System Raja Kekayaan

System Raja Kekayaan
Ch.67


__ADS_3

sedangkan tangan kiri Rio, di letakan nya di atas paha Laura yang memakai rok mini. mereka berdua saling menggoda. ada dua mata cantik, memperhatikan tindakan mereka. Dia adalah istri direktur Sugiono.


Miyabi menggigit bibir bawahnya, melihat wajah Laura yang bersemu merah. teringat sewaktu ia berada di toilet pesawat, ketika itu ia melihat banyaknya cairan di toilet. hasil perbuatan Rio bersama pramugari cantik.


ia membayangkan betapa hebatnya kemampuan Rio yang bisa membuat pramugari mendapatkan banyak puncaknya.


''em..!" desah pelan, Miyabi tanpa sadar.


"kenapa? sayang!" ucap direktur Sugiono, mendengar suara tidak jelas Miyabi di sampingnya.


[ tampaknya wanita itu, menginginkan Tuan ]. ucap Yuna, yang mengambang di atas kepala Rio.


"...." Rio hanya diam, sambil melirik kearah Miyabi. melanjutkan sentuhannya pada Laura.


"tidak apa-apa, aku hanya ingin ke toilet" ucap Miyabi, beralasan. lalu ia pergi keluar dari ruangan privat.


"membayangkannya saja sudah membuat ku, on!" batin Miyabi, saat berjalan ke toilet.


setelah sampai di toilet, miyabi masuk kedalam salah satu kamar toilet. ia duduk di atas closed yang tertutup. kemudian ia membayangkan dirinya yang sedang di permainkan Rio.


ceklek...


suara pintu kamar toilet sebelah Miyabi, di buka. tidak lama kemudian "em.. em.. oh.. ya di situ!" suara desa*** kecil terdengar oleh Miyabi, yang pakaiannya sudah tampak berantakan karena permainannya sendiri


Miyabi mendekatkan telinganya ke dinding kamar toilet. semakin jelas ia mendengar suara dua orang sedang melakukan penyatuan. hingga membuat celahnya basah dan gatal


"Oh.. ya lebih cepat Rio, sayang!" Miyabi terkejut, mendengar suara di sebelah yang ia tahu. kalau yang berada di dalam kamar toilet sebelah adalah Rio dan Laura.


nafas Miyabi semakin memburu, wajah ya memerah, jemari tangannya bergerak semakin cepat di bawah. tidak lama tubuh miyabi bergetar hebat dan plong.


cklek...


suara pintu kamar toilet sebelah kembali di buka. Rio dan Laura keluar dari sana, mereka kembali keruangan private. saat melewati kamar toilet yang di tempati Miyabi. Rio tersenyum sambil melirik kearah kamar toilet.


[ sepertinya Tuan sengaja menggoda wanita itu! ]. gumam Yuna, mengikuti Rio.


setelah kepergian Rio dan Laura, Miyabi membuka pintu kamar toilet nya. tampak ia sudah merapikan kembali pakaiannya yang berantakan. ia penasaran, dan membuka pintu kamar toilet yang di pakai Rio dan Laura.


Tiba-tiba tubuhnya kembali bergetar. ia terkejut melihat banyak cairan, yang membasahi lantai kamar toilet.

__ADS_1


"ini hanya sebentar, tapi Dia mampu membuat Laura keluar begitu banyak! membuatku semakin penasaran dan ingin merasakan kemampuannya" batin Miyabi, lalu ia pergi dari toilet. kembali ke ruangan privat.


di dalam ruangan privat, Miyabi melihat Rio sudah mulai membahas tentang bisnis. ia kemudian melihat kearah Laura, yang selalu tersenyum dan wajahnya terlihat segar.


setelah cukup lama Rio dan direktur Sugiono berdiskusi. akhirnya kerjasama antara Pratama grup dan JAV entertainment telah sepakat. dengan penandatangan kontrak kerjasama antara dua pihak.


"Tuan Rio, jika berkenan saya ingin mengundang anda. untuk makan malam di rumah saya. sebagai perayaan berhasilnya kerjasama kita!" ucap direktur Sugiono, yang membuat istrinya Miyabi menyunggingkan senyuman di bibirnya.


Miyabi senang karena ia akan bisa bertemu Rio lagi nantinya. di dalam hatinya, ia berdoa agar Rio menerima undangan suaminya.


"bagaimana? apa? Nona Laura mau, mengajakku ke rumah orang tua mu!" ucap Rio tersenyum kepada Laura.


"tunggu apa? maksud anda Tuan Rio" tanya direktur Sugiono, setelah mendengar ucapan Rio.


"oh.. itu, saya lupa bilang. kalau saya adalah kekasih anakmu Laura!" ucap Rio, menyeringai kepada direktur Sugiono. sedangkan wajah Laura bersemu merah, ia menggandeng lengan Rio.


"haha, bagus.. bagus.. ini kabar gembira. jadi kamu tidak bisa menolak untuk datang ke rumah saya, Tuan Rio!" ucap direktur Sugiono, dengan senang. sedangkan Miyabi terkejut, terlihat jelas di wajahnya.


"ah.. Baiklah, kalau begitu direktur Sugiono. saya akan datang nanti bersama Laura" ucap Rio.


mereka semua perlahan keluar bersama dari ruangan privat. Tiba-tiba Rio mendengar suara Yuna.


100 meter..


90 meter..


80 meter..


70 meter..


60 meter..


( Rio melihat di kejauhan ada seorang pria tampan yang berjalan mendekat )


50 meter..


40 meter..


30 meter..

__ADS_1


20 meter..


10meter..


1 meter.. tepat berada di hadapan Tuan. ].


seorang pria sedang tersenyum, lalu mulai menyapa. ''salam direktur, wakil direktur dan yang lainnya! kebetulan sekali kita bisa bertemu di sini!''. ia menampilkan wajah terkejut. kemudian pria itu mengerutkan dahinya, ketika melihat Laura sedang menggandeng lengan Rio.


''siapa? ini!'' ucap Rio melihat kearah direktur Sugiono, meminta penjelasan.


''perkenalkan ini Hayato, artis yang bernaung di agensi JAV entertainment kami.'' ucap direktur Sugiono memperkenalkan pria itu kepada Rio.


''Oh..'' Rio mengangguk, lalu kembali menatap Hayato dari atas sampai kebawah. sedangkan Hayato sendiri tidak memperdulikan Rio, ia sedang melihat ke arah Laura dan Miyabi dengan pandangan mesum.


kalau Rio tampan yang maskulin, sedangkan Hayato miliki wajah tampan yang cantik.


''kalau begitu mari kita pergi sayang!" ucap Rio dengan mesra mengajak Laura, dan mengedipkan mata kepada Miyabi tanpa sepengetahuan yang lain. kecuali satu orang, Dia adalah Hayato.


"em.." jawab Laura menganggukkan kepalanya, kepada Rio. lalu mereka berdua berjalan meninggalkan Hayato dan yang lainnya.


"ini semakin menarik!" batin Rio.


setelah kepergian Rio dan Laura. direktur Yori dan asisten Mito juga pergi dari sana. menyisakan direktur Sugiono bersama Miyabi dan Hayato.


"siapa? mereka direktur!" ucap Hayato, sambil berpindah berdiri di samping Miyabi. tanpa di sadari direktur Sugiono, tangan Hayato mulai menyentuh boko** bulat Miyabi.


namun tidak di sangka Hayato, tangannya di tepis oleh Miyabi. yang selama ini Miyabi tidak pernah bisa menolak sentuhan dan permainan Hayato. tetapi sekarang Miyabi menolak sekedar sentuhan dari Hayato.


"apa? apa yang terjadi? kenapa Dia bisa menolak!" batin Hayato. tanpa di ketahui Hayato pesonanya tidak bekerja lagi pada Miyabi. karena kalah dengan pesona Rio yang telah mengakar di hati dan pikiran Miyabi.


"mereka adalah pimpinan dari pratama grup. yang baru saja menjadi investor kita!" ucap direktur Sugiono. lalu ia membawa Miyabi pergi meninggalkan Hayato yang berdiri dalam diam.


"ada yang tidak beres! sistem kenapa? mereka tidak terpikat lagi padaku!'' Hayato berbicara dengan sistem di dalam pikirannya.


{ Level tidak mencukupi... sistem tidak bisa mendeteksi }


''argh... kenapa ini?'' Hayato menjerit, bertanya-tanya dalam batinnya.


Rio kini sedang bersama Laura menghabiskan waktunya. mereka berkeliling, Jalan-jalan, dan berbelanja. terlihat rasa senang dan bahagia di wajah Laura.

__ADS_1


''ini adalah hari terbaikku, sayang. terimakasih!" cup... ucap Laura sambil memberikan kecupan pada pipi Rio.


__ADS_2