
seperti biasa setiap Pagi alifa disibukan dengan kegiatan nya mengurus anak dan suami nya, tapi semua peran itu dia nikmati,alifa melepaskan semua karir nya sebagai dokter anak, ilmu itu dia pakai untuk anak-anak nya, dan kadang mengunjungi anak-anak panti di yayasan almarhumah ibu nya.
"ayah hari ini aku mau ke panti mengunjungi anak-anak panti,aku rindu mereka" ucap nya di sela-sela menyiapkan nasi goreng untuk suami nya.
"sama siapa... "tanya pandawa
"sopir, pengasuh dan anak-anak" jawab alifa.
"baiklah.. kalau tidak sibuk aku akan menyusul sayang" ucap pandawa.
mereka pun segera menyelesaikan sarapan nya.
alifa mampir dulu ke malluntuk membeli keperluan anak-anak di panti, alifa berkeliling memilih barang-barang di mini market itu tanpa sengaja netra nya melihat seseorang yang sangat dia kenal.
__ADS_1
" aa dika.. "alifa berbicara sendiri.
tapi betapa kaget nya alifa perempuan yang bersama dika bukan sang kakak, melainkan seorang perempuan muda yang tengah hamil besar, dihati nya berkecambuk tanya siapakah wanita itu.
alifa yang penasaran mengikuti kakak ipar dan wanita itu.mereka masuk ke sebuah outlet pakaian bayi.
alifa terus mendekati mereka,alifa tidak ingin berburuk sangka, dia akan menanyakan langsung pada kakak ipar nya.
"aa dika siala dia" tanya alifa pada kakak ioar nya dan menunjuk wanita hamil tersebut.
"aa mengkhianati teteh, keterlaluan kamu aa, setelah semua pengorbanan teteh pada aa, ingat aa, aa bisa jadi begini karena teteh" ucap alifa sambik menunjuk-menunjuk dada suami kakak nya itu, dan mengingatkan dika bisa jadi seorang polisi karena campur tangan keluarga alifa yang membiayai, dika hanyalah orang biasa yang ayah nya buruh bangunan dan ibu nya telah tiada, dika dan alisya menjalin cinta dari sekolah menengah pertama, alisya yang baik tidak pernah mengukur siapa pun dari harta nya.
"maafkan aa dek,, "ucap dika
__ADS_1
"apa karena teteh belum memberi aa keturunan, sehingga aa tega mengkhianati teteh" ucap alifa dengan emosi menggebu.
dika tertunduk karena merasa bersalah, selama ini dia berusaha menutupi masalah ini,berbeda dengan si wanita yang berwajah songong terkesan menantang alifa.
"sudahlah sayang... biarkan dia katakan semua pada kakak nya itu" ucap si wanita itu.
"ya.. benar aku katakan semua pada kakak ku dan biar kakak ku yang akan melaporkan ke kesatuan biar dia dicopot" ucap alifa dengan emosi
"jangan dek...aa janji setelah dia melahirkan aa akan menceraikan nya" ucap dika meyakinkan alifa agar tidak menceritakan pada kakak nya. karena dia yakin kalau alisya mengetahui perselingkuhan nya, alisya tidak akan memaafkan nya,
"apa-apaan kamu mas ngomong gitu aku tidak mau kita bercerai, aku mencintai mu" ucap si wanita tersebut
"diam kamu.. dari awal kita sudah salah melakukan ini,kamu yang menggodaku, hingga kita berbuat kesalahan" ucap pandawa sambil menepis tangan wanita berperut buncit itu. dan dika segera mengejar alifa dia tidak mau alifa mengatakan semua ini pada istri nya, karena jujur dia sangat mencintai alisya,
__ADS_1
"dek... dek... dengerin aa, aa mohon jangan laporkan semua ini pada alisya, aa akan Seger menyelesaikan masalah ini aa janji" ucap dika meyakinkan.
bersambung.....