
"hai...."sapa nya.
"maaf pak..ibu ini memaksa masuk padahal saya sudah melarang nya.
"sudah biarkan saja"jawab pandawa dengan kesal.
"aku yakin kamu masih sangat peduli dengan ku" ucap reni dengan percaya diri.
"peduli apa nya maksud mu" tanya pandawa dengan nada kesal.
"aku kesini ingin sekali bertemu dengan mu sayang,sudah lama aku merindukan mu,aku rindu saat berada di bawah mu dengan ******* dan lenguhan mu sayang" goda reni.
tanpa merek sadari di luar ada seseorang tengah mendengarkan semua nya.
"aku punya ladang halal untuk apa menyentuh barang haram" ucap pandawa tegas.
di luar alifa tampak puas mendengar jawaban suami nya.
"wah..wah...kamu sudah banyak berubah..tapi aku yakin kamu tidak akan menolak kalau aku seperti ini" rayu vreni sambil membuka kancing kemeja nya.
__ADS_1
alifa yang dari tadi menguping di buat geram.lantas dia masuk dan langsung menyiramkan kuah opor hangat ke atas kepala nya reni.
reni yang menyadari kehadiran alifa tampak syok apalagi di tambah sayur opor hangat yang menyiram kepala nya.
"dasar perempuan tak berakhlak" umpat alifa.
pandawa pun ikut kaget dengan kehadiran alifa.
"kamu tidak perlu memuaskan suami ku,aku masih sanggup memuaskan" ucap alifa dengan emosi.
alifa dengan berani mencium bibir suami nya.dengan ******* dan gigitan-gigitan kecil.pandawa pun tidak tinggal diam dia membalas ciuman panas tersebut.
reni yang sudah tidak tahan melihat kemesraan pandawa dan alifa.akhir nya pergi dengan marah.dia pun sengaja membanting pintu dengan keras.
hal itu lantas membuat alifa dan pandawa menghentikan aktifitas bertukar saliva mereka.
"seneng ya di datangi mantan" ucap alifa dengan nada cemburu nya.
"hahahha...kamu cemburu ya" tanya pandawa.
__ADS_1
"heh...cemburu" ucap nya dengan nada meledek.
terbukti sudah pandawa sudah tidak bisa berpaling dari alifa.
setahun sudah alisya mengabdikan diri nya di sebuah rumah sakit kecil.alisya pun tampak sudah terbiasa dan betah hidup di pelosok daerah tersebut.sebulan sekali alisya akan ke kota untuk berbelanja kebutuhan juga kebutuhan medis,karena di rumah dinas nya alisya membuka prektek pagi sebelum berangkat kerja dan sore sepulang nya dari rumah sakit.
alisya pun mulai berdamai dengan keadaan nya.namun alisya belum bisa membuka hati nya untuk laki-laki lain.padahal sudah banyak laki-laki yang berusaha mendekati nya.bahkan ada anak pejabat daerah yang terang-terangan menyukai nya dan ingin menjadikan nya istri,namun alisya menolak nya.alisya hanya ingin menghabiskan masa waktu nya untuk masyarakat yang membutuhkan nya.
begitu juga dengan dika yang terus mencari keberadaan alisya.dika pun menutup hati nya untuk perempuan lain.sudah banyak gadis atau pun janda yang mendekati nya.namun di dalam hati dika hanya ada alisya.berharap suatu hari bisa bertemu lagi.dan dika berharap saat bertemu nanti masih ada ruang di hati alisya untuk nya.
mereka sama-sama masih saling mencintai.namun tidak ada komunikasi diantara mereka.
bila rindu itu hadir alisya akan menciumi baju dika yang sengaja dia bawa.
begitu juga dengan dika dia akan memeluk baju tidur yang terakhir alisya pakai dan sengaja dika bawa dari bandung
"alisya aku sangat merindukan mu" ungkap dika pada baju alisya.
"aku sangat merindukan mu dika..maafka segala kekeliruan ku" ungkap alisya sambil memeluk baju dika dan menciumi baju tersebut.
__ADS_1
.bersambung.....