Talak Dimalam Pertamaku...

Talak Dimalam Pertamaku...
melahirkan..


__ADS_3

sehingga diusia kehamilan alifa tampak seperti usia kehamilan 9 bulan.


pagi ini alifa berjalan-jalan ditemani bibi nya.


mengelilingi kampung yang masih asri dan asli belum terjamah dengan polusi udara. ditemani hamparan sawah yang menguning, yang sebentar lagi akan di panen.


dipayungi langit biru yang cerah..


alifa melamun merenungi ciptaan tuhan yang indah, "sungguh maha besar engkau ya allah dan segala ciptaan mu, maka aku sangat kufur bila aku tak mensyukuri hidup ku, aku yakin engka maha segalanya, kau tahu segala yang terbaik untuk ku ya allah..ku pasrahkan segala hidup dan mati ku" alifa berkata didalam hatinya.


"jalan-jalan neng dokter" salah satu penduduk bertanya.


"iya emak.. " alifa menjawab dengan ramah.


"kok suami nya ga pernah terlihat neng dokter"


deg.. deg..

__ADS_1


perasaan alifa merasa di remas pertanyaan yang selama ini tak ingin dia dengar


"hush naha bet nanya kitu(kenapa bertanya seperti itu)" ucap salah seorang teman nya.


"maaf neng dokter" ucap emak tersebut.


"tidak apa-apa emak, biar semua tahu saya dan ayah dari anak saya telah berpisah,soal penyebab perpisahan saya dan mantan suami,karena kami tidak cocok, bahkan mantan suami saya belum mengetahui kehamilannya.biarlah saya yang akan membesarkan nya. " jelas alifa supaya mereka tidak terus memenerus menanyakan siapa ayah dari calon bayi nya. sakit hati, ya itulah yang alifa rasakan saat-saat kehamilan seperti ini seharus nya dia di manja oleh ayah si calon bayi nya, tapi kenyataan dia di talak di malam pertama nya.


"jangan di masukin hati yang neng, biarkan saja, biasa di kampung mah harus tebal telinga"bibi tarsih menenangkan sambil mengusap punggung alifa.


"ga apa-apa bi, alifa ga masukin ke hati" alifa berkata sambil tersenyum.


"ya allah mimpi ini lagi" pandawa mengusap rambut nya.keringat bercucuran.


pandawa sudah beberapa kali bermimpi bertemu dengan almarhun papah nya, dia melihat papah nya bersama seorang anak kecil perempuan, wajah nya mirip alifa,


***********************

__ADS_1


waktu bergulir dengan cepat kehamilan telah bulan ke 9.hari ini alifa mengalami kontraksi ditemani ayah,alisya,mamang dan bibinya.


mereka berharap semua berharap-harap cemas.


alisya tidak pernah beranjak dari sang adik, alisya ingin membantu proses persalinan alifa.


"yang kuat ya de, kamu pasti kuat" alisya memberi semangat sambil menggenggam tangan alifa.


alifa tetus mengucapka asma allah saat kontraksi itu muncul.


"sepertinya pembukaan nya sudah sempurna" ucap alisya pada perawat, bidan dan dokter di ruangan.


"ayo de kamu pasti bisa,, tarik nafas dan keluarkan ya" ucap alisya.


alifa menuruti intruksi sang kakak..alifa mengenjan mengeluarkan semua tenaga nya dan tak lama terdengarlah suara tangisan bayi pertama alifa,bayi berjenis kelamin laki-laki itu menangis dengan seolah mengisyaratkan bahwa dia telah menjadi seorang bunda.


dan untuk proses bayi kedua nya cukup lama,hingga semua tim medis panik, kalau menyuntikan obat induksi sangat beresiko pada ibu dan bayi, hingga alisya memutuskan untuk melakukan operasi sesar.

__ADS_1


alifa di bawa ke ruang operasi untuk dilakukan tindakan. setelah menunggu beberapa jam akhir nya operasi sukses dilakukan namun bayi perempuan itu tidak memangis,, semua berusaha tim medis mencoba membantu supaya bayi perempuan itu menangis.


__ADS_2