
hati alifa begitu sakit melihat sikap pandawa,dia pergi begitu saja padahal mereka baru saja melakukan malam pertama, dia seperti pelacur, masih bagus pelacur setelah di pakai di bayar sedangkan alifa ditinggal begitu saja.
dengan sisa tenaga nya alifa memutuskan untuk membersihkan diri.
saat akan turun dari kasur alifa merasakan perih dan sakit pada bagian inti nya. alifa tertatih memasuki kamar mandi. alifa mengisi bathtub dengan air hangat,alifa ingin berendam untuk meredam rasa tak nyaman pada bagian bawah tubuhnya.
alifa menangis,merenungi akan seperti apa rumah tangga nya ke depan??alifa menyesal tak menuruti nasihat kakak nya, yang memberi saran untuk saling mengenal dulu.
satu jam sudah alifa berendam, lalu alifa membersihkan diri di shower.
alifa tampak sudah segar dia telah memakai piyama tidur nya. alifa naik ke atas ranjang dan menyelimuti diri nya, tanpa terasa alifa tertidur.
disebuah villa di daerah lembang....
tampak dua orang yang sedang berbicara.
"mengapa kamu kabur di hari pernikahan kita" tanya pandawa pada wanita yang tengah menangis tersedu.
"aku hanya takut mengecewakan karena ada orang yang mengancamku" alasan yang dilontarkan erina.
"kenapa kamu tidak bilang padaku, dan ancaman seperti apa sampai membuat mu ketakutan seperti itu"??tanya pandawa.
__ADS_1
reni hanya terdiam, sebenarnya banyak hal yang reni sembunyika dari pandawa selama ini.
pandawa begitu mencintai reni sehingga apapun yang dilakukan reni pandawa selalu percaya. bahkan reni pernah ketahuan jalan dengan chiko,dan pandawa menganggap itu hanya biasa dia percaya kalau reni sama-sama menghargai hubungan mereka.
"ayah ku sampai terkena serangan jantung karena dia shock mengetahui kamu kabur di hari pernikahan kita" pandawa terus berbicara.
"maafkan aku sayang" reni memohon..
pandawa memandang reni, dia paling tudak bisa melihat perempuan menangis..
"aku hamil pandawa" reni memberi tahu.
"bagaimana bisa selama ini kita selalu bermain aman" jawab pandawa.
pandawa tampak sangat bingung dia baru saja menikah dengan alifa dan ya.. mereka baru saja melewati hal panas. membayangkan itu pandawa teringat pada alifa.
sampai lamunan nya buyar karena reni memeluknya dari belakang.
"aku ingin kita memulai dari awal, aku ingin kita menikah dan membesarkan anak ini bersama" reni membujuk pandawa dan mencumbui nya,hingga pandawa pun terbuai.
"dan aku ingin menjadi satu-satu nya milikmu, aku, kamu dan anak kita"
__ADS_1
itulah pandawa selalu tak bisa menolak keinginan reni.
"iya kamu akan menjadi satu-satunya istriku" pandawa mengiyakan keinginan reni.
reni tersenyum menyeringai, didalam hati nya berkata pandawa.. pandawa betapa bodoh nya kamu. mau saja aku suruh apa juga.
beberapa jam sudah reni dan pandawa bersama.pandawa memutuskan kembali ke hotel. dia berjanji akan segera menyelesaikan segala nya.
setelah kepergian pandawa reni menelpon seseorang untuk janjian. sebenar selama dia kabur dia bersama seorang laki-laki selingkuhan nya. dan sebenarnya reni telah mengetahui pernikahan pandawa dan alifa.
di kamar hotel...
alifa yang telah terlelap terbangun karena mendengar suara pintu dibuka.
krekkkkk....
"kamu sudah pulang" alifa bertanya.
pandawa sama sekali tak menjawab,,pandawa masuk ke kamar mandi untuk membersihkab diri.
alifa yang sedari tadi sabar dan menunggu jawaban pandawa akhirnya mengejar dan memegang tangan pandawa..
__ADS_1
bersambung...