
alifa dan pandawa keluar dari kamar hotel menuju lift, senyum bahagia terpampang jelas di bibir pandawa dan alifa, tak henti nya Mereka berpegangan tangan seolah menyalurkan rasa cinta dan sayang diantara mereka. alifa dan pandawa benar-benar seperti anak remaja yang di mabuk cinta.
saat keluar dari lift seseorang dengan sengaja menabrak pandawa, memeluk pandawa tanpa malu pada istri nya yang tengah menatap kelakuan perempuam yang menabrak suami nya,ya dia adalah mantan sang suami yang masih belum bisa move on.
"ka.. kamu.... lepaskan suami ku" ucap alifa dengan marah.
pandawa pun segera melepaskan reni yang sengaja terus memeluk nya, walau alifa sudah membentak nya.
"tetaplah seperti aku merindukan mu, merindukan mu saat tengah menikmati tubuh ku" ucap reni tanpa malu pada alifa dan orang-orang yang melihat mereka.
"lepaskan aku reni" bentak pandawa sambil mendorong tubuh kecil reni.
pandawa yang sudah terlepas dari reni segera menggandeng pinggang alifa dan segera pergi ke meja resepsionis untuk check out.
tanpa rasa mali reni mengikuti alifa dan pandawa hingga ke meja resepsionis.
__ADS_1
"kamu benar-benar laki-laki munafik,dulu kamu bilang tidak akan tertarik pada wanita seperti,heh..nyata nya kamu cicipi dia sekarang" ucap reni dengan sinis.
pandawa tidak merespon,dia segera mengajak alifa untuk segera pergi menghindari wanita gila tersebut.
dengan berani reni mencekal tangan pandawa.
"jawab pertanyaan ku pandawa, dan kamu alifa dia dulu amat sangat tidak suka padamu, bahkan dia bilang tidak tertarik padamu" ucap alifa dengan marah dan menunjuk-menunjukan jari nya pada wajah alifa dan pandawa
jujur saja alifa pun sakit hati mendengar perkataan reni yang mengatakan pandawa dulu tidak tertarik padanya.
"dasar wanita gila... ya dulu aku tidak tertarik pada alifa sebelum tahu sifat asli nya, tapi sekarang hanya dia wanita satu-satu nya yang ada di hati ku.. jangan harap kamu akan aku jadikan yang kedua, kamu hanya wanita ular, wanita binal yang mau melayani pria sana sini, jangan anggap aku bodoh,selama ini aku tau siapa kamu??" ucap pandawa dengan tegas.
"pandawaaaaaaa.. kamu akan menyesal karena memperlakukan seperti ini" alifa berteriak-teriak seperti orang kesetanan.
pandawa dan alifa segera pergi, membiarkan reni yang seperti orang gila.
__ADS_1
pandawa segera mengendarai mobil nya..
"kamu jangan dengarkan omong kosong wanita itu" ucap pandawa karena dia takut alifa akan terpengaruh oleh ucapan reni
" sebegitu tidak suka nya dulu kamu pada ku" ucap alifa dengan datar
"itu dulu sayang,, sekarang aku sangat mencintai mu, sangat sayang kamu dan anak-anak" ucap pandawa.
sesudah pembicaraan itu alifa hanya diam selama perjalanan.. sampailah mereka di rumah, alifa membanting pintu mobil lumayan kencang hingga membuat pandawa kaget
"nyesel aku ke hotel tau bakal ketemu cewe uler itu" gerutu nya sambil membenturkan kepala nya pelan pada stang mobil.
sesampai nya di dalam rumah alifa segera mengganti baju dan melihat barra yang sedang belajar, dan langsung mengambil reyfa dari pengasuh nya untuk di beri asi.
pandawa yang baru masuk rumah di suguhi wajagmh jutek istri nya, inilah pertama kali nya pandawa di acuhkan istri nya..
__ADS_1
.bersambung...