
Di kantor perusahaan Goma.
tarrr..
suara gelas yg pecah di dalam genggaman.
''kau mengantarkan nyawa mu kemari. akan ku balas kan kematian anak ku seribu kali lipat''
helmi sang pemilik Goma group dan geng Goma. geram memecahkan gelas di tangan.
…
kembali ke tempat Rio.
drrtt....
suara panggilan telpon di ponsel Rio.
''halo Tuan, kami telah sampai''
''kalian habisi satu persatu markas cabang Goma yg tersebar. tetap bersembunyi jangan sampai posisi kalian di ketahui''
''baik Tuan''
…
datang Santi mendekati Rio.
"apa kamu ingin berurusan dengan keluarga Goma?"
"ya, akau memiliki dendam lama! aku juga telah membunuh pewaris Goma"
"keluarga Goma juga termasuk keluarga beladiri. juga akan mengikuti kompetisi beladiri yg akan kamu ikuti''
''menarik! siapa perwakilan mereka?"
"yulan! anak pertama dari adik pemimpin keluarga Goma. dia termasuk generasi muda yg berbakat dan memiliki kekuatan yg kuat.
dia mampu mengalahkan seratus ahli beladiri sendirian"
"biasa saja! siapa yg terkuat dari keluarga Goma?"
"Helmi pemimpin keluarga Goma. di pernah menjadi juara dalam kompetisi beladiri sebelum nya"
"akan ku ratakan keluarga Goma. tak peduli siapa yg menghalangi ku!"
…
Rio berlatih dan berkultivasi di Vila. sedangkan para wanita nya menghabiskan waktu di pantai.
siang hari Rio berlatih. malam hari Rio menggunakan kemampuan dual kultivasi nya. bersama para wanita untuk meningkatkan energi tenaga dalam.
sekarang Rio bisa memanipulasi energi tenaga dalam nya. berubah menjadi bentuk yg dia inginkan.
Rio juga telah dapat menggunakan elemen api.
dalam satu Minggu Rio terus berlatih dan menghabiskan waktu bersama wanita wanitanya.
para bawahan Rio juga berhasil menghabisi beberapa markas cabang geng Goma.
…
di kantor perusahaan Goma.
''Tuan besar. beberapa markas geng kita mendapat serangan. anggota kita tidak ada yg selamat dalam penyerangan itu''
''kurang ajar siapa yg berani melawan ku? di wilayah ku ini!"
"kami. belum tahu dalang di balik penyerangan Tuan. mereka menghilang seperti hantu tanpa jejak"
"dasar tidak berguna! terus selidiki sampai dapat. kita tidak bisa hanya menerima serang saja. kita harus membalas"
"Baik Tuan"
…
hari kompetisi.
Rio berangkat bersama Santi. menuju tempat kompetisi beladiri di adakan.
"berapa banyak keluarga yg mengikuti kompetisi?" tanya Rio pada Santi.
__ADS_1
"sepuluh keluarga! masing masing mengirimkan dua perwakilan. aku dan kamu yg akan mewakili keluarga ku"
"segera menyerah jika bertemu lawan kuat!
aku tidak mau kau terluka"
"emm iya"
Santi memerah wajah nya. senang karena Rio mengkhawatirkan dia.
"kenapa wajah mu memerah! apa kau membayangkan kita bercinta?"
hahahha...
candaan Rio pada Santi.
tiga puluh menit perjalanan. akhirnya Santi dan Rio sampai ke gedung yg akan menjadi tempat kompetisi.
di dalam gedung Rio bertemu dengan jenderal Roni dan panglima Rama. mereka duduk di tempat yg telah di atur oleh pihak penyelenggara.
melihat semua keluarga beladiri yg telah duduk di tempat masing masing. Rio mengerutkan dahi nya. ketika dia melihat Ayah nya Milla yg duduk di kursi lain. bersama beberapa orang bersama nya.
''Ayah apa dia pria. adik Milla?''
seorang pria gagah bertanya. pada ayah Milla.
''ya''
....
tidak lama datang keluarga Goma.
''itu adalah keluarga Goma!''
Santi yg duduk di samping Rio. menunjukkan keluarga goma pada Rio.
Rio mengarahkan pandangan nya melihat pintu masuk. di sana keluarga Goma baru masuk.
setelah setiap keluarga telah hadir.
seseorang pria paruh baya dari perkumpulan ahli beladiri yg menyelenggarakan kompetisi. naik ke Tengah arena yg telah di persiapkan.
''bagi para peserta segera masuk ke arena untuk mengambil nomor urut tampil''
sedangkan Rio hanya berjalan dengan Santai di ikuti Santi.
''cih.. dasar lemah!'' ucap seorang peserta pria dengan sombong nya.
Rio tidak peduli. dan tetap menunjukkan wajah biasa. banyak peserta wanita Mengagumi wajah tampan Rio.
''akan ku hancur kan wajah mu itu''
seorang pria yg cukup tampan. dia marah karena merasa tersaingi.
setelah semua naik ke atas Arena. satu persatu mereka mengambil undian dari sebuah kotak.
Rio mendapatkan nomor 5 dan Santi mendapatkan nomor 11.
''nomor satu dan dua tetap berada di arena. yg lain nya segera meninggal kan arena''
ucap seorang wasit yg akan memimpin pertandingan.
''seperti biasa peraturan nya. di larangan menggunakan senjata. menggunakan kekuatan Asing.
jika menyerah pertandingan akan berakhir. pembunuhan tidak di larang''
''pertandingan pertama mulai'' teriak wasit pertandingan.
yulan dari keluarga Goma melakukan pertandingan pertama melawan peserta lain.
hanya butuh tiga gerakan yulan membunuh lawan nya.
''lemah'' teriak yulan. meninggalkan arena.
''peserta selanjutnya nomor tiga dan empat''
naik Hendra seorang pria tampan dan gagah. yg tadi berdiri di samping ayah Milla. lawan nya Susno.
''pertandingan mulai''
Susno menyerang Hendra secara frontal. Hendra hanya diam dan melayang kan sebuah pukulan. Susno terlempar keluar arena dan pingsan.
__ADS_1
tiba pertandingan Rio.
Rio naik ke atas arena. dan begit juga lawan nya.
''aku Sani! ingat nama ku yang akan menghancurkan wajah mu hahahaha''
''nama mu seperti wanita!'' balas Rio
''pertandingan mulai''
Sani marah menyerang Rio dengan cepat. bergerak cepat tidak bisa di lihat dengan mata orang biasa.
''hahah apa kau takut sekarang!''
''cih kau banyak bicara seperti wanita''
Rio tiba tiba hilang. dan muncul di hadapan Sani. Rio mencekik nya
''akhhhh lepas kan''
bamm...
Rio melayang kan pukulan di wajahnya. hingga terpental keluar arena. wajah sani tak berbentuk hingga hancur.
"pria yg kejam... aku suka"
seorang wanita cantik dan sexy yg juga seorang peserta. dengan gaya menggoda melihat Rio.
…
pertandingan terus berjalan...
hingga pertandingan Santi dengan seorang pria.
Santi berhasil menang dengan cukup sulit. membuat lawan nya jatuh dari arena.
pertandingan putaran kedua. peserta mengambil kembali nomor undian
Rio melawan Susy. wanita yg sexy dan menggoda.
''pertandingan mulai''
Susy tidak bergerak.
Rio juga tidak bergerak.
''tampan! apakah kau mau menyerah untuk ku"
Susy membuka obrolan. bukan nya bertarung.
"tidak" jawab Rio singkat.
"menyerah lah aku tidak ingin melukai wanita cantik seperti mu"
"kamu yg harusnya mengalah demi aku. aku bisa menjadi kekasih mu jika kamu mau mengalah"
Susy menggoda Rio. Rio menelan saliva, cukup tertarik.
"hahaha. aku tidak kekurangan wanita di sisi ku"
saat Rio berbicara. Susy menghilang muncul kembali di depan Rio. melakukan tendangan menuju kepala Rio.
Bamm...
Rio terkena tendangan. tapi Rio tidak bergeming. menangkap kaki susy.
susy kembali melakukan tendangan dengan kaki nya yg lain.
bam... Rio tidak bergeming lagi. tubuh Rio yg telah berubah jadi tubuh naga. membuat tubuh nya begitu keras.
.
Rio kembali menangkap kaki Susy.
dua kaki Susy di genggam Rio.
"lepaskan hey....! kau tidak sopan terhadap wanita"
"hehe.. aku tidak bisa kalah. jadi aku akan mengalahkan mu!
tapi aku tidak menolak jika kau mau jadi wanita ku"
__ADS_1
Rio membawa susy ke pinggir arena.
lalu Rio melemparkan susy keluar arena.