Talak Dimalam Pertamaku...

Talak Dimalam Pertamaku...
dia anak ku


__ADS_3

"sudah tidak ada yang perlu kita bicarakan, kita sudah berakhir semenjak kau talak aku dimalam pertama kita" alifa berbicara tanpa memandang laki-laki didepan nya.


"ayo.. kita cari tempat supaya kita bisa nyaman berbicara" bujuk pandawa.


"sudah ku bilang aku tidak mau, sini kunci motor nya banyak pasien ku yang sudah menunggu" pinta alifa.


"ku mohon alifa maafkan aku, kamu benar aku telah menyesali segalanya" ucap pandawa.


"aku sudah memaafkan mu,sebelum kamu memintanya, tapi biarkan aku hidup bahagia" ucap alifa


saat alifa dan pandawa tengah berbicara. barra memanggil alifa.


"bundaaaa" teriak barra.


serentak pandawa dan Alifa menoleh ke sumber suara anak kecil.


alifa cepat-cepat menghampiri barra.


"ada apa sayang, kenapa kamu keluar lagi"alifa dengan nada cemas nya..


"bunda lupa kasih uang jajan ku" pinta barra..


"hai..sayang ini ayah" ucap pandawa sambil berjongkok mensejajarkan tubuh nya dengan barra.

__ADS_1


barra bersembunyi dibalik alifa..


"papah aku,papah leihan " ucap barra dengan nada cadel nya.


deg.. deg..


hati pandawa bagai ditusuk sembilu mendengar ucapan anak kecil itu, anak kecil yang kemungkinan adalah buah hati nya.


"sudah.. sudah sayang ini uang jajan mu, masuk sebentar lagi masuk kelas, masukin sebagian ke kotak infaq ya." aliifa berkata sambil mendorong pelan tubuh anak nya.


alifa lalu berjalan melewati pandawa dia hanya ingin cepat pergi dan Segera jauh dari laki-laki yang banyak memberi Luka dihatinya


"mau kemana kamu, kita harus bicara, atau perlu aku bawa anak ku pergi jauh" ucap pandawa penuh ancaman.


"apa hak mu ingin mengambil dia dari ku" tanya alifa.


tanpa banyak bicara pandawa menyeret alifa kedalam mobil nya.


"diam dan menurut atau ku buat kamu mengandung anak ku lagi"ucap pandawa dengan nada penuh ancaman


"dasar gila... "ucap alifa


"ya benar aku gila, gila karena selama ini hidup dalam penyesalan" ucap pandawa.

__ADS_1


pandawa mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi. dia membawa alifa ke daerah pegunungan maja.


"dia anak ku" tanya pandawa dengar wajah dingin dan datar.


"aku harus ke rumah sakit banyak pasien yang harus ku layani" ucap alifa..


"jawaaabbbbb..."pandawa berteriak dan tampak emosi.


"apa hak mu..dia anak mu atau bukan,antara kita sudah selesai semenjak kau jatuhkan talak pertama dimalam pertama ku, kau memperlakukan aku seperti pelacur, setelah kau puas dengan hasrat mu,kau pergi dan kau jatuhkan talak, dan sekarang kau datang seolah-olah kau mempunyai hak untuk barra" ucap alifa dengan emosi.


pandawa diam dia akui dia salah.


"tapi dia harus tahu siapa aku" ucap pandawa


"tanpa kamu,banyak orang yang menyayangi nya. "ucap alifa


"termasuk laki-laki yang barra panggil papa" ucap pandawa datar


"iya...." jawab alifa singkat.


"taukah kamu Al selama ini aku hidup dalam penyesalan, bahkan tanpa ada orang yang mengatakan kamu hamil, aku merasakan nya. aku dulu terkena couvade syndrome, aku mencarimu, tapi aku sama sekali tak bisa menemui mu, dan sekarang allah mempertemukan kita lagi, izinkan aku bertanggung jawab Al" ucap pandawa dengan sendu dan menangis.


"tolong buka kunci mobil nya, aku harus bekerja" alifa tidak mau menjawab.

__ADS_1


.bersambung....


__ADS_2