mu diskon nya!" ucap Rio.

__ADS_1


"terimakasih Tuan! terimakasih banyak" ucap wanita itu begitu senang hingga membungkuk beberapa kali kepada Rio.


[ progres misi : 800 miliar / 1 triliun.


waktu : 03:45:12. ]


"sekarang antar kan aku untuk membeli mobil".


"Baik, Tuan" asisten Mito dengan senang hati mengantarkan kemanapun yang Rio mau. hatinya sedang berbunga-bunga tahu kalau wanita pujaan nya juga memiliki perasaan kepadanya.


30 menit kemudian mobil berhenti di depan sebuah showroom mobil mewah. Rio turun seperti biasa dengan asisten Mito yang membukakan pintu mobil.


"ah.. datang lagi pelanggan yang tidak tahu kemampuan mereka!" batin seorang wanita di dalam showroom, ketika melihat Rio dan asisten Mito memasuki showroom.


"ada perlu apa? disini semua mobilnya adalah mobil mewah dengan harga yang sangat mahal! jika tidak memiliki uang banyak, sebaiknya kalian pergi!"


ucap ketus pelayan wanita dengan pakaian yang sedikit terbuka. memperlihatkan belahan dada putihnya dan memakai rok yang sangat minim. jika dia membungkuk akan memperlihatkan ****** ********.


"Jaga bicara mu! apakah ini cara kalian melayani pelanggan?" teriak asisten Mito tidak terima atas sikap yang di tunjukan pelayan wanita itu terhadap Rio.


"sudah cukup! kita cari showroom yang lain. beri mereka pelajaran nanti! ingat ini, jangan menyepelekan seseorang hanya dengan sekali lihat" ucap Rio berbalik berjalan keluar dari showroom.


''sok menjadi orang yang memiliki pengaruh besar!'' celetuk pelayan wanita itu lagi.


"cih.. jika Bos ku mau, Dia bisa membeli semua mobil dan showroom ini. lihat saja nanti akan ku buat kalian tahu siapa yang kalian singgung" ucap asisten Mito berjalan mengikuti Rio.


"ada apa ini? ada keributan apa ini?" ucap seorang pria paruh baya turun dari lantai dua showroom.


"hanya Orang-orang yang tidak mampu untuk membeli'' jelas pelayan wanita itu dengan gerakan genit kepada pria paruh baya yang merupakan manager showroom mobil.


''Oh bagus lah kalau begitu'' ucap manager dengan mengelus bokong pelayan wanita itu.


tidak lama kemudian datang sebuah mobil BMW hitam di depan showroom mobil. keluar seseorang dari mobil dengan berjalan cepat masuk kedalam showroom.


plak...


sebuah tamparan bersarang tepat di pipi manager showroom. yang melayangkan tamparan adalah pemilik dari showroom mobil mewah.

__ADS_1


''apa yang telah kalian lakukan? apa kalian ingin membuat showroom ku ini hancur dan bangkrut? kalian mempermalukan pemilik perusahaan pratama grup yang memiliki kekuasaan di pasar bisnis Asia. kamu.. kamu, kalian saya pecat..! jika terjadi sesuatu kepada showroom ku, kalian tahu akibatnya''


teriak pemilik showroom mobil dengan keras. membuat manager dan pelayan wanita itu bergetar ketakutan hingga wajah mereka pucat pasih.


__ADS_2