Talak Dimalam Pertamaku...

Talak Dimalam Pertamaku...
kepulangan reihan


__ADS_3

reni terkejut mendengar sindiran pandawa.


"heh... kamu baru tahu" ungkap reni sinis.


"iya.. selama itu aku salah menilai diri mu, ku kira kau wanita wanita baik, ternyata kamu hanyalah toilet umum" ungkap pandawa.


"tapi..kamu menikmati toilet umum ini kan, ingat sering toilet ini puaskan"


"ya...aku menyesal karena telah banyak menumpuk dosa selama dengan mu"ucap pandawa dengan tegas


kebetulan acara perlombaan ini diikuti beberapa sekolah jadi kebetulan mereka bisa bertemu.


pandawa yang tidak ingin berdebat memilih untuk pergi dan mencari tempat yang lain.


reni sebenar nya merasa sakit hati dengan ucapan pandawa, jujur dari hati nya dia masih mencintai pandawa, pandawa adalah laki-laki terbaik di hidup nya. dia menyesal karena pernah mengkhianati pandawa, chiko hanya menikahi nya, tanpa menafkahi nya, selama ini ayah nya lah yang menopang segala kebutuhan reni dan anak nya, reni berharap bisa kembali lagi bersama pandawa.


di rumah sakit....


mertua,ayah dan alisya sedang berkumpul di ruang rawat inap alifa.

__ADS_1


"mah.. kenapa sudah seminggu ini kak rei sangat susah di hubungi" alifa bertanya pada mertua nya.


"iya mama juga susah menghubungi nya,, mungkin sibuk, tapi mama sudah menitip pesan sekretaris nya, lagian asisten nya pun tidak ikut" ucap mama mertua nya.


"aku hanya khawatir mah.. takut ada apa-apa sama kak rei.." ucap alifa.


"kita doakan yang terbaik ya sayang... "


alifa hanya terdiam sambil memegang perut nya, ada perasaan tidak nyaman hinggapi hatinya, kadang jantung nya berdebar tidak karuan seolah sedang terjadi sesuatu.


"ayah...tidak melihat barra di rumah mu ifa" tanya ayah coba menghangatkan suasana.


"hah...paling juga itu alasan mantan suami mu supaya bisa mempengaruhi barra supaya bisa kembali pada mu. "ucap mama mertua alifa dengan nada sidis nya. mama reihan memang tidak suka dengan pandawa, mertua alifa merasa pandawa ingin merebut alifa. padahal pandawa tidak seperti bisa dekat dengan barra saja sudah cukup bagi pandawa, biarlah pandawa simpan perasaan nya dilubuk hati terdalam nya.


"pandawa tidak seperti itu tante"sanggah alisya.


mama mertua alifa akhir nya terdiam, berdebat pun tidak akan menyelesaikan kecurigaan nya.


reihan terus meminta sonia segera melepas semua alat yang melekat di tubuh nya setelah mendapat pesan bahwa alifa masuk rumah sakit.

__ADS_1


"tapi kamu belum pulih rei" ucap sonia.


"ayolah aku sudah sehat sonia" bujuk reihan.


"kamu ya kalau dikasih tau ngeyel, kanker darah mu sudah di stadium 4 loh rei" ucap sonia penuh penekanan.


"setidak nya kalau aku meninggal,aku sudah melihat wanita yang sangat ku cintai sonia"


sonia melepaskan nafas berat nya, dengan berat hati sonia melepas beberapa alat yang ada pada tubuh reihan.


"biar aku yang antar kamu ke hotel, aku bantu kamu beres-beres..ampun adalah pasien yang paling bandel" ucap soni kesal, sonia dan suaminya sangat baik pada reihan, karena reihan lah dulu yang selalu membantu suami nya di saat kesusahan.


tibalah dihotel reihan segera mengemas barang-barang nya, karena soal tiket sudah di booking kan suami sonia.


reihan segera berangkat menuju bandara,dia sudah rindu dengan istri cantik nya.


bersambung......


maaf baru up.. aku lagi sakit

__ADS_1


__ADS_2