
pandawa tampak senyam-senyum depan kaca meja rias.bagaimana dia tidak bahagia karena baru saja sudah mendapat mood boster nya di dalam kamar mandi.ya...karena baru saja pandawa kembali mendapat jatah bercinta nya walau harus sedikit memaksa.karena semalam pun dia sudah mendapat jatah nya.
"dasar suami mesum" gerutu alifa.saat keluar dari kamar mandi dengan rambut basah nya lagi.
"jangan cemberut gitu bun...nanti ayah khilaf lagi" ucap nya tanpa dosa.
"pagi ini aku sudah keramas dua kali lho..itu semua gara-gara kamu kak" ucap alifa sambil cemberut.
"tapi kamu menikmati nya juga kan" ucap pandawa.
alifa pun keluar kamar dan turun ke bawah untuk menyiapkam sarapan dan mengurus.
"bu..perasaan tadi pas ibu turun rambut ibu basah...kok gak kering-kering" tanya pembantu nya.
"emmmm...itu emak..emmmm...anu" alifa tergagap tidak menjawab.
pandawa yang menyimak pertanyaan pembantu nya hanya cekikikan sambil meminum kopi nya.
alifa menyorot suami nya dengan tatapan kesal nya.
tidak lama anak-anak datang menghampiri meja makan,mereka tampak sudah rapi karena akan pergi sekolah.
__ADS_1
"ayah..ayah di gigit apa leher nya merah-merah begitu." tanya barra.
pandawa memegang leher nya lalu melihat nya melalui layar hp yang mati.benar saja ada beberapa tanda merah di leher nya.ini adalah perbuatan istri nya saat tadi bercinta di dalam kamar mandi.karena tadi pandawa meminta alifa yang mengendalikan permainan dan beberapa kali alifa mengigit leher nya.
dan sekarang alifa lah yang cekikikan.melihat suami nya kesulitan menjawab seperti dirinya tadi.
"ikh...iya ayah gigit cemut ya" timpal si bungsu reyfa.
"iya makanya ade jangan main deket pohon ya" nasihat barra pada adik nya.
"iya...aa ku" jawab nya sambil nyengir
"sudah-sudah ayo kita sarapan kalian sekolah kan" ucap alifa sambil menyiapkan sarapan anak-anak dan suami nya
"bun..siapa yang antar kita" tanya barra.
"kalian bareng dulu sama ayah ya..nanti pulang bunda yang jemput" ucap alifa.
dikantor...
pandawa memasuki ruangan kerja,sekretaris nya pun langsung mengikuti nya ke dalam ruang kerja pandawa untuk membacakan jadwal atasan nya hari ini.
__ADS_1
sekretaris pandawa tampak senyam senyum melihat bintang-bintang bertebaran di leher putih atasan nya.
"kenapa kamu karina" tanya pandawa.padahal dia sudah tahu kenapa seketaris nya.
"tidak pak.."jawab sekretaris nya.karena dia tahu bagaimana galak nya atasan nya.
tidak lama datanglah asisten pribadi sekaligus sahabat nya.
"pan..ini berkas yang harus kamu tanda tangani dan ada sedikit ma...salah" ucap bagaskara sambil melongo melihat tanda merah di leher bos nya.
"kenapaaaa.."tanya pandawa.
"jiih...gila orang alim emang agresif ya bos que,sampe merah-merah tuh leher,berapa kali bos..haha...." tanya bagaskara dengan senyum mengejek nya.
"makanya punya istri..baru nanti kamu rasain...nyari ladang halal jangn terus bercocok di ladang haram..." ucap pandawa tanpa dosa.
"dih...kata-katanya serem amat ya...aku lagi nunggu kakak ipar mu pulang" ucap bagaskara sambil pergi keluar ruangan pandawa.
tokkk...tokk...
"masuk.." jawab pandawa.
__ADS_1
pandawa mengira yang mengetuk pintu itu sekretaris nya.
"reniiii....mau apa kamu kesini" tanya pandawa dengan nada tak suka nya.