
ayah alifa,alisya dan dika segera menuju kediaman tyara.
karena baru saja alisya menelpon laura dan laura mengatakan bahwa alifa ada di rumah tyara.
selama diperjalanan ayah alifa hanya diam, dia seolah merutuki kebodohan nya yang menyetujui perjodohan ini,dan menjerumuskan anak nya ke dalam lubang ke hancuran.
ayah alifa mengambil hp nya didalam saku dan menghubungi seseorang.
"assalamualaikum... nak raihan tolong urus perceraian putriku alifa..ya baiklah.. terima kasih" pak sudrajat menutup telepon nya setelah memerintahkan seorang pengacara untuk mengurus perceraian alifa.
alisya dan dika suami nya hanya diam,alisya hanya ingin segera bertemu dengan adiknya, dia ingin memeluk dan memberi semangat pada adik nya.
dikediaman tyara....
tokkk.. tokkkk...
mama tyara membukakan pintu.
"assalamualaikum...tante" alisya memberi salam.
"waalaikum salam.. ayo masuk alifa ada di dalam" jawab mama tyara sambil mempersilahkan masuk..
__ADS_1
tampak alifa dengan wajah sembab nya dan sedang ditemani kedua sahabat terbaik nya.
"a...alifa "suara sang ayah lirih..
"ayah,,"alifa menahan tangisnya.
"maafkan ayah alifa ku... " sang ayah meminta maaf sambil menangis.
"tidak ayah,, ayah tidak bersalah. ini memang sudah garis hidup alifa" alifa menenangkan ayah nya.
"alisya maafkan ayah juga karena tak mendengarkan nasihat mu" ayah meminta maaf pada alisya.
"tidak ayah.. sekarang kita tidak usah saling menyalahkan yang terpenting sekarang alifa kita kembali menjadi alifa kita dulu" ucap kakak sambil mengelus rambut alifa dan memberi senyum ditengah air mata yang berderai.
alisya,alifa dan ayah nya saling berpelukan meluapkanan perasaan mereka.
dan semua yang ada di sana disana ikut larut dalam kesedihan.
setelah puas meluapkan perasaan mereka,ayah memegang kedua pipi dan mengusap air mata alifa.
"ayah telah mengurus perceraian mu..nak" ucap sang ayah.
__ADS_1
"terimabkasih ayah.. lebih cepat lebih baik, alifa ingin melanjutkan kehidupan alifa dan meneruskan cita-cita alifa" jawab alifa penuh semangat.
melihat ketegaran alifa semakin membuat pak sudrajat merasa bersalah.
"sekali lagi maafkan ayah alifa ku.. ayah telah menghancurkan hidup mu" ucap sang ayah penuh penyesalan.
"tidak ayah.. jangan terus meminta maaf ayah kita kan gak lagi lebaran" alifa mencairkan suasana..
semua yang ada di sana ikut tertawa.
alifa mencoba mengikhlaskan semua, mulai dari sekarang alifa akan mencintai dirinya sebelum mencintai seorang pria. atau mungkin alifa tak akan pernah mencintai lagi laki-laki, alifa merasa trauma. tapi entahlah ke depan nya?hanya waktu yang akanbmenjawab semua nya.
"ayo kita makan semua makan siang, alifa dari pagi belum sarapan lho.." mama tyara mengajak semua ke ruang makan.
"duuuhhh.. kok jadi ngerepotin tante ya.. " alisya merasa tidak enak.
"ngerepotin apa.. kita kan tidak pernah berkumpul seperti ini" ucap mama tyara.
mereka semua keluar dari kamar yang semalam alifa tempati, menuju ruang makan.
di meja makan telah tersedia berbagai makanan, seperti pepes ayam, ikan bakar, asin peda merah yang atas nya diberi perasan jeruk nipis. oseng kangkung, tahu, tempe,kerupuk udang, sambal,berbagai macam lalapan, buah-buahan.
__ADS_1
"wah perut ayah mendadak lapar melihat semua masakan ini" pak sudrajat memang sudah rindu masakan rumah seperti ini,maklum setelah kepergian istrinya tidak ada yang menghidangkan makanan seperti dimeja, karena pak sudrajat juga terlalu sibuk dengan pekerjaan dan mengurus anak-anak nya.
bersambung...