
dika duduk di depan gerbang padahal udara cukup sangat terik siang itu sampai wajah dika memerah terkena sengatan matahari dan keringat bercucuran karena cuaca yang panas.
"bagaimana dek.." tanya alisya.
"terserah teteh,kalau mau menemui dia" jawab alifa.
lama alisya berfikir namun dia pun tidak tega melihat suami nya menderita kepanasan seperti itu.akhirnya alisya memutuskan untuk menemui nya.
"pulanglah...jangan menyiksa dirimu seperti ini" ucap alisya tanpa membuka pintu gerbang
akhir nya dika bisa bertatap muka dengan wanita sudah satu bulan ini sangat dia rindukan.
"akhir nya sya..kamu mau menemani ku,aku tahu kamu masih peduli pada ku sayang" ucap dika dengan senyum.
"pergilah biarkan aku tenang" ucap alisya ketus.
"aku hanya ingin menyapa calon anak kita" ucap dika..
"dari mana kamu tahu aku hamil" tanya alisya tanpa memandang wajah suami nya.
"ini..tadi di rumah sakit aku menemukan ini,sebenar nya aku tadi melihat kamu di rumah sakit saat aku akan mengejar kamu,kamu menjatuhkan amplop ini" jawab dika.
__ADS_1
"ya...sudah kalau kamu sudah mengetahui nya,sekarang biarkan aku dan anak ini tenang" ucap alisya dingin.
"dia sudah melahirkan dan aku sudah melakukan test DNA,kemungkinan hasil nya akan keluar sekitar 2 mingguan,,tunggu aku sayang aku akan menjemput nu" ucap dika.
"bagaimana kalau dia memang darah daging mu" tanya alisya.
"aku akan tetap menceraikan nya,aku tidak mau berpisah dari mu" ucap dika.
"dan aku yang akan menggugat mu setelah anak ini lahir,ingat dulu janji kita aku tidak akan memaafkan mu kalau kamu berselingkuh" ucap alisya tegas.sambil berjalan pergi meninggalkan dika yang masih mematung di depan gerbang.
"tapi kalau dia bukan anak ku bagaimana??" tanya dika sambil berteriak.
"sudah aku bilang aku dijebak oleh perempuan itu" ucap dika tak kalah emosi.
"kamu yang bodoh,sebelum menikahi dia harus nya kamu mencari tahu dulu siapa dia,apa kamu tidak menyadari saat melakukan dengan dia,kamu bukan orang pertama yang menyentuh dia"ucap alisya.
dika tampak terdiam dia menyadari kebodohan dan membenarkan ucapan alisya.dia baru tersadar kalau alisya sudah masuk ke dalam rumah.
dika akhir nya mengalah pergi.dika juga tidak ingin membuat kesehatn alisya dan bayi nya terganggu.
2 minggu kemudian..
__ADS_1
dika sudah melayangkan gugatan cerai nya pada marini,test DNA pun telah keluar dan menyatakan kalau 99,9% anak itu bukan anak nya,hal itu lantas membuat dika semakin murka.
tapi entah terbuat dari apa hati marini dia tetap tidak mau berpisah dengan dika,bahkan mengancam dika akan melaporkan ke pihak institusi nya.
dika semakin di buat kesal dengan kelakuan marini,dika pun menyesali kebodohan nya karena mau menikahi perempuan seperti dia.
benar apa yang di katakan alisya harus nya dia mencari tahu kebenaran nya dulu sebelum menikahi marini.
penyesalan yang di rasakan semakin dalam,apa lagi semakin sulit menemui alisya bahkan dika sudah meminta tolong pandawa namun tetap saja alisya tidak mau menemui nya
bersambung....
ayo mampir ke karya baru ku yang berjudul "jamu (janda muda)"
dukungan jangan lupa
like...
komen...
dan klik favorit
__ADS_1