
pandawa benar-benar di buat seperti raja,alifa mengendalikan permainan.
hingga pandawa di buat semakin gila oleh rasa nikmat pijatan inti tubuh istri nya.
alifa benar-benar full mengservis suami nya tadi sempat marah.
"sayanggg...akhhhh...seperti nya aku bakalan keluar sekarang..ekhhh...." ucap pandawa.
alifa makin semangat memacu suami nya tanpa ampun...
"arrrrghhh....sayang maaf aku sudah tidak kuat..."pandawa melakukan pelepasan nya.
alifa yang masih berada di atas suami nya berniat untuk turun namun pandawa menahan nya dan membalikan posisi berada di atas istri nya.
"ini hukuman karena tidak segera masuk kamar,malah asyik ngobrol" pandawa langsung memacu istri nya.
alifa yang sebenar nya sudah lelah di buat tak berdaya saat pandawa bermain di atas tubuh nya..
"akhhhh...aku sudah lelah" ucap alifa.
"sebentar lagi sayang...sebentar lagi aku juga selesai" jawab pandawa sambil memaju tubuh alifa tanpa ampun.
alifa sudah tahu sebentar versi suami nya,stamina pandawa memang sangat bagus jika di atas ranjang.untung saja alifa selalu bisa mengimbangi nya...
"arggghhhhhh....sayanggggg...aku mencintai mu" ucap pandawa saat pelepasan nya lagi..
__ADS_1
"aku juga sayang...sangat mencintai mu" ucap alifa...
setelah selesai pandawa masuk kamar mandi untuk membersihkan sisa percintaan mereka.pandawa melihat ke kaca ternyata leher nya penuh dengan jejak cinta berwarna merah bahkan ada yang berwarna ungu..
"sayang ini lihat leher ku,bagaimana mana besok akan ada investor yang hadir "ucap pandawa
alifa yang sedang mengganti sprei karena sprei mereka basah dan penuh dengan air sisa percintaan mereka.
"aku lepas kendali sayang ku.." ucap alifa tanpa rasa berdosa.
"aku harus bicara apa pada mereka melihat leher seperti ini" ucap pandawa bingung.
"bilang aja di gigit nyamuk cantik" ledek alifa
"Al...."pandawa gemas dengan tingkah istri nya.
seperti biasa semua nya akan berkumpul di meja makan saat pagi untuk melakukan sarapan pagi mereka.
alisya memperhatikan rambut adik nya yang basah dan melihat pandawa yang terus menyembunyikan lehernya di balik kerah kemeja nya padahal sangat terlihat.
alisya berdehem "ehmmm...seperti semalam ada pertempuran sengit ni sampe-sampe merah-merah tuh"ucap alisya menyindir..sambil melihat leher pandawa yang penuh bintang.
"iya teh yang ngambek akhir nya menikmati juga" ucap alifa sambil melirik suami nya yang terkesan cuek padahal jadi topik pembicaraan istri dan kakak ipar nya.
"bagaimana tidak ngambek 3 minggu gak masuk lubang buaya" ucap pandawa sambil pergi meninggalkan istri dan kakak ipar nya.
__ADS_1
"apa kamu bilang ayah..lubang buaya.."teriak alifa tak terima milik nya di sebut lubang buaya.
pandawa cekikikan sambil berjalan menuju si kecil reyfa yang sudah cantik.
"yah....yah..." panggil reyfa.
"ayo anak ayah kita pergi belakang sebelum bunda kamu ngamuk beneran.."pandawa membawa reyfa bermain di belakang di susul barra.
"ayah...bantuin aa belajar ayah..."barra merengek minta perhatian juga.
"aa..inikan hari minggu,nanti saja belajar nya kita main..oke.." bujuk pandawa.
"okehhhh..."jawab barra sambil bergabung ikut bermain bersama ayah dan adik nya.
melihat interaksi pandawa dan anak-anak nya,terutama pada reyfa yang hanya anak sambung nya tapi pandawa tidak pernah membedakan antara barra dan reyfa.malah untuk bisa memberi kasih sayang dan perhatian yang penuh,pandawa meminta alifa untuk kb.
ada rasa yang menelisik dan mencubit hati alisya.haruskah dia memaafkan suami nya??ataukah berpisah???
bersambung...
maaf kemarin cuma up satu bab..maklum punya anak balita yang super aktif...
dukungan nya jangan lupa.
like
__ADS_1
komen
klik favorit