Takdir Cinta Ghayana

Takdir Cinta Ghayana
Part.37


__ADS_3

***


Baik Ana mau pun Revan sama sama memberi jarak saat melihat 3 orang wanita sudah berdiri di pintu kamar nya.


Kedua wanita paruh baya itu saling lirik lalu kembali menatap muda mudi yang kepergok berada didalam kamar tengah melakukan hal yang cukup tidak enak dilihat dan bikin malu sendiri.


Eehhheemm


Eehhheemm


Bahkan mama Meli sampai berdehem beberapa kali demi menetralkan perasaan nya saat melihat putra sulung nya tengah memeluk Ana dan keduanya hampir saja berciuman.


Dan itu terjadi didalam kamar, didalam ruang pribadi putra sulung nya. Sungguh sangat mengejutkan.


Meski ini bukan kali pertama untuk Ana masuk kedalam ruangan itu, karena dulu sebelum pergi dan menghilang gadis itu kerap menghabiskan waktu di sana bersama dengan putrinya, Reyna.


Namun beda dengan saat ini, dimana Ana hanya berdua saja dengan Revan dan hampir saja melakukan adegan dewasa.


Ya ampun, membayangkan nya saja membuat wajah kedua mama itu memerah karena malu.

__ADS_1


"Makan siang sudah siap, kami tunggu kalian dibawah." ucap mama Meli sebelum pergi meninggalkan kamar putranya dan di ikuti oleh mama Laras yang juga ikut pergi tanpa mengatakan apapun pada putrinya yang kepergok tengah berada didalam kamar seorang pria dewasa.


Dan hal itu membuat Ana dilanda kepanikan, karena pasalnya. Ekspresi wajah datar sang mama akan terlihat jika beliau tengah menahan amarahnya


Dan itulah yang di lihat Ana saat ini, namun hal itu sangat wajar dilakukan. Ibu mana yang tidak akan marah pada putrinya saat mendapati putrinya berada didalam kamar seorang pria tengah saling memeluk?


Sungguh tidak bisa Ana bayangkan akan bagaimana marahnya sang mama setelah melihatnya ada didalam kamar Revan. Namun, tanpa kedua muda mudi itu ketahui jika kedua mama itu tampak tersenyum penuh arti setelah pergi dari kamar.


Sementara Kaila sendiri masih diam membeku di tempatnya. Kaila masih belum bisa mempercayai jika pria yang dulu begitu mencintainya kini berpaling pada mantan sahabatnya sendiri.


Kaila pun akhirnya pergi dari sana dengan kedua tangan yang terkepal kuat saat Revan tidak lagi memperdulikan nya. Pria itu malah terlihat sibuk menenangkan Ana yang panik karena kepergok kedua mama mereka.


Perasaan nya saat ini benar benar kacau, belum lagi reda rasa berdebar nya karena pengakuan Revan tentang perasaan nya.


Kini Ana kembali dibuat kaget dengan kepergok nya dirinya dan juga Revan tengah berada didalam kamar dan tengah saling memeluk, bahkan hampir saja berci__ah sudah lah. Malu, jangan dijelaskan lebih jelas lagi.


"Sudah, tenang saja. Kita akan jelaskan pada mereka apa yang sebenarnya terjadi," jawab Revan membelai sayang pucuk kepala Ana untuk memberikan ketenangan pada calon wanitanya itu.


"Tapi__,"

__ADS_1


"Sudah, tidak apa apa. Kita juga tidak melakukan apapun kan? Jadi tenang saja. Akan Abang jelaskan nanti pada mereka. Ayo, lebih baik kita kebawah. Temui mereka dan katakan apa yang sebenarnya terjadi. Tenanglah, semua akan baik baik saja, Cup." jawab Revan lalu mencium kening Ana hingga membuat tubuh Ana kembali menegang.


Ana yang masih shock saat mendapatkan perlakuan manis dari Revan hanya bisa terdiam dan ikut melangkah meninggalkan kamar saat pria itu menggandeng tangan nya lalu membawa nya ke lantai bawah.


Dimana mereka sudah ditunggu untuk makan siang bersama dengan ibu ibu arisan yang merupakan teman teman sang mama.


Set...


Ana langsung melepaskan genggaman tangan Revan saat keduanya hampir tiba di ruangan yang saat ini sudah ramai dengan penghuni meja makan.


Meski begitu enggan melepaskan tangan Ana, namun Revan membiarkan hal itu. Revan tahu jika Ana belum bisa mempercayainya akan apa yang tadi dia ungkapkan.


Namun Revan sudah bertekad jika kali ini, dia yang akan berjuang dan mengejar cinta Ana dan berharap jika semesta berpihak padanya.


Meski Ana membutuhkan waktu lebih lama pun tak mengapa, Revan akan tetap menunggu hingga hati Ana kembali terbuka untuknya.


*


***

__ADS_1


Lanjut nggak nih?? Tulis di kolom komen ya, Kalo rame insya Allah Othor tambahin bab nya nanti sore 🤗🤗🤗


__ADS_2