
"lepaskan tangan mu.."alisya menepis dengan kasar tangan dika hingga terlepas namun tangan dika masih tetap mencekal tangan alisya.
"makin dekat saja kalian.."tanya dika dengan tatapan mengejek.
"iya...terus apa mau mu...aku juga berhak bahagia bukan" ucap alisya tak kalah sinis.
"oh..mungkin ini alasan mu bersikeras ingin berpisah dari ku" tanya dika dengan sinis lagi tanpa melepaskan pegangan tangan nya.
"terserah bagaimana fikiran anda...lepaskan tangan ku sakit dika" ucap alisya.
karena mendengar kata sakit dan tangan alisya pun merah,dika pun melepaskan pegangan tangan itu dan malah menubruk tubuh alisya dan memeluk nya dengan erat.
"aku sangat merindukan mu alisya..sangat...selama ini aku tersiksa,aku masih sangat mencintai mu.."ucap dika sambil menangis.
alisya hanya diam saja...entahlah perasaan alisya terhadap dika..bahkan alisya sudah nyaman hidup seperti sekarang,rasa trauma masih sangat mendominasi hati nya.
tanpa mereka sadari perempuan yang bersama dika tadi memperhatikan interaksi antara dika dan alisya.
__ADS_1
"oh...jadi dia mantan mu..kamu keterlaluan dika aku mencintai mu dengan tulus" ucap wanita tersebut dan menghampiri alisya dan dika.
"maaf...kalian selesaikan masalah kalian" ucap alisya sambil pergi,namun lagi-lagi dika memegang tangan nya.
"ku mohon sya..jangan tinggalkan aku beri aku kesempatan."ucap dika penuh permohonan.
"keterlaluan kamu dika padahal aku ada di depan mu,aku juga sangat mencintaimu."ucap wanita yang bernama vera itu.
"vera kita hanya teman,aku menghormati mu karena kamu adik sahabat ku" ucap dika.
ya...vera adalah adik dari sahabat dika.vero bahkan alisya pun mengenal vero karena mereka teman sekolah masa SMA Dulu,vera menyukai dika dari dulu bahkan saat dika dan alisya masih menjadi suami istri,vera sering mengajak ketemuan dan mengejar-ngejar dika,namun dika menganggap vera hanya adik.mendengar perceraian dika dan alisya membuat verra semakin gencar mendekati dika.namun tetap saja dika hanya menganggap vera adik nya.
"ayo kita pulang saja" ajak alisya pada alex dan reyfa dan langsung menggendong si kecil reyfa.alex mencurigai gelagat alisya tanpa banyak bicara dia mengikuti alisya.
di dalam mobil alisya tidak bicara ditambah reyfa malah tertidur pulas dipangkuan alisya makin sepi suasana di mobil.akhir nya alex memberhentikan mobil nya di sebuah taman.
"ceritakanlah sya apa yang terjadi tadi di toilet" ucap alex.dengan tatapan lembut.
__ADS_1
akhirnya alisya menceritakan semua yang terjadi tadi di toilet.
"baiklah..sekarang bagaimana langkah mu kedepan nya" tanya alex sambil mengoleskan salep ke tangan merah alisya.
"aku hanya ingin hidup tenang alex"ucap alisya.
"menikahlah dengan ku,aku akan menjaga mu" ucap alex.
alisya menatap mata alex melihat kesungguhan di mata itu.ya alex adalah laki-laki yang baik yang begitu sangat setiaa menunggu alisya.bahkan mereka saling mengenal jauh sebelum alisya mengenal dika.
"kita bangun rumah tangga yang berdasarkan karena allah" ucap alex yakin.
alisya terdiam memikirkan itu semua.dan entah kekuatan dan dorongan dari mana alisya mengangguk.
"aku tunggu kamu melamarku secara resmi pada ayah" ucap alisya mantaf.
"secepat nya sya...aku dan keluarga ku akan datang melamar mu" ucap dika mantaf.
__ADS_1
bersambung..