
alifa tidak menghiraukan pandawa dan segera naik ke mobil yang tadi mereka tumpangi.
sungguh melihat sikaf alifa seperti itu bagai dejavu,sungguh tidak nyaman rasa nya melihat sikaf istri nya seperti itu.rasa nya gelisah,galau dan merana.
pandawa pun mengikuti mobil yang di tumpangi alifa.alifa pun turun sambil menggenggam tangan reyfa memasuki gerbang sekolah reyfa.namun barra tidak ikut turun,barra pulang duluan dengan di antarkan supir ke rumah nya karena barra menolak untuk ikut bunda nya.barra ingin segera pulang.
pandawa berniat menyusul ke dalam namun dia tidak bisa masuk karena tidak memiliki kartu undangan.
pandawa akhir nya pulang ke rumah dan lebih baik menunggu alifa di rumah saja,
sekitar 1 jam akhir nya alifa pulang dengan menggendong reyfa yang tertidur.pandawa berinisiatif menggendong alifa karena dia tahu istri nya kesusahan karena reyfa yang bertubuh montok.
"sini aku bantu gendong reyfa sayang.." ucap pandawa.
"tidak usah aku bisa..aku tidak mau merepotkan." cegah alifa dengan nada ketua nya.
__ADS_1
mendengar ucapan tersebut membuat hati nya seperti di cubit.
pandawa tidak menyerah dia mengikuti alifa ke kamar reyfa.dia ingin meminta maaf pada istri nya.namun saat pandawa akan membuka pintu,ternyata pintu nya di kunci dari dalam.
pandawa menghela nafas nya dan menggaruk kepala nya yang tidak gatal.wanita adalah makhluk unik sekali marah susah sekali baikan nya.pandawa pun masuk ke dalam kamar nya.dan merebahkan diri di atas kasur mereka yang menjadi saksi hampir tiap malam mereka selalu menghabiskan malam panas mereka.
malam telah beranjak,pandawa dan alifa seharian ini hanya di saat makan malam saja.pandawa merasa sungguh tersiksa dengan sikaf cuek alifa padanya.bahkan saat makan malam pun alifa biasa melayani nya.tapi malam ini alifa sungguh mengabaikan nya.
tanpa terasa waktu tidur pun tiba.namun alifa belum memasuki kamar nya.padahal pandawa berencana ingin meminta maaf pada istri nya tersebut.
tidak berapa lama alifa pun memasuki kamar,itu pun untuk mengambil baju tidur nya.pandawa pun segera bangkit dari sofa kamar.
namun alifa tidak menjawab nya.namun dengan cepat pandawa mengunci pintu kamar nya dan memasukan nya ke dalam saku.
"aku mau keluar...awas..." kata alifa dengan nada ketus nya.
__ADS_1
namun pandawa tidak bergeming dia tetap menghalangi pintu kamar nya.
"aku menginginkan mu sayang" ucap pandawa dengan tatapan penuh hasrat.
alifa tidak merespon pandawa,alifa masuk ke kamar mandi dan segera membersihkan diri.
alifa pun menggelar sajadah dan memakai mukena,lalu menunaikan shalat isya nya.
pandawa duduk di atas kasur nya.pandawa ingin tahu apakah istri nya akan melayani nya atau akan mengabaikan nya.
setelah selesai dengan shalat isya nya.alifa pun ikut merebahkan diri sambil membelakangi suami nya.
pandawa pun menggeser tubuh nya dan memeluk alifa dari belakang mencium tengkuk istri nya.menyesap aroma tubuh wanita yang sangat di cintai nya.
"maafkan aku ya..aku janji nanti kalau kamu minta membutuhkan ku,aku akan menolong,tapi ku mohon jangan abaikan aku seperti ini,sungguh aku tidak sanggup" ucap pandawa.
__ADS_1
alifa tidak mendengar ucapan suami nya,karena dia sudah terlelap..hanya terdengar dengkuran halus.
bersambung......