
setelah mengantarkan barra pulang,pandawa mendapat telepon ada pertemuan penting yang harus dia hadiri disingapur.
pandawa pun segera pulang untuk mempersiapkan keberangkatan nya. besok dia kan berangkat dengan penerbangan pagi..
pagi ini pandawa sudah sampai di bandara.dia melakukan check out.
sampailah pandawa di negara bersimbol kepala singa itu.negara kecil namun kaya dan makmur, negara maju.
pandawa langsung menuju sebuah hotel dan memesan kamar, netra nya tanpa sengaja bertemu dengan sosok yang dia kenal tengah berjalan bersama perempuan cantik itu lagi.
"reihan... "pandawa bergumam
pandawa pun mengikuti nya. namun sayang dia tidak bisa mengikuti nya.akhirnya pandawa memutuskan untuk ke kamar hotel nya.
pandawa melamun, dan mengingat kejadian tadi,sudah dua kali dia melihat reihan dengan perempuan yang sama.
reihan memutuskan untuk mandi karena hari ini dia ada pertemuan penting dengan klien nya..
setelah selesai mandi,handpone pandawa berdering. pandawa mengulas senyum karena nama alifa yang tertera dia yakin sang anak pasti yang yang menelpon.
__ADS_1
"asallamualaikum nak... " ucap pandawa.
"waallaikum salam ayah" jawab bocah tampan nya itu
"ayah..apa ayah akan lama disana"tanya barra.
"mungkin hari sabtu ayah pulang,apa kamu menginginkan sesuatu nak" jawab pandawa.
"tidak ayah....tapi hari sabtu dan minggu aku ada perlombaan di sekolah bunda tidak bisa datang karena sakit, dede bayi nya rewel ayah dan mama alisya tidak bisa karena harus menemani papa dika tugas, kakek sudah tua kasihan ayah" cerita barra.
"baiklah ayah akan usahakan pulang hari jumat malam ya nak. nanti ayah jemput, jangan nakal kasian bunda nya" nasiha pandawa..
"okeh bosss" ucap barra dengan nada manja nya.
pandawa bergegas merapikan dirinya karena harus segera turun dan menemui klien penting nya .
saat tengah mengobrol penting dengan klien nya pandawa kembali melihat reihan dengan perempuan itu lagi, tapi sekarang mereka bertiga bersama seorang pria asing dan tengah mengobrol serius.
pandawa memperhatikan interaksi mereka bertiga, mereka mengobrol dengan serius dan tampak wajah reihan yang pucat.
__ADS_1
tanpa terasa reihan pun menyelesaikan pertemuan nya, mereka berencana besok akan bertemu lagi.
pandawa pun memutuskan akan mengikuti reihan, dia tidak ingin melihat alifa kecewa, cukuplah dulu dia yang menorehkan luka terdalam dihati nya, apalagi sekarang alifa sedang hamil,
reihan dan kedua orang tersebut keluar dari restorant tersebut dan berjalan menuju hotel yang menjadi tempat Merek menginap, pandawa terus mengikuti Mereka hingga reihan memasuki sebuah kamar hotel yang tidak jauh dari kamar yang dia pesan.
tapi si perempuan tidak ikut masuk ke kamar reihan dia memasuki kamar sebelah nya.
namun saat pandawa membalikan tubuhnya untuk kembali ke kamar nya, dia mendengarkan bunyi orang terjatuh disertai bunyi gelas pecah dan sumber suara itu dari kamar reihan,
pandawa pun segera menuju kamar reihan dan disusul perempuan yang selama ini selalu bersama reihan. untung kamar nya tidak dikunci.
reihan tampak tergeletak dengan darah keluar dari hidung nya,,
pandaw segera mendekati reihan dan si perempuan itu tampak panik.
bersambung......
aku nge ijah dulu ya..
__ADS_1
jangan lupa like,komen dan favorit nya.
biar otthor yang lagi belajar ini makin semangat