TERIKAT TALI PERNIKAHAN

TERIKAT TALI PERNIKAHAN
Siapa yang Terjebak?


__ADS_3

***


Dengan adanya kecurangan dan kinerja tidak baik dari Roy akan membuat Roy dengan mudah di lengserkan dari posisinya saat ini, walaupun sekarang Roy adalah pemegang kekuasaan tertinggi di perusahaan, namun Daniel masihlah seorang pewaris sah dan semua saham yang ada di perusahaan itu masihlah atas nama Daniel.


Roy masih belum mampu sampai saat ini untuk mengalihkan atas nama pemilikan saham itu, walaupun ada beberapa persen yang dia alihkan namun tidak berpengaruh pada banyak nya saham yang dimiliki oleh Daniel.


Dan benar saja, setelah Henry assistennya menghubungi Daniel sesaat kemudian Roy sampai di rumah pantainya.


***


Kembali ke masa sekarang,


Roy yang sedang berjalan menuju luar rumah begitu puas, karena saat ini dia merasa jika Daniel sudah terjebak dan sebentar lagi akan menemui ajalnya.


Roy juga begitu yakin jika di ruangan kamar yang sedikit terbuka, istri Daniel sudah mati juga oleh anak buahnya. Roy tidak sadar jika anak buahnya sudah dilumpuhkan dikamar.


Namun saat Roy membalikkan badannya hendak menuju luar rumah, terdengar tawa Daniel yang begitu menggelegar.


"Hahahaha! Paman, kau lucu sekali! kau kira aku masih seorang anak kecil? dengan permainan anak kecil seperti ini kau mau menjebak aku? kau menggelikan!" decak Daniel yang saat ini sudah berdiri, namun memang senjata api masih menargetkan dirinya saat ini.


Roy yang kebingungan berhenti dari langkahnya. dan melihat kebelakang.


"Apakah kau sudah gila? jelang Kematian mu kau menjadi gila! oh, atau apakah karena istrimu saat ini sudah mati makanya kau bersikap seperti itu?" decak Roy masih tidak tahu apa yang sedang ia hadapi sekarang.


"Hei Paman, jangan pernah berani menyebutkan nama ibuku dan istriku dari mulut rendahan mu itu! apakah kau kira kau bisa menjebak ku? kau itu hanyalah bidak, bidak di perusahaan ku sebelum aku menduduki tahta nya, kau hanyalah manusia pengecut rendahan yang tidak pantas bahkan menghirup udara yang sama denganku!" decak Daniel dengan senyuman meremehkan di wajahnya.

__ADS_1


Saat ini, Daniel sudah tahu akan kelemahan pamannya, paman nya begitu haus akan hormat dan kekayaan, dan pastinya jika Daniel merendahkan harga diri Pamannya maka pamannya akan marah.


"BUNUH DIA! DAN BUANG DIA KE LAUTAN SANA! AGAR DIA TAHU SIAPA SEBENARNYA YANG MENDUDUKI TAHTA!" perintah Roy pada beberapa anak buahnya yang sedang menargetkan Daniel dengan senjata api yang mereka genggam.


Roy sedang begitu marah dan terpancing akan penghinaan Daniel, dia sangat tidak suka jika ada yang merendahkan dirinya.


Namun sebelum anak buah Roy berhasil menembak Daniel, semuanya tiba-tiba pingsan karena baru terkena tembakan di bahu yang mengandung racun.


Daniel memang tidak ingin membunuh siapapun saat ini, dia tidak ingin menodai rumah nya dengan darah kotor Roy dan anak buahnya.


Daniel juga tidak ingin sama seperti pamannya, bisa dengan begitu enteng menghilangkan nyawa seseorang.


Roy yang melihat semuanya tiba-tiba ambruk sedang kebingungan, saat ini dia sudah mulai merasa takut, dia merasa jika yang sedang terjebak sekarang bukanlah Daniel namun dirinya sendiri.


"Tapi sejak kapan?" gumam Roy sedang mengingat-ingat, sejak kapak Daniel bisa mengetahui rencananya sampai bisa menjebaknya seperti ini.


Dengan begitu cepat para anak buah Daniel yang tadi bersembunyi dan menyamar sudah datang terang-terangan ke ruangan itu. Dengan begitu sigap mereka mengikat semua anak buah Roy yang sedang tergeletak tidak sadarkan diri.


Roy yang memang sudah melihat dengan jelas kekalahan nya hendak kabur dari ruangan itu. Namun saat hendak kabur, dia sudah di hadang oleh anak buah Daniel dari arah depan dan belakang.


"Sungguh pengecut! kau ingin lari? dimana kepercayaan dirimu tadi paman? apakah kau takut yang mati disini adalah kau? kau salah memilih lawan paman! inilah yang dinamakan jangan menunda pekerjaan, rencanamu memang bagus tapi tidak tuntas, lihatlah yang kalah siapa sekarang? aku jamin kau akan membayar semua kesalahanmu dengan pantas!" bisik Daniel sudah mendekat kearah Roy dan mengancam Roy dengan hawa keberadaan nya.


"Da ... Daniel, lihatlah ini Paman, maafkan Paman, Paman bersalah, jangan bunuh Paman," sahut Roy langsung berlutut dihadapan Daniel.


Roy memang begitu pengecut sampai bisa bersikap begitu rendah demi menyelamatkan nyawanya sendiri.

__ADS_1


"Maaf? setelah kau membunuh ayahku? bekerjasama dengan Melly mengubah ingatan ku sampai membuatku menderita, dan beberapa saat yang lalu hendak membunuhku dan istriku? bahkan jika membunuhmu pun tidak akan bisa melunasi semua itu! aku akan membuatmu hidup tapi mati, ingin mati tapi masih hidup, kau harus hidup seperti itu baru namanya penderitaan!"


decak Daniel tegas pada Roy, sekarang Daniel begitu membenci Roy sampai hampir membunuhnya saat ini juga, namun dia tidak ingin mengotori tangannya, dia ingin sesuatu yang lebih sadis, sesuatu yang akan di ingat oleh Roy seumur hidup, sesuatu yang akan membuat Roy menderita dan ingin mati saja.


***


Pemberitahuan,


Halo semuanya, ini author :)


Author mau meminta maaf atas keterlambatan update nya ya. Author sedang sangat kecewa melihat beberapa komen akhir-akhir ini.


Jujur aja, aku adalah orang yang sangat open terhadap komen kalau mengenai karya, karena menurut aku itu adalah cara paling ampuh untuk memberikan seorang author sebuah motivasi untuk membuat karya yang lebih baik lagi. Jadi jujur kalaupun ada yang bilang novel author ga bagus, ga nyambung, banyak salahnya, author sama sekali tidak sakit hati malah senang karena dengan begitu aku bisa memperbaiki diriku lagi.


Nah, beberapa hari lalu aku umumin kalau aku akan pindah lapak, nah komen yang ini yang menurut aku nyakitin, bilang author hanya mau nyari duit dan ga peduli sama pembaca nya.


Aku pindah lapak karena memang sudah memikirkan banyak hal, disini aku udah punya lumayan banyak followers, udah punya banyak pembaca juga, kalau ditempat lain aku belum punya popularitas karena memang baru mulai, tapi aku berani pindah karena memang ada alasan.


Aku sangat menghargai aplikasi ini, aplikasi ini sangat bagus, tapi ada pembaharuan yang membuatku ngerasa tidak akan bisa lanjut disini lagi, jadi bukan karena pendapatan ya, disini juga ada kok pendapatan nya.


Please hargai author sama seperti aku menghargai beberapa orang yang langsung bilang aku pindah demi koin. bukan semua ya, soalnya ada beberapa juga yang mendukung.


Komen itu sangat mempengaruhi mood Author, rasanya pengen Hiatus dulu (bukan berhenti ya). tapi aku ga tega sama orang-orang yang udah nunggu novel ini, makanya saat ini aku tetap maksain lanjutin biar sampai tamat dulu.


Yang mau aku sampai kan adalah, please be kind, ada beberapa orang di luaran sana yang ga kayak author bisa langsung bangkit dan menerima semua komen itu ke sisi positif, ada beberapa orang di luaran sana yang memang punya perasaan yang sensitif.

__ADS_1


Please be kind and spread Love always yaa. I love you 💛 (Maap ye panjang ey)


__ADS_2