Talak Dimalam Pertamaku...

Talak Dimalam Pertamaku...
merawat barra


__ADS_3

alifa segera ditangani oleh dokter.tak berapa lama datang lah alisya.dia masuk ke ruangan UGD. tak berapa lama alisya keluar.


"bagaimana keadaan alifa teh" tanya pandawa cemas


"dia hanya kelelahan, mungkin ngidam nya yang sekarang lumayan membuat nya kewalahan" ucap alisya


alisya sekarang mulai melunak setelah melihat betapa pandawa menyesali perbuatan nya juga sangat menyayangi barra.


"terima kasih pandawa kamu datang di saat yang tepat" ucap alisya.


"sama-sama teh.. " ucap pandawa.


"apa aku boleh menemui nya teh" tanya pandawa.


alisya mengangguk. sambil mengulas senyum nya.


klek...


alifa menoleh pada suara pintu yang terbuka.


"bagaimana sekarang, sudah lebih baik" tanya pandawa pada alifa.


"seperti yang kamu lihat, aku merasa kehamilan ku yang sekarang sangat berat, duli waktu aku hamil barra dan saudara kembar nya semua baik-baik saja, bahkan aku bisa bekerja" curhat alifa pada pandawa.

__ADS_1


"itulah yang dulu aku rasakan saat kamu hamil si kembar saat kamu hamil si kembar, aku mengalami ngidam, mual-mual, muntah, pingsan dan sampai masuk rumah sakit berkali-kali,tapi keadaan tubuh ku baik-baik saja, ternyata aku terkena couvade syndrome"ucap pandawa.


alifa tampak melamun dan berkata di dalam hati nya "ternyata kamu juga menderita".


"tapi yang terpenting sekarang jaga kandungan kamu" ucap pandawa menasihati.


"terima kasih, maaf sudah merepotkan mu" ucap alifa


"tidak merepotkan sama sekali" ucap pandawa.


"kalau kamu mau pulang saja, sebentar lagi teteh atau mertua ku akan datang" ucap alifa.


"tidak Al,,, aku akan menunggu mu disini" ucap pandawa.


mungkin karena pengaruh obat, alifa akhir nya terlelap. pandawa memandangi wajah cantik yang pernah dia sakiti, hati yang terlambat dia sadari. tapi melihat nya bahagia sudah cukup bagi pandawa.


tidak berapa lama datang alisya,


"kamu masih di sini pandawa" tanya alisya.


"iya teh,,kasian kalau dia sendirian, takut dia menginginkan sesuatu " ucap pandawa.


"baiklah sekarang sudah ada teteh, kamu bisa oulang, kasihan barra dia pasti sangat membutuhkan mu" ucap alisya.

__ADS_1


"iya.. sekalian aku izin, tolong katakan pada alifa barra untuk sementara akan tinggal bersama ku, agar alifa bisa fokus pada kesehatan dan kehamilan nya" ucap pandawa pada alisya


"baiklah.. titip barra ya" ucap alisya


pandawa pun keluar dari ruangan alifa, dia berencana akan menjemput barra.dan membawa barra ke rumah nya, dia yang akan merawat barra..


sampailah pandawa di rumah alifa, pandawa memasuki rumah sederhana namun tidak mengurangi kemewahan nya.


saat pandawa masuk tampak barra yang sedang menonton tv, bocah 5 tahun tampak sedang melamun, pandaw menghampiri barra, dan mencium puncak kepala nya,


"kenapa aa melamun" tanya pandawa pada putra nya itu.


"aa takut bunda kenapa-kenapa ayah.. " ucap bocah tampan itu


"bunda balik -baik saja, hanya butuh istirahat" saja" pandawa menenangkan.


pandawa pun mengajak barra untuk mengemas barang-barang nya, karena untuk sementara barra akan di rawat oleh nya.


barra tampak antusias karena akan tinggal lebih lama bersama ayah nya.


mereka berdua sampai di rumah pandawa. pandawa membawa barra ke kamar nya, dia akan tidur bersama dengan putra semata wayang nya,


pandawa tidak ingin melewatkan kebersamaan dengan barra, entah mengapa sekarang dunia pandawa hanya di penuhi barra. dia menjadikan Barra prioritas Utam nya

__ADS_1


bersambung......


__ADS_2