Talak Dimalam Pertamaku...

Talak Dimalam Pertamaku...
mengetahui kehamilan alisya.


__ADS_3

"alisya" dika mengikuti alisya ke sebuah ruangan tempat pemeriksaan kandungan


"apa alisya sudah mulai bekerja lagi" tanya di benak dika.


namun tidak lama dika melihat alifa masuk ke ruangan tersebut.


dika memutuskan untuk menunggu alisya,dia sudah sangat merindukan istri nya.di tambah rasa penasaran nya dengan apà yang sedang mereka lakukan ruangan tersebut.


alifa mengantar sang kakak untuk melakukan pemeriksaan kandungan nya pada rekan sejawat kakak nya bernama dokter alex,dokter muda yang masih sendiri,bahkan dokter alex selalu memberi perhatian pada alisya.


"anak mu sehat sya" ucap alex antusias


"aku yakin kamu pasti tahu bagaimana menghadapi kehamilan karena kamu seorang dokter kandungan,dan kamu pasti sudah tau berapa minggu dia ada di rahim mu" ucap alex


"ya aku tahu alex..aku kesini hanya melakukan Usg saja dan aku sudah tahu dia sudah 12 minggu berada di rahim ku" ucap alisya dengan senyum manis nya.


"ya...sudah kalau tahu kenapa kesini" becanda alex.


"alexxxx..kamu ngeselin.."teriak alisya,karena mereka cukup akrab.


"wah dokter anak kita belum tambah dede bayi lagi ni" tanya alex pada alifa.

__ADS_1


"akh...kak alex mah reyfa saja baru berumur 1,5 tahun" ucap alifa.


"tapi bikin mah tiap hari kan" alex menggoda alifa.


"beuhhh..itu mah jangan di tanya lex,,tiap pagi juga dia mah rambut nya basah kadang tengah hari sesudah jam makan siang dia mah pasti basah rambut nya" ledek alisya.memang kenyataan nya seperti itu


"puas ngeledekin ya..aku doain kalian berjodoh lho" celetuk alifa.


"aaminn.."celetuk alex


berbeda dengan alisya dia kaget mendengar ucapan alifa dan alex


"adek...ikh..." alisya tampak cemberut.


alifa dan alisya keluar dari ruangan dokter alex


saat keluar dari ruangan dokter dika berencana akan menemui alisya namun dika melihat alisya menjatuhkan sebuah amplop putih dan alisya tidak menyadari nya.


dika pun mengambil amplop tersebut dan membawa nya.


dika yang tengah terduduk di kursi dekat ruang operasi membuka amplop tersebut tertulis nama alisya dan hasil usg..

__ADS_1


"berarti alisya sedang hamil anak ku"


ada perasaan bahagia di hati dika sekaligus sedih karena di saat mereka dikarunia anak rumah tangga mereka tengah terguncang karena kebodohan nya,harus nya sekarang mereka sedang berbahagia menyambut kehadiran buah hati pertama mereka,buah hati yang sudah lama mereka nantikan.


hingga lamunan nya terbuyarkan saat dokter memanggil nya.


"selamat pak anak anda telah lahir,bayi nya perempuan,anda bisa melihat nya sekarang" ucap sang dokter.


tanpa banyak bicara dika langsung ke ruang administrasi untuk membayar semua pembayaran.dan mengajukan test DNA pada bayi tersebut.


dika tidak menemui marini maupun bayi tersebut,dalam fikiran dika sekarang hanya ingin menemui istri nya dan membujuk nya untuk kembali,dika ingin dekat dengan istri nya dan memanjakan nya.menikmati masa-masa ngidam istri nya,


dengan keteguhan hati nya dika mendatangi rumah alifa,namun nihil tidak ada yang mau membukakan pintu.


bahkan dika berteriak-teriak membuat kegaduhan.


"alisya sayang keluarrrr...aku tahu kamu mendengarkuuuu....aku juga tahu sedang hamil anak kuuuu...." ucap dika sambil teriak-teriak..


"tolong pak jangan berteriak bapak mengganggu kenyaman semua penghuni komplek ini" tegur satpam rumah alifa


"aku akan menunggu mu di sini..sampai kamu mau keluar" ancam dika...

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2