
pagi yang indah dengan status baru menjadi istri pandawa.
alifa sudah bangun subuh tadi melaksanakan shalat berjamah dengan suami nya.
pagi ini dibantu pembantu di rumah pandawa alifa sedang menyiapkan sarapan untuk suami dan anak-anak nya.
pandawa turun dengan pakaian telah rapi dan mrnggendong reyfa yang sudah wangi juga barra yang sudah memakai seragam sekolah nya..
"ayah.. apa kamu yang mengurus mereka" tanya alifa heran. karena pandawa begitu sayang dan mau mengurusi anak-anak, terutama si kecil.
"iya. karena kamu sedang sibuk" ucap pandawa sambil tersenyum..
"baiklah ayo kita sarapan, sini reyfa aku mau suapin dulu" alifa mengambil alih reyfa. supaya suami nya bisa sarapan terlebih dulu.
setelah menyelesaikan sarapan pandawa pamit ke kantor sambil mengantarkan barra sekolah, alifa pun mencium punggung tangan pandawa dengan takzim dan pandawa mencium puncak kepala alifa.
"tunggu aku pulang. ndan bersiap-siaplah" ucap pandawa sambil berbisik di telinga istrinya
alifa hanya tersenyum dan tersipu malu.. mengingat kegiatan mereka semalam.
"assalamualaikum bunda" ucap barra.
"waalaikum salam sayang... hati-hati,belajar yang rajin ya, jangan jajan sembarangan"ucap alifa.
"siapp... bun"
pandawa pun mengendarai mobil nya menuju sekolah barra.
__ADS_1
dikantor....
pandawa seperti kurang bersemangat kerja.. rasanya dia ingin segera pulang ke rumah dan mengulang hal semalam..
"kalau begini terus kerjaan bukan beres malah akan kacau" ucap nya kesal.
"lebih baik aku pulang saja, kalau sudah selesai aku balik lagi ke kantor"
pandawa pun pulang, sebelum pulang dia sudah meminta sekretaris nya untuk menghandle kerjaan yang masih bisa di handle sekretaris nya.
di rumah...
"kok sebelum makan siang udah pulang ayah" tanya alifa.
"ada yang darurat.. " jawab nya.
pandawa hanya melihat ke arah bawah nya.
"hah.. gila kamu jam segini, nanti malam aja.. lagian anak-anak lagi pada bangun, lagi pada main sama pengasuh nya" ucap alifa.
"dosa lho nolak suami, kan ada para pengasuh" ucap pandawa dengan wajah cemberut.
"hmmmm... baiklah aku mau titip dulu anak-anak sama pengasuh nya" ucap alifa.
"kamu siap-siap saja biar aku yang urus mereka" ucap pandawa.
alifa pun naik ke lantai dua menuju kamar mereka.
__ADS_1
tak berapa lama pandawa menyusul nyabke kamar, pandawa memeluk tubuh alifa dari belakang, dia menciumi leher alifa yang mulus, dan menggigit nya
"sudah dong ayah, yang semalam saja masih banyak," ucap alifa.
"biar saja..lagian ga bakalan ada yang lihat kamu kan berhijab" ucap pandawa aksinya mencumbui istrinya.
pandawa membawa alifa menuju ranjang.
"ayah terlalu lama ya Anak-anak takut rewel" ucap alifa ditengH menikmati cumbuan suami nya.
pandawa tidak bergeming dia tampak asyik menjamah istri nya..
"aku masuk ya sekarang"
alifa tak menjawab Dia malah menutup mata nya dan menggigit bibir bawah nya karena merasakan sesuatu yang memenuhi inti tubuh nya alifa terus melenguh merasakan sensasi luar biasa dari permainan suami nya.
keringat tampak mengucur deras keluar dari tubuh dua insan yang sedang dilanda nikmat surga dunia entah sudah berapa alifa merasakan pelepasan, namun stamina pandawa cukup kuat. pandawa benar-benar dibuat candu oleh tubuh alifa. jujur saja semenjak melakukan di malam pertama dengan alifa dia tidak bisa lupa dengan tubuh alifa.
akhir nya pandawa pun melakukan pelepasan nya..
"aku sampai sayanggggggg.... arghhhhhhh...... "pandawa mengerang.
dia langsung merebahkan tubuh nya dan mencium alifa
"terima kasih sayang.. tetaplah bersama ku"
........bersambung.....
__ADS_1