
satu tahun kemudian..
alifa sudah bekerja sebagai dokter umun di rumah sakit milik keluarga, alifa pun disibukan karena tengah mengambil specialis anak. ya cita-cita alifa ingin menjadi dokter anak,karena alifa sangat menyukai anak kecil.
hari ini alifa berdinas bagian shift malam,menjadi dokter jaga di IGD.walau alifa anak pemilik rumah sakit, tapi diperlakukan seperti petugas medis yang lain. sosok alifa yang santun dan periang juga ramah banyak disukai perawat, teman sejawat dan pasien nya.
saat alifa sedang didepan laptop salah satu perawat menghampiri nya dan mengatakan ada pasien.lalu alifa segera berlari untuk memberi pertolongan pada pasien tersebut.
pasien tersebut adalah laki-laki paruh baya,beliau tak sadarkan diri karena kena serangan jantung, para perawat dan dokter berusaha memberikan pertolongan, alhamdulilah pasien akhirnya tertolong, beliau masih tak sadarkan diri.akhir nya pasien dibawa ke kamar perawatan.
alifa tampak lega karena beberapa waktu tadi dia dan petugas yang lain dibuat panik dengan kondisi bapak tersebut.
karena masih ada pasien lain, alifa meminta dokter annisa yang menjelaskan pada keluarga pasien tersebut.
keesokan hari nya..
hari ini alifa disuruh sang ayah ke rumah sakit karena meminta alifa memeriksa pasien pria paruh baya yang terkena jantung, beliau telah sadar, ternyata beliau adalah sahabat lama ayah alifa.
"selamat pagi pak." sapa alifa dengan ramah dan tak lupa dia selalu tersenyum.
__ADS_1
"selamat pagi nak dokter" suara lemah bapak tersebut menjawab.
"panggil saja aku alifa" alifa memperkenalkan diri.
"kamu cantik sekali nak, mirip dengan mama mu, pantas saja ayah mu begitu membanggakan mu"
"wah.. ternyata aku jadi bahan gosip ayah dan om ya" alifa sambil memeriksa kondisi pasien tersebut
"panggil saja aku om hendrik"
saat alifa tengah mengecek kesehatan om hendrik, tiba-tiba pintu terbuka ternyata yang datang sang ayah.
"seperti nya aku akan segera sembuh, karena dokter ku sangat baik dan cantik, apa lagi kalau dokter cantik ini mau menjadi menantu ku, pasti aku akan tambah sehat"
"sudah-sudah sehatkanlah dulu kondisi mu, jangan terlalu banyak fikiran" ayah alifa menimpali.
saat mereka tengah berbincang ada suara pintu kamar terbuka.
saat alifa menengok ke arah suara pintu terbuka.
__ADS_1
deg..deg..
orang yang selama ini dia ingin lupakan ada didepan mata nya.
tatapan mereka bertemu, tetapi sikap pandawa pada alifa masih tetap sama.pandawa seolah tak pernah menganggap alifa ada.
"papa.. "pandawa mendekati papa nya.
"bagaimana apa kamu sudah menemukan nya" pak hendrik bertanya dengan nada keras.
"sudahlah pah biar aku yang akan mencari dan menyelesaikan nya. yang terpenting papah sehat lagi" pandawa mencoba menenangka papah nya.
"bagaimana aku bisa tenang kalau sudah seperti ini, dari awal aku memang sudah tak setuju, tapi kau terus membangkang, dan akhirnya hanya memberiku rasa malu"
"sudahlah ndrik, lebih baik kamu beristirahat" ayah alifa coba menenangkan.
alifa hanya terdiam di tempat nya. dia bingung harus apa disatu sisi hatinya ada rindu yang terpendam lama, selama ini alifa mencoba mengubur dalam hatinya dan berusaha untuk tak pernah lagi bertemu dengan pandawa. tapi hari ini dia bertemu dengan cinta dalam diam nya. cinta yang tak pernah terbalas nya.
bersambung..
__ADS_1