
setelah tak mendapatkan informasi tentang keberadaan alifa. pandawa memutuskan untuk menyuruh seseorang mencari keberadaan alifa.
saat tengah berjalan pandawa melihat seorang anak-laki berumur 7 tahun yang dulu dia lihat sangat dekat dengan alifa.
pandawa mendekati anak tersebut,dia tengah bermain bola bersama teman-teman nya.
"hai,, sin.."pandawa memanggil anak laki-laki tersebut
anak-anak laki-laki tersebut mendekat.
"ada apa om" anak tersebut bertanya.
"siapa nama mu??" pandawa mencoba mendekati anak tersebut
"nama ku ilham, om.. " jawab anak laki-laki tersebut.
"hmmm... kamu mau bola, eskrim atau uang" pandawa mencoba merayu anak itu
__ADS_1
"kata ibu kami tidak boleh menerima uang atau barang sembarangan om, jadi maaf saya gak mau om.. "ucap ilham.
"baiklah,, ternyata kamu anak yang baik, om teman bunda alifa. apakah kamu tahu bunda dimana atau apa bunda alifa pernah kesini??"tanya pandawa berharap dapat info dari anak tersebut.
"baru-baru ini bunda pernah kesini bersama bunda alisya. tapi perut bunda Alif tampak membesar, bunda bilang dia sedang hamil dede bayi om" jawab ilham dengan kepolosan nya.
deg.. deg...
perasaan pandawa dibuat tak menentu mendengar keterangan yang di ucapkan ilham,seribu tanya berkecamuk dalam hatinya, "apakah benar alifa tengah hamil anak nya??"
pandawa semakin merasa bersalah mendengar semua itu. dia semakin merasa menjadi orang jahat karena bila benar alifa tengah hamil,alifa menjalani kehamilan nya seorang diri, walau dia yakin banyak juga orang disekeliling alifa yang sangat menyayangi nya, pandawa sedih karena tidak bisa melihat tumbuh kembang anak nya.
berbicara tentang anak perasaan nya menghangat ada perasaan membuncah dia akan menjadi seorang ayah.
itu semua membuatnya smakin bersemangat untuk mencari keberadaan alifa. walau tak mudah tapi dia telah bertekad untuk memcari alifa bagaimana pun cara nya.
pandawa memerintahkan seseorang untuk mencari keberadaan alifa,
__ADS_1
dari info yang didapat alifa sudah tidak ada di bandung,bahkan tidak mudah mendapat info keberadaan alifa. segala cara telah dia coba, mulai dari mengintai gerak-gerik keluarga dan sahabat alifa. tapi hasil nya nihil..
semakin hari couvade syndrome yang di rasakan nya semakin parah. bahkan dia merasakan ngidam makanan seperti orang hamil, hingga membuat pembantu di rumah kebingungan bila pandawa menginginkan sesuatu, bahkan pernah ditengah malam pandawa memginginkan seblak, padahal dulu pandawa tidak pernah memakan seblak.
pandawa ikhlas menjalani nya. mungkin sang anak pun merasa marah padanya karena telah membuat ibu nya terluka hingga balas dendam dengan menyiksa ayah nya seperti ini.
"maaf tuan kami masih belum bisa menemukan perempuan ini" lapor salah satuborang suruhan nya.
"kalian terus awasi saja keluarga mantan istriku atau sahabat-sahabat nya. "perintah pandawa pada orang-orang suruhan nya.
"baiklah tuan kami akan terus berusaha" ucap orang kepercayaan pandawa.
di usia kandungan yang menginjak 4 bulan tampak perut alifa yang lebih besar dari kehamilan lain nya, karena alifa mengandung anak kembar.
hari alifa akan memeriksakan kandungannya, alifa juga ingin mengetahui jenis kelamin si jabang bayi nya, alifa tampak antusias, ditemani alisya,kakak tercinta nya. alisya selalu menemani setiap alifa memeriksakan kandungan nya. walau pun ketika akan pulang ke kampung,alisya harus memakai mobil dari kantor suami nya agar orang suruhan pandawa tidak mengetahui nya.
bersambung...
__ADS_1