Takdir Cinta Ghayana

Takdir Cinta Ghayana
Bab.42


__ADS_3

***


"Memang nya apa yang terjadi tadi?" tanya Ghafin yang mengambil duduk di samping Revan yang duduk selonjoran di balkon apartemen milik Ghafin.


"Gue ngelamar Ana Fin,"


"Apa? Gila lo, lo lamar adek gue tanpa bilang dan ijin sama gue?"


"Tapi gue udah ijin sama nyokap bokap lo Ghafin,"


"Terus, apa yang terjadi?"


"Dia nolak gue,"


"Serius lo? Kok bisa? Bukan nya dia cinta banget ya sama lo,"


"Entahlah, perasaan orang itu bisa saja berubah kan? Dan itu di alami oleh Ana ke gue sekarang,"

__ADS_1


"Ok, omongan lo memang masuk akal sih. Perasaan lo aja berubah kan, yang dulu cinta banget sama Kaila, eh sekarang malah balik cinta ke Ana. Ok, sekarang lebih baik lo cerita apa yang terjadi tadi?"


*Flash Back.


Beberapa jam yang lalu...


"Begini Pa, Ma, Om, Tante. Revan mengumpulkan semuanya, untuk menyampaikan, jika Revan ingin meminta ijin dan restu semuanya untuk mempersunting Ana,"


"Bagaimana Om, tante apa Om dan tante berkenan untuk memberi ijin dan restu agar saya dan Ana bisa melanjutkan ke hubungan yang lebih serius lagi?" lanjut Revan yang ditujukan untuk kedua orang tua Ana.


"Tapi, semua itu kembali lagi pada Ana Nak Revan. Ana yang akan menjalani semua itu dan biarkan Ana yang memutuskan. Apa dia akan menerima lamaran ini atau menolaknya," lanjut Papa Bian yang kian membuat tegang suana di dalam rumah itu.


"Bagaimana sayang? Apa bisa kami dengarkan pendapat mu atas lamaran ini?" lanjut papa Bian lagi yang kini tengah menggenggam tangan putri bungsunya itu.


"Sebelumnya, Ana ingin mengucapkan terima kasih karena Bang Revan sudah memilih Ana untuk menjadi pendamping hidup Abang selanjutnya. Dan setelah melihat bagaimana perjuangan yang Bang Revan lakukan, maka dengan ini Ana,___,"


"Permisi, Rey ijin pamit dulu ya? Rey ingin beristirahat setelah perjalanan panjang tadi,"

__ADS_1


Ucapan Ana terpotong dengan pamit nya Rey dari ruangan yang membuat dada nya sesak itu. Tidak ingin membuat perasaan nya kian hancur dengan menyaksikan bersatunya Revan dan Ana, Rey pun akhirnya memilih untuk pergi.


"Ana minta maaf, karena Ana tidak bisa menerima lamaran Abang. Ada seseorang yang sudah menggantikan tempat di hati Ana, seseorang yang mampu membuat Ana lupa akan luka hati yang Ana dapat dari Abang, seseorang yang akhirnya bisa membuat Ana bisa tersenyum tulus pada Abang tanpa mengingat luka hati itu. Terima kasih karena akhirnya Abang membalas perasaan yang Ana miliki untuk Abang, tapi maaf, saat ini, Ana sudah memiliki seseorang yang Ana inginkan. Maaf, Ana permisi ijin ke atas menemui orang itu," lanjut Ana setelah melihat Rey naik ke lantai atas dengan wajah sendunya.


Revan dibuat tertegun saat mendengar jawaban yang Ana berikan. Rasanya masih belum percaya jika Ana kini telah memiliki kekasih hati.


Dan yang membuat Revan semakin dibuat tertegun adalah, pemuda yang sudah menggantikan posisi nya di hati Ana tidak lain adalah Rey, adiknya sendiri.


Tampak nya saat ini Revan tengah menerima karma atas perbuatan nya dulu. Dimana dirinya yang bermain hati dengan orang terdekat Ana, yaitu Kaila.


Dan kini, saat Revan sudah menyadari perasaan nya. Orang yang mengalahkan nya ternyata adik nya sendiri.


*


***


Lanjut besok lagi ya...doakan, semoga besok Othor bisa dobel up juga ❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2