Talak Dimalam Pertamaku...

Talak Dimalam Pertamaku...
merawat barra 2


__ADS_3

pagi ini pandawa bangun pagi,dia membangunkan barra dengan lembut dan penuh kasih sayang.


"aa bangun kita shalat subuh dulu, terus nanti bobo lagi" ajak pandawa pada putra kesayang nya.


barra menggeliat "gendong ayah" dengan tangan yang terulur.


pandawa langsung menggendong barra di belakang,


"pipis dulu ya aa" ucap pandawa,


barra pun menurut, setelah selesai buang air kecil, pandawa menuntun barra untuk wudlhu, setelah selesai mereka menunaikan shalat dua rakaat.barra mencium tanganbayah nya dengan takzim, pandawa pun mencium puncak kepala barra dan memeluknya.


"kamu masih ngantuk... kalau masih ngantuk tidur lagi, nanti ayah bangunin, hari ini kan kamu mau ikut perlombaan" ucap pandawa.


"iya..ayah "jawabnya sambil menelusupbke bawah ketiak ayah nya..


pandawa hanya tersenyum melihat tingkah lucu putra kesayangan nya.


"kamu adalah segala nya untuk ayah nak, buah hati ayah, ayah akan selalu memberikan cinta dan sayang ayah hanya untuk mu nak" ucap pandawa sambil menatap wajah terlelap anak nya.


"kamu memang mirip ayah aa, mungkin hanya senyum mu yang mirip dengan bunda mu"

__ADS_1


pukul 07.30 pagi..


"ayo.. mandi aa" ajak pandawa sambil menggendong barra ke kamar mandi, dikamar mandi dengan telaten pandawa memandikan barra, menggosok gigi, memberi sampo dan menyabuni bocah kesayangan nya, barra yang berceloteh membuat barra semakin senang, bahkan ucapan barra seperti orang dewasa, setelah selesai dengan ritual memandikan barra,


pandawa mengusap badan barra dengan handuk, memberikan minyak telon agar tubuh barra hangat dan memakaikan pakaian nya,pandawa menyisir rambut barra juga memakaikan sepatu.


"anak ayah udah ganteng, sekarang tinggal sarapan dan pergi ke rempat lomba" ucap pandawa.


"siappppp bossshhhh" ucap barra dengan tangan nya memberi hormat.


mereka pun turun untuk sarapan, pandawa dengan telaten membuatkan susu untuk barra


"rasa coklat ayah" pinta barra


didepan si kecil barra, pandawa menjadi sosok yang hangat dan penuh senyuman. si bibi pun memperhatikan betapa pandawa menyayangi barra.


setelah menyelesaikan sarapan nya pandaw dan barra segera berangkat ke lokasi lomba


"baik boss sekarang kita berangkat" ajak pandawa sambil menggendong.pandawa selalu menggendong pandawa,


itu cara pandawa menebus waktu yang hilang saat dia bayi,dia tidak pernah di gendong barra dan sekarang pandawa sedang menebus semua nya. pandawa mengekpresikan segala perasaan pada barra, pandawa selalu mencium sayang barra dimana pun itu, entahlah barra seolah adalah sinar yang menyinari kehidupan nya. pandawa akan meninggalkan apa pun itu bila berhubungan dengan barra..

__ADS_1


tanpa terasa mereka sampaibdi tempat perlombaan.pandawa pun segera menggendong barra ke tempat para guru dan orang tua murid berkumpul.


"yang semangat ya sayang, kalah menang soal biasa, kalau menang ya syukur alhamdulilah, kalau kalah kamu jangan sedih ini hanya sebuah permainan,yang terpenting kamu akan selalu jadi putra ayah yang paling hebat" ucap pandawa memberi semangat.


"baiklah ayah" ucap barra sambil memeluk dan mencium kedua pipi ayah nya.


lalu barra pun berlari ke lapangan karena acara perlombaan akan segera dimulai.


saat pandawa tengah melihat barra berlomba datanglah seorang perempuan yang sangat dia benci, siapa lagi kalau bukan reni betari sang mantan kekasih.


"hy...apa kabar??"tanya reni.


degg...


"sedang apa kamu disini??" jawab nya dengan ketus.


"heh... anak kita juga ikut perlombaan" jawab nya penuh percaya diri


"apa kamu bilang anak kita??jangan mimpi, dia anak mu dan chiko, anak ku hanya anak yang lahir wanita yang sering mengirimku kado, tapi kamu sabotase, dengan mengaku semua hadiah-hadiah itu dari kamu" pandawa menyindir reni.


bersambung...

__ADS_1


ayo vote nya...


like, komen dan favorit


__ADS_2