
pandawa memandangi akun medsos Instagram milik alifa,pandawa melihat sebuah foto pertunangan alifa dengan seseorang,bukan alifa yang menggugah dua foto pertunangan tersebut melainkan raihan mengetag nama alifa.
"tautan cinta kita"isi caption tersebut dengan menambahka dua foto saat alifa tengah bertukar cincin dan satu foto nya lagi mereka bertiga,barra yang menggemaskan di gendong raihan dan alifa yang tampak tersenyum manis,alifa tampak semakin berisi membuat nya semakin cantik dan keibuan.
melihat foto-foto itu hati nya sangat sakit,
"siapa anak ini,apakah anak ini anak ku" tanya pandawa dalam hati nya.
lalu pandawa berlari ke ruang kerja,dia mencari album foto masa kecil nya,dia mengambil salah satu foto nya ternyata foto masa kecil nya sangat mirip dengan foto anak yang itu.
"aku yakin dia anak ku"ucap nya lirih.
pandawa segera mendatangi rumah sakit milik ayah alifa, tanpa sengaja bertemu dengan mantan mertua nya di depan rumah sakit.
"ayah bisakah kita berbicara,ku mohon" pandawa memelas.
"bicaralah disini,aku sedang buru-buru" ucap ayah alifa.
"ayah ku mohon pertemukan aku dengan anak aku,izinkan aku mengenal nya ayah,aku ingin bertanggung jawab pada anak ku" ucap pandawa sambil menangis.
__ADS_1
"berhentilah mencari mereka biarkan mereka bahagia jika kamu menyayangi merekA,karena cinta akan membuat orang yang di sayangi nya bahagia bukan menderita" ucap ayah alifa dengan tegas.
ayah alifa masuk mobil tanpa mendengar kan lagi pandawa.
tuhan penyesalan ini sungguh menyiksa ku....
waktu berlalu begitu cepat tanpa terasa barra berumur 5 tahun dan sudah masuk Taman kanak-kanak.disekolah banyak gadis-gadis kecil yang berebut ingin dekat dengan bocah tampan itu.tak jarang alifa selalu mendapat laporan dari orang tua murid yang anak gadis nya ribut karena memperebutkan barra.alifa hanya akan tersenyum menanggapi nya.
"bunda..barra pusing dengan para perempuan mereka selalu meributkan duduk dengan ku" adu nya dengan wajah cemberut.
"wah anak bunda jadi rebutan" alifa malah mengajak nya bercanda"
saat ini pandawa sedang meninjau sebuah proyek taman kota dikota angin tersebut.
tanpa sengaja pandawa melihat sosok wanita yang selama ini dia cari bersama seorang anak laki-laki.
"alifaaa..." pandawa menyebutkan nama perempuan itu dengan pelan.
namun alifa sudah menaiki motor matic nya dan melajukan motor nya,
__ADS_1
pandawa tersadar saat motor alifa telah melesat jauh,tak ingin kehilangan jejak alifa pandawa segera meminjam salah satu motor pekerja.
"aku pinjam motor cepat aku harus mengejar seseorang" ucap nya dengan tergesa-gesa.
lalu mandor meminjamkan motor nya.karena kebetulan dia sedang memaegang kunci motornya.pandawa mengendarai motor nya dengan kecepatan tinggi.
pandawa tidak ingin kehilangan jejak alifa, apa lagi tadi alifa bersama seorang anak kecil yang kemungkinAn itu adalah anak nya.
namun sayang pandawa kehilangan jejak alifa.
"akhhhhh... s***,aku kehilangan jejak mereka" pandawa tampak frustasi.
pandawa akhir nya memutuskan kembali ke proyek, untuk mengembalikan motor dan menanyakan apakah ada sekolahan terdekat disana.
"terima kasih motor nya pak.."ucap pandawa dengan lesu dan duduk di trotoar.
"boss anda mengejar siapa seperti nya penting sekali" tanya mandor.
"mang apa di sekitaran sini ada sekolah" tanya pandawa
__ADS_1
bersambung...