
***
“Daniel, jangan membuatku malu seperti ini, turunkan aku, aku bisa jalan sendiri,” decak Yona sudah menutup wajahnya di dada suaminya karena merasa sangat malu untuk melihat semua mata yang sedang tertuju pada mereka.
Karena saat ini mereka menjadi spot utama di pantai itu, semuanya sedang melihat keromantisan Daniel untuk istrinya Yona.
“Kau yang membuatku begini sayang, kau harus menanggung konsekuensinya,” jawab Daniel melihat dengan tatapan nakal pada istrinya itu sembari tetap berjalan untuk membawa Yona ke hotel yang tidak terlalu jauh jaraknya dari pantai.
“Sial, sejak kapan dia bisa begitu nakal dan pemaksa seperti ini? atau karena aku sudah di anggurkan selama tiga tahun makanya aku lupa akan sifat aslinya?"
"Aduh, sepertinya aku sedang menggali kuburanku sendiri, aku lupa jika bersikap menggemaskan di hadapannya akan memunculkan malapetaka, pastinya aku akan lebih lelah dari semalam,” gumam Yona sedang menerima nasib dan takdirnya karena telah menjadi istri seorang daniel yang memiliki terlalu banyak energi dan begitu ganas.
***
“Sayang, ayo kita lakukan lagi,” ucap Daniel sudah meletakkan Yona di kasur tempat tidur mereka dengan begitu lembut.
“Bagaimana dengan liburannya, jika kita terus melakukan hal ini, kita akan memiliki waktu yang lebih sedikit untuk menikmati keindahan pantainya,” decak Yona dengan wajah yang terlihat kesal sembari memanyunkan bibirnya.
__ADS_1
Tetapi menurut Daniel, saat ini ekspresi Yona begitu menggemaskan sampai Daniel tidak akan bisa menahan dirinya lagi.
“Sayang, kau pasti sedang menggodaku, bagaimana bisa kau tiba-tiba menjadi begitu menggemaskan begini? Tenang saja, aku tidak akan melakukannya selama tadi malam, akan kusisakan energimu untuk dapat tetap keluar untuk menikmati pemandangan pantai yang kau sukai,”
“Kali ini, aku yang akan melakukan semuanya, kau tinggal diam saja dan aku yang akan beraksi,” goda Daniel sudah melucuti semua pakaian yang sedang Yona kenakan.
Olahraga panas yang memang Daniel sukai itu pun berakhir, namun berbeda dengan apa yang dia janjikan pada Yona, tadi Daniel berjanji akan melakukannya dengan cepat dan akan menyisakan energi Yona.
Namun kenyataan nya Daniel sungguh menghabisi Yona sampai Yona kehabisan energi dan sudah tidak mampu lagi untuk berjalan. Sungguh bDaniel sungguh tidak bisa menahan dirinya pda istrinya.
“Aku sangat lelah, bisakah kau menggendongku dan memandikan ku?” ucap Yona begitu lemah dan sedang terbaring lesu di kamar.
Namun saat ini Yona sudah kehabisan energi, dan lagi semua tubuhnya sudahlah Daniel lihat, jadi sudah tidak ada lagi yang perlu di khawatirkan.
“Hehe, kau semakin mahir menggodaku, baiklah aku akan memandikanmu sayang,” balas Daniel dengan senyuman yang begitu bahagia di wajahnya, tidak sia-sa dia datang liburan ke tempat ini.
Saat ini jiwa dan raga nya sedang merasakan kebahgaiaan yang tiada tara, dan semua itu disebabkan oleh kehadiran Yona istrinya.
__ADS_1
Dengan begitu lembut Daniel menggendong istrinya ke dalam kamar mandi dan memandikannya, Daniel sudah tidak melakukan hal itu lagi, karena melihat istrinya sudah kehabisan energi dan lemah seperti itu.
Sehabis mandi, Yona dan Daniel beristirahat sejenak untuk mengumpulkan energi mereka, dan saat hari sudah sore menjelang malam, mereka kembali keluar untuk mencari makan malam.
Saat ini, mereka sungguh liburan ala orang biasa, jauh dari kata mewah dan pelayan-pelayan di sekitar mereka, saat ini mereka benar-benar menikmati waktu mereka berdua tanpa gangguan orang lain.
Mereka sedang menyusuri jalan yang di kelilingi banyak makanan, juga ada beberapa tempat bermain seperti permain panahan yang memangkan boneka dan yang lainnya.
“Wahh, makanan nya banyak sekali, lihatlah, aku ingin makan yang ini sekarang,” sahut yona melihati makanan yang ada dihadapannya seperti sedang melihat harta karun yang begitu berharga.
Bagaimana tidak, saat ini dia begitu kelaparan karena sedang kehabisan energi saat melayani kebuasan suaminya.
“Kita makan ini yah,” sahut Yona lagi sembari menggenggam tangan suaminya dan seperti meminta agar suaminya jangan menolak permintaan nya.
“Apa sih yang tidak akan kuberikan untuk istriku tersayang, kau boleh makan semua makanan yang ada disini,” sahut Daniel membanggakan dirinya.
“Benarkah? Yes! Jangan menyesal ya, makan ku itu sangat banyak, pastinya akan membuat kantongmu kosong,” sahut Yona dengan wajah yang begitu berbinar.
__ADS_1
Sesaat Yona lupa jika dirinya memiliki suami yang begitu kaya, jadi hal itu hanyalah hal sepele untuk kantong suaminya.
“Haha, sungguh begitu mudah menyenangkan istriku ini, hanya dengan makanan yang sederhana matanya sudah berbinar begitu, berbeda dengan gadis-gadis yang lain, aku sangat beruntung!” decak Daniel lagi-lagi merasa beruntung telah memperistri seorang Yona yang begitu sederhana dan apa adanya.