Takdir Cinta Ghayana

Takdir Cinta Ghayana
Boncap.7


__ADS_3

***


"Sayang, kamu?"


"Iya, selamat ya Papa. Selain untuk kelulusan mu, selamat juga karena sebentar lagi akan jadi Papa dari kedua anak kita,"


"A_apa? Du_dua? A_anak kita__,"


Rey tidak bisa lagi melanjutkan ucapan nya, bahkan Rey bertanya dengan suara yang terbata saking shock nya mendapati kado terindah dari sang istri.


"Iya Papa, disini. Sudah ada dua calon anak kita." ucap Ana menyentuh lembut perut nya yang masih rata.


Mendapati hal itu, Rey langsung menarik tangan sang istri lalu memeluk erat tubuh mungil yang sudah dia nikahi selama 3 tahun lamanya.


Kini pernikahan mereka akan dilengkapi dengan hadirnya kedua calon anak mereka yang saat ini tengah tumbuh di dalam rahim Ana.

__ADS_1


"Terima kasih sayang terima kasih. Ini adalah kado terindah dan paling berharga yang pernah aku terima," ucap Rey menangis haru.


Keduanya pun larut dalam rasa suka cita. Selain karena Rey yang bisa lulus tepat waktu. Kehadiran calon kedua anak mereka pun semakin membuat suasana bahagia itu bertambah bahagia saja.


Tidak ingin berbahagia sendirian, Rey pun langsung menghubungi keluarga nya yang ada di tanah air. Mama Meli bahkan sampai menangis tersedu saat mendengar kabar jika beliau akan menjadi seorang nenek.


Begitu pun dengan mama Laras. Ini adalah cucu pertama dua keluarga itu. Meski mereka memiliki anak sulung yang tidak lain adalah kakak Rey yaitu Revan dan juga kakak Ana yaitu Ghafin.


Namun kedua pemuda yang kini sudah memasuki usia matang itu rupanya masih enggan untuk menikah. Kedua pemuda yang kini sudah memasuki usia kepala tiga itu masih menikmati kesendirian mereka dan kesibukan di dunia bisnis.


Namun Ghafin? Pria itu entahlah. Sepertinya mati rasa saja setelah melihat bagaimana kecewa dan hancur nya adik dan juga sahabatnya hanya karena cinta.


Gghafin pun lebih memilih menyibukkan diri dengan bekerja dan bekerja. Urusan wanita, entah lah. Pria itu begitu enggan berhubungan dengan makhluk pms itu, hingga membuat nya sampai saat ini masih menyandang status jomblo.


Revan tersenyum miris, saat melihat postingan yang dibagikan oleh Rey lewat akun sosial medianya. Dimana pemuda yang baru saja lulus itu membagikan kisah bahagia nya yang sebentar lagi akan menjadi seorang ayah.

__ADS_1


"Selamat untuk kalian berdua. Berbahagialah selalu agar aku tidak menyesal telah merelakan mu bersama dengan nya," gumam Revan yang langsung menutup ponselnya dan kembali fokus pada berkas berkas yang ada di atas meja kerjanya.


Tidak jauh berbeda dengan Revan, Ghafin pun ternyata melakukan hal yang sama. Pria itu baru saja menutup sambungan telpon yang dia lakukan pada Ana.


Setelah melihat postingan dari adik ipar nya, Ghafin langsung menghubungi Ana untuk memberikan selamat dan doa kebaikan untuk bumil itu.


Dan tentu saja, hal itu di sambut baik oleh sang adik. 3 tahun sudah mereka kembali berpisah, Ana yang harus ikut bersama suaminya ke Jepang, sementara Gafin yang harus tinggal di Jerman untuk mengambil alih perusahaan sang ayah yang ada di sana.


Revan sendiri kini tinggal di London. Pria itu memilih menepi di sana dan memulai hidup baru nya di sana. Membangun sebuah perusahaan kecil untuk dia bisa tetap melanjutkan hidup dan juga demi menutupi kehancuran hatinya karena tidak bisa memiliki wanita yang dia cintai.


Yang mirisnya, wanita itu kini berstatus sebagai adik iparnya sendiri dan tengah mengandung anak dari adiknya. Sungguh hukuman yang teramat sangat sempurna untuk Revan yang dulu pernah membuat Ana terluka dan hancur.


*


****

__ADS_1


__ADS_2