
***
Ana menatap takjub pemandangan didepan matanya saat ini. Hamparan lampu lampu di gedung tinggi dan juga jalan raya kota jepang tampak memanjakan matanya.
"Bagaimana? Kamu suka?" tanya Rey melingkarkan kedua tangan kekar nya di perut Ana dan mengunci tubuh mungil itu dalam dekapan nya.
Rey memeluk Ana dari arah belakang, lalu menyimpan dagu nya di bahu Ana. Dan sontak saja, hal itu membuat Ana kaget bukan main.
"Rey, apa yang kamu lakukan? Lepas," tanya Ana sambil berusaha melepaskan tautan tangan Rey di tubuh nya.
"Sebentar saja, please. Aku tidak akan melakukan apapun, aku hanya ingin memelukmu saja," ucap Rey lirih.
"Kamu kenapa? Apa ada masalah?" tanya Ana akhirnya membiarkan Rey memeluknya dari belakang lalu bertanya saat mendengar jika suara pria itu terdengar sedih.
"Banyak," jawab Rey singkat dan semakin mengeratkan pelukan nya di tubuh Ana.
"Lalu, apa yang ingin kamu bicarakan denganku? Bukan kah kamu membawaku kesini untuk bicara?" tanya Ana lagi.
"Benarkan kamu akan pulang ke tanah air?"
"Tentu saja, penerbangan nya besok lusa kan. Memang nya kenapa?"
"Kamu tahu, seberapa besar perjuangan ku untuk sampai di sini dan berada disamping kamu?"
"Selama ini kamu tidak pernah cerita, jadi mana aku tahu,"
"Jahat,"
"Kok jahat sih Rey? Kan emang nggak tahu,"
"Lupakan, apa setelah kamu kembali ke tanah air kamu akan kembali pada Bang Revan?"
__ADS_1
"Entahlah, aku tidak tahu."
"Kamu masih mencintai dia?"
"Tidak tahu,"
"Kok jawab nya nggak tahu terus?"
"Iya karena aku nggak tahu. Jujur, rasa sayang itu mungkin masih ada. Tapi entah lah, aku nggak tahu gimana nanti ke depan nya. Hanya bisa berharap apapun itu semoga itu yang terbaik untuk aku dan juga semuanya,"
"Kalau pendapatmu tentang aku bagaimana?"
"Bagaimana apa nya?"
"Iya, tentang aku?"
"Kamu? Kamu itu baik, bertanggung jawab dalam masalah pekerjaan, bisa berteman dengan siapa saja. Ya walau kadang nyebelin dan pemaksa, memang nya kenapa?"
Deg...
Jantung Ana berdebar kencang saat Rey dengan jujur mengutarakan niatan nya untuk mendekati Ana.
Ana hanya terdiam, entah apa yang harus dia katakan untuk menjawab permintaan dari pemuda yang jauh lebih muda dari nya itu.
"To_tolong, beri aku waktu untuk memikirkan nya," ucap Ana pada akhirnya yang membuat Rey sedikit merasa lega.
Pasalnya, Ana mau mempertimbangkan kehadiran nya. Entah akan seperti apa nanti nya. Yang pasti Rey merasa memiliki sedikit harapan meski pun masih abu abu.
"Baiklah, kembali lah. Pulanglah, semua orang di sana sudah terlalu lama menunggu kepulanganmu. Tunggu aku di sana, semoga takdir membawa mu untuk bersama denganku."
*
__ADS_1
*
*
Sejak saat itu, Ana dan Rey pun kembali berpisah. Namun pria itu tidak pernah melewatkan sahari pun untuk menghubungi Ana.
Keduanya hampir setiap hari bertukar kabar lewat udara. Hingga Ana pun tidak pernah merasa kehilangan sosoknya meski keduanya hidup berjauhan.
Perhatian nya, candaan nya, dan kadang keposesifan nya, perlahan mulai membuat Ana nyaman. Hingga rasa rindu kerap Ana rasakan jika saja Rey terlambat berkabar dengan nya.
Tidak jarang juga Ana memperlihatkan sikap cemburu nya saat Rey tengah makan bersama dengan rekan kerja atau teman kampusnya yang memang seorang wanita.
Bahkan Ana pernah benar benar marah pada Rey saat tahu jika pria itu tengah makan malam bersama dengan Keiko.
Itulah yang membuat Rey kian bersemangat untuk mengejar cinta Ana. Tampak nya, seiring berjalan nya waktu, akhirnya Ana pun mulai menemukan tempat ternyaman nya.
Hingga suatu hari, Rey pun memutuskan untuk pulang dan berniat untuk melamar Ana. Namun sebelum itu Rey tidak memberi tahukan prihal kepulangan nya pada Ana.
Rey ingin membuat kejutan untuk gadis itu, namun sayang. Bukan nya Rey yang membuat kejutan. Melainkan Revan yang tiba tiba melamar Ana pada kedua orang tua gadis itu.
Hancur dan sakit, bahkan saking tidak sanggupnya. Rey pun memutuskan untuk pergi sebelum Ana menjawab lamaran dari kakak nya itu.
***
*Kisah selanjutnya sudah pada tahukan lah ya...jadi nggak akan Othor ceritakan disini.
Next, kita lanjut dengan kisah Ana dan Rey pasca menikah ya...sampai jumpa lagi besok.
*
***
__ADS_1