
saat sampai di indonesia reihan segera pergi ke rumah sakit tempat alifa di rawat.
"kak... "
reihan segera menghampiri dan memeluk alifa,. "maafkan aku sayang"
"tidak apa-apa kak, kok kamu pucat dan kurusan sih kak" ucap alifa sambil memindai semua yang ada suami nya...
"a.. aku baik-baik saja,mungkin itu perasaan kamu saja" reihan berbohong.
alifa terus saja memandang suaminya.
"bagaimana si kecil" tanya reihan mengalihkan perhatian istrinya.
"dia baik-baik saja,kata teteh kemungkina besok juga bisa pulang"
"si tampan barra apa kabar nya, akh... aku rindu dengan anak bawel itu" reihan membayangkan kelucuan anak sambung nya itu.
"dia sementara tinggal bersama ayah nya,katanya supaya aku bisa fokus pada kesehatan ku dan kandungan ku"ucap alifa.
"pandawa memang sangat baik, aku akan tenang bila suatu hari pergi kamu bisa bersatu lagi dengan dia" ucap pandawa di selingi becandaan.
__ADS_1
"hussss.. ngaco kamu kak, kamu ngomong kaya gitu" alifa tampak cemberut.
"jangan cemberut dong sayang ini di rumah sakit, aku paling tidak tahan melihat bibir mu yang seperti ini" reihan mengecup bibir candu yang selalu ia rindukan.
"kakakkkk....mesum "alifa memukul lengan suami nya...
begitulah reihan dia adalah sosok yang hamble, periang dan suka becanda.
"aku ingin istirahat dan berbaring, bolehkan aku tidur disamping mu, aku kangen sayang" reihan membaringkan tubuh nya disamling istrinya, reihan memeluk alifa dari belakang, ada yang dia sembunyikan padahal dia ingin berbaring karena merasa kepala nya sakit.
"sayang...jaga anak-anak untuk ku ya,bila nanti aku pergi kembalilah pada ayah barra, aku yakin dia akan menjadi ayah dan suami yang baik" ucap reihan dengan mata terpejam menahan sakit di kepalanya.
"kenapa kamu terus berbicara seperti, kamu cemburu pada ayah barra. " ucap alifa.
reihan tak mengeluarkan suaranya lagi, seperti nya reihan tengah tertidur, bamun begitu banyak bulir keringat, alifa mengambil tissu dan mengelap keringat yang menetes di dahi nya
"kok kamu berkeringat kak, padahal disini ruangan ber ac" ucap alifa.
hari ini alifa di izinkan pulang, mereka tengah membereskan barang-barang.
"bagaimana sudah siap sayang.. "tanya reihan
__ADS_1
alifa mengangguk sambil tersenyum.
"ayo....biar barang-barang nya aku supir yang bawakan. kamu naik kursi roda saja" reihan dengan penuh perhatian nya mendorong kursi roda tersebut.
dirumah reihan langsung membawa alifa ke kamar nya. "kamu tiduran saja ya sayang"
alifa tersenyum..
"aku mau mengabari barra kalau kamu sudah pulang, aku juga sudah sangat kangen pada bocah tampan ku itu" reihan sambil keluar berniat menelpon pandawa.
alifa yang merasa bosan berencana membereskan semuan pakaian yang bersih untuk dimasukan kedalam lemari, setelah selesai dengan semua pakaian nya, kini alifa beralih membuka koper reihan. sangat sedang memilih satu persatu pakaian suaminya alifa menemukan beberapa bungkusab obat,
"apa ini" perasaan alifa mulai gusar, dia tau itu obat apa karena alifa seorang dokter,
"ini kan obat penahan sakit dan ini adalah obat yang sering diminum oleh pasien pengidap leukimia" betapa kaget alifa, ternyata selama ini suami nya menyembunyikan rasa sakit nya pada dirinya..
alifa yang masih terbengong di kagetkan dengan suara pintu terbuka..
bersambung....
maaf ya baru up.. maklum musim sakit, aku juga kebagian ikut sakit.
__ADS_1
vote nya dong.. biar makin semangat walau lagi sakit.
like.,komen dan favorit nya dong