Takdir Cinta Ghayana

Takdir Cinta Ghayana
Boncap. 2


__ADS_3

***


"Apa kamu yakin akan melanjutkan kuliah ke jepang?"


"Insya Allah yakin Pa,"


"Baiklah, jika itu sudah jadi keputusanmu. Papa akan mendukungmu."


Akhirnya, meski berat. Papa Reza pun melepaskan putra keduanya untuk melanjutkan kuliahnya di negara sakura.


Dari sinilah Ray bisa melancarkan aksinya untuk mencari keberadaan Ana. Bergelut di dunia IT membuat Rey mengenal beberapa orang yang ahli di bidang itu.


Rey pun akhirnya menggunakan jasa seorang hacker untuk mencari keberadaan anak dan mungkin inilah hal yang tidak pernah terpikirkan oleh Revan ataupun Gavin.


Dari sanalah Rey akhirnya tahu di mana keberadaan Ana saat ini dan apa sedang dilakukan oleh gadis itu. Meski desain bukanlah keahliannya namun Rey berusaha keras agar bisa masuk ke Universitas yang sama dengan Ana dan jurusan yang sama dengan gadis itu untuk mempermudahnya bertemu dengan gadis Pujaan hatinya itu.


Dan akhirnya Setelah perjuangannya yang panjang, Rey pun bisa duduk di samping Ana sebagai rekan kerja disebuah perusahaan yang sengaja Rey masuki saat dia magang.


Namun, tampaknya perjuangan Rey tidak cukup sampai disitu saja. Setelah hubungan nya dengan Ana mulai dekat, Ana diharuskan kembali pulang ke tanah air.


Namun hal itu tidak mengurungkan niat Rey untuk tetap memperjuangkan Ana agar dia bisa bersama dengan gadis yang dia cintai.

__ADS_1


Malam sebelum kepulangan Ana...


Seperti yang sudah di rencanakan sejak Ana mengajukan resign. Rekan rekan kantor nya akan mengadakan acara makan malam sebagai tanda perpisahan untuk Ana.


Dan malam ini, usai jam kantor selesai semua yang akan ikut ke acara makan malam itu pun sudah mulai bersiap pergi ke rumah makan yang sudah dipesan sebelumnya.


"Ana, kamu pergi restoran dengan siapa?" tanya Keiko saat Ana bersiap untuk beranjak dari meja kerjanya.


"Bareng kalian saja," jawab Ana sembari bangkit dari duduknya dan menyambar tas Selempang yang tersimpan di meja kerjanya.


"Bareng aku aja. Ayo," ucap Rey langsung menarik tangan Ana untuk ikut bersama dengan nya.


"Eh, tunggu dong. Kita bareng sampai depan," ujar Keiko mengejar Rey yang sudah melangkah jauh dengan membawa Ana bersamanya.


Ketiga nya berpisah di parkiran karena Keiko ikut ke mobil rombongan rekan rekan kerja yang lain. Sementara Ana ikut bersama Rey dengan menggunakan motor kesayangan nya.


"Pegangan dong sayang, nanti kamu jatuh loh," ucap Rey sembari menarik tangan Ana agar melingkar di pinggang nya.


"Rey, jangan gini. Nanti orang bisa salah paham," Ana pun berusaha menarik kembali tangan nya namun sayang, genggaman tangan Rey terlalu kuat hingga Ana cukup kesulitan untuk menarik tangannya.


Bahkan sampai motor itu melaju dan membelah jalanan yang ramai dengan penghuni nya, tangan Rey tidak lepas menggenggam tangan Ana.

__ADS_1


"Lepas dulu Rey, bahaya. Kamu lagi bawa kendaraan," seru Ana setengah berteriak karena takut tidak kedengaran karena Rey menggunakan helm full face.


"Aman kok, kamu tenang saja. Akan aku pastikan jika kita tiba dengan ke adaan selamat," jawab Rey, dengan setengah berteriak juga.


Ana pun akhirnya menyerah dan membiarkan pria itu tetap menggenggam tangan nya meski tengah berkendara.


Dan hingga acara makan malam berlangsung, Rey tampak sekali tidak ingin jauh dari wanita pujaan hatinya itu. Bahkan tanpa rasa ragu, Rey kerap menggenggam tangan Ana dibawah tatapan penuh curiga semua rekan rekan kerja yang hadir dalam acara makan malam itu.


"Sebelum pulang ke apartemen, kita mampir ke suatu tempat dulu, ya?" ucap Rey saat keduanya tengah bersiap untuk pulang setelah makan malam itu selesai.


"Kemana? Ini sudah larut,"


"Tidak apa apa, aku sudah ijin sama Bang Ghafin kok. Sebentar aja,"


"Ya udah, tapi jangan lama."


"Ok, ayo naik. Pakai jaket ini, udara nya makin dingin,"


Rey pun membuka salah satu jaketnya lalu memakaikan nya pada Ana. Beruntung malam ini Rey menggunakan jaket dobel, hingga dia bisa memberikan satu pada Ana.


Keduanya pun kembali menaiki motor dan pergi ke tempat yang dituju oleh Rey malam ini.

__ADS_1


*


***


__ADS_2