
dika pergi dengan pergi meninggalkan kota bandung dengan serpihan-serpihan hati nya.
karena selama ini dika tinggal di rumah pembelian dari hasil kerja alisya dan dika.dika menitipkan rumah itu pada salah satu pembantu mereka yaitu emak nia.
"bi...saya titip rumah,bila suatu hari alisya mampir kesini dan bila emak bertemu dengan alisya,saya titip ini" ucap dika sambil memberikan sebuah amplop itu.
"aduh...kenapa atuh bapak harus pindah dinas dan kenapa bapak sama ibu harus berpisah"ucap emak nia,sambil menerima surat tersebut.
"mungkin ini jalan nya emak...gaji emak dan pembantu yang lain nanti aku transfer ke masing-masing no rekening" ucap nya.
__ADS_1
malam telah beranjak,para tamu dan keluarga sudah pulang semua,tinggallah pengantin baru itu,alisya memutuskan untuk naik dan ke kamar nya untuk bersih-bersih karena sudah gerah.tidak lama alex pun menyusul ke kamar alisya.
alisya sudah selesai membersihkan diri nya.dan memutuskan untuk shalat isya dulu.alisya menggelar sajadah nya dan memakai mukena,alisya pun menunaikan 4 rakaat nya dengan khusyu.selesai sembahyang nya alisya tidak langsung beranjak,entah mengapa hati nya mendadak gundah gulana.di dalam fikiran nya teringat dengan mantan suami nya.alisya mencoba mengalihkan fikiran nya dengan berdzikir.hingga dzikir nya terusik dengan bunyi telepon dari telepon genggam suami baru nya.
karena merasa terganggu alisya bangkit dan berencana mengangkat telepon tersebut,tertera nama "mama" di layar telepon tersebut.alisya berfikir mungkin ada kepentingan mama mertua nya menelpon suami nya.
"iya...mama aku sudah dengar dan sudah tau semua nya,jadi kalian berdua dalang di balik kehancuran hidup ku" ucap alisya pada mertua nya.mertua yang baru beberapa jam.
alex yang baru keluar dari kamar mandi tampak mematung saat melihat alisya sedang memegang telepon genggam nya dan tengah berbicara dengan mama nya
__ADS_1
"jadi itu tujuan mu menikahi ku,aku tidak menyangka kalau kamu dan mama nu dalang di balik ke hancuran ku..apa salah aku dan keluarga ku hingga kalian tega..padahal ayah yang membantu mu sekolah mu?" tanya alisya dengan penuh amarah.
"aku bisa jelaskan semua nya sya...aku mohon dengarkan aku dulu,aku sangat mencintai mu sya..."ucap alex.mencoba menenangkan.
"semua sudah jelas tidak ada yang harus di jelaskan.semua niat busuk kamu dan mama mu aku sudah tahu" ucap alisya.sambil melemparkan telepon genggam alex yang masih tersambung dengan ibu nya.
alisya pergi meninggalkan alex yang sedang mematung.karena tidak mampu berkata-kata lagi.sebenar nya alex sangat mencintai alisya namun alex pun tidak mampu menolak keinginan ibu nya yang ingin menguasai rumah sakitvmilik keluarga alisya,yang ibu alex fikir ada andil almarhum suami nya,padahal rumah sakit itu peninggalan kakek alisya.
bersambung...
__ADS_1