Talak Dimalam Pertamaku...

Talak Dimalam Pertamaku...
undangan pernikahan alifa dan reihan.


__ADS_3

pandawa yang masih merasa rindu dengan barra belum ingin, dia memutuskan untuk akan pulang kalau alifa sudah datang dari bandung.


barra tampak mengantuk dan pandawa menggendong nya kekamar dan menidurkan barra, pandawa pun ikut berbaring di ranjang kecil milik barra.pandawa memeluk sayang barra.


"nak...begitu besar salah ayah pada bunda mu, sampai sudah tidak ada celah lagi untuk kita bersama menjadi keluarga yang utuh,apa lagi sebentar lagi bunda mu akan menikah, ayah janji nak untuk menebus segala kesalahan ayah, ayah tidak akan menikah lagi, ayah hanya akan membeaarkan mu,ayah tidak akan membagi sayang ayah untuk siapa pun, hanya untuk kamu dan menebus waktu kita yang hilang, ayah janji nak" ucap pandawa sambil memandangi wajah tampan putra nya yang sedang terlelap...


tanpa terasa pandawa pun ikut terlelap disamping putra nya itu.


alifa yang baru sampai dirumah nya mencari keberadaan barra, disana hanya tampak mainan berserakan yang belum di bereskan..


alifa pergi ke belakang mencari barra.


"mang,, bibi,,, " alifa berteriak,namun paman dam bibi nya tidak ada


alifa pun memutuskan untuk pergi menengok ke kamar barra. pintu kamar barra sedikit terbuka,alifa melihat pandawa yang sedang memeluk barra. sungguh hatinya terenyuh melihat semua itu, alifa menangis dan pergi ke kamarnya.


dikamar alifa menangis...


"kenapa kamu harus kembali, kenapa kamu membuat ku begini" alifa menangis memukul-memukul boneka beruang besar nya.

__ADS_1


pandawa sebenarnya telah menyadari kedatangan alifa,dia hanya pura-pura tidur.


alifa yang telah puas menangis memutuskan untuk mandi dan segera melaksanakan kewajiban nya.


pandawa pun melakukan hal yang sama di kamar pandawa.


alifa yang terbiasa sholat di mushola kecil di rumah itu, tanpa sengaja bertemu dengan pandawa.


"kamu mau sembahyang" tanya pandawa.


"iya.. "jawab alifa singkat.


"terserah.... "jawab alifa dengan singkat lagi.


pandawa telah siap untuk imam dan alifa yang menghamparkan sajadah nya telah siap menjadi makmum nya.


pandawa dan alifa khusyu menjalankan ibadah nya, ada perasaan hangat menyentuh kalbu nya saat mendengar tiap kalimah-kalimah suci keluar dari mulut pandawa.


ya laki-kaki yang dia cintai, sekaligus laki-laki yang menorehkan luka terdalam di hati nya.

__ADS_1


setelah selesai shalat alifa langsung ke kamar nya, pandawa hanya bisa melihat kepergian alifa yang buru-buru.


alifa segera memakai kerudung instan nya, alifa masuk ke dapur untuk memasak sesuatu karena dia sendiri tadi setelah fitting baju hanya makan sedikit.


pandawa yang sudah siap-siap untuk pulang dikagetkan dengan suara alifa yang memanggilnya,karena alifa jarang sekali berbicara pada pandawa.


"kamu sudah mau pulang, ayo... makan dulu, aku yakin dari tadi kamu belum makan " ajak alifa.


pandawa yang merasa senang karena alifa mengajak nya berbicara dan mengajak nya makan, langsung mengiyakan ajakan alifa.


mereka makan dengan hening,pandawa merasa bahagia bisa duduk berdua dekat dengan alifa.


"masakan mu enak pantas barra selalu memuji mu" ucap pandawa mencoba mencairkan suasana.


setelah selesai mereka berdua selesai makan,alifa menyodorkan sebuah undangan.


"ini untuk mu... "ucap alifa.


pandawa Menerima surat undangan pernikahan alifa dan reihan. hati pandawa sangat sakit. tapi mencoba tegar.

__ADS_1


"acara nya seminggu lagi, semoga kamu bisa hadir" ucap alifa


__ADS_2