
setelah kebersamaan mereka di panti asuhan,mereka tak pernah bertemu lagi, terutama alifa yang selalu berusaha menghindar.
ya..alifa ingin belajar melupakan pandawa, karena alifa sadar cinta nya bertepuk sebelah tangan. sekarang alifa hanya fokus pada kuliah nya.
tanpa terasa pandawa dan reni telah lulus..dan hubungan mereka pun masih berlanjut.
alifa terus coba mengubur perasaan nya. walau tak mudah baginya.entahlah alifa tak tahu kenapa rasa ini begitu hebat. sampai-sampai alifa pun selalu menangis kala rindu itu hadir
alifa pun tak pernah mendengar kabar pandawa lagi dan dia pun tak pernah mencari tau.
hingga suatu hari alifa,, laura dan tyara mendapat undangan pertunangan pandawa dan niken, betapa hancur dan rapuh hati alifa menerima surat undangan itu, dia mencoba tegar namun air mata tak bisa dia tahan lagi,
alifa berlari menuju ke belakang kampus disana sepi dia bisa menangis disana.
setelah sampai belakang kampus alifa menangis pilu..
__ADS_1
"ya tuhan inilah akhir jawaban nya, aku harus merelakan" alifa menangis sambil memukul dada nya yang terasa perih,dia meremas surat undangan itu di dadanya.
tyara dan laura menghampiri alifa yang sedang menangis.
"sudahlah ifa dia bukan jodoh mu, relakanlah" tyara dan laura mencoba menguatkan.
mereka bertiga berpelukan.
"jalan mu masih panjang,kamu boleh menangis tapi jangan terpuruk, jangan karena satu manusia,kamu melupakan orang-orang disekitarmu, yang begitu menyayangimu" tyara memberi nasihat.
"ya sudah sekarang hapus air matamu, terserah kamu mau datang atau tidak ke pesta pertunangan mereka, kita akan selalu ada untuk mu, kalau kamu mau datang kita antar, kalau kamu tidak mau, ya sudah kami juga tidak akan hadir" laura berkata sambil mengelus punggung alifa.
"aku tidak akan hadir di pesta pertunangan mereka. kalau aku hadir sama saja aku dengan menggali kuburan ku sendiri" alifa berkata dengan penuh keyakinan.
tyara dan laura terus berada disamping alifa yang begitu rapuh. mereka tak beranjak dari sisi alifa karena saat ini yang alifa butuhkan adalah spirit dari para sahabat nya.
__ADS_1
"tyara, laura terima kasih karena kalian selalu ada di saat suka terutama saat duka ku, tanpa kalian mungkin aku sudah tidak kiat, kenapa perasaan ini seolah membodohkan ku, kalian benar aku harus melupakan nya, dan aku harus bangkit dari semua ini,karena masih banyak yang menyayangiku, termasuk kalian" alifa mencoba bangkit, dia pun tersenyum dan berdiri.
tyara dan laura pun tersenyum melihat semangat alifa, kedua sahabat alifa berharap semoga alifa bisa melupakan pandawa. laki- laki yang sangat dicintai sahabat nya, laki-laki yang pernah melihat alifa.
setelah kejadian itu alifa mencoba bangkit. dia mencoba menyibukan diri dengan kuliah nya,,
alifa ingin cepat-cepat lulus sesuai target keinginan nya.
alifa sudah tak lagi melihat akun medsos pandawa. dia memblokir semua yang berhubungan dengan laki-laki itu.
hal itu membuat kedua sahabat nya bahagia. mereka yakin alifa akan melupakan laki-laki itu..
saat rasa itu hadir alifa akan segera mengambil air wudlu,dia akan shalat, berdzikir dan membaca al-quran,alifa memasrahkan segala nya pada ALLAH SWT..
bersambung..
__ADS_1
jangan lupa like, komen dan masukan favorit.