
***
“Haha, kau tahu sesuatu kan? Kau sedang menggali kuburan mu sendiri Melly, kau baru saja mengusik aku dan istriku dan sebentar lagi terimalah konsekuensinya!” bisik Daniel memberikan ancaman pada Melly dan meninggalkan Melly disitu.
Daniel akan membiarkan Melly merasa tertekan dahulu, biasanya orang yang tertekan akan mudah mengatakan kejujuran. Sesuai janji yang dia ucapkan pada Yona tentang semua masalah dan penyelidikan akan ia lakukan selesai liburan ini.
Melly yang mendengar hal itu terjerembab jatuh, dia sungguh takut melihat ekspresi Daniel yang barusan, terlihat begitu menakutkan, belum pernah Daniel menampilkan ekspresi seperti itu dihadapan Melly.
***
“Hei manis, kita bertemu lagi yah,” goda Lohan pada Luna yang sedang berjalan lesu.
Saat ini berbagai pikiran aneh memang sedang terlintas di pikiran Yona, dia begitu terkejut akan pernyataan Melly barusan, jika sungguh Melly hamil anak suaminya, apa yang akan Yona lakukan, padahal Yona sudah berjanji untuk melupakan perselingkuhan Daniel.
Yona yang memang begitu terlena dan serius dengan apa yang sedang ia pikirkan, membuatnya sampai tidak bisa mendengar jika sedari tadi Lohan sudah berjalan bersama dengan dirinya dan berbicara dengannya.
Lohan yang melihat jika Yona sungguh tidak memperdulikan keberadaannya sedikit kesal, namun juga tertawa. Karena melihat wajah serius yang begitu lucu dari ekspresi Yona.
__ADS_1
“Hei, yang tadi berselingkuh itu apakah suamimu?” decak Lohan dengan volume suara yang sudah di naikkan dan masih mengikuti langkah Yona yang sedang bergelut dengan pikirannya sendiri.
Yona yang terkejut mendapati ada seorang pria asing yang berjalan dengan dirinya langsung berhenti dan menatap dengan sinis ke arah Lohan.
“Siapa kau? Jangan berani mengusik aku ya, walaupun badanku kecil begini aku jago karate, aku akan mematahkan lehermu jika kau berani macam-macam denganku!” decak Yona berpura-pura pada Lohan.
Padahal sebenarnya dirinya sungguhlah tidak tahu bela diri, karena tubuhnya memang lemah jadi tidak boleh melakukan banyak aktifitas yang membutuhkan banyak energi seperti belajar beladiri.
Saat melihat yona yang berpose seperti kungfu panda di hadapannya membuat Lohan tertawa geli, sekali lihat dia bisa langsung tahu mengapa Daniel bisa jatuh cinta pada Yona.
Yona yang dalam pose kungfu panda yang mengangkat satu kaki terlihat begitu imut dan lucu dimata Lohan, apalagi saat Yona mengganti menaikkan kaki kirinya nya karena merasa pegal mengangkat kaki kanan nya.
“Kenapa Daniel bisa beruntung menemukan gadis langka seperti ini? Wakahnya begitu memikat dan kepribadiannya begitu lucu! Sialan, lagi-lagi dia lebih dulu satu langkah dariku,” gumam Lohan yang sedang terpesona akan tingkah laku Yona yang aneh namun menurut Lohan begitu lucu.
Lohan yang sudah melihat Daniel berlari dari kejauahan ke arah mereka dengan cepat langsung pergi, namun tidak lupa dia meninggalkan pesan untuk Yona.
“Gadis manis kita pasti akan bertemu lagi, sampai jumpa,” sahut Lohan langsung pergi dengan cepat dari tempat itu.
__ADS_1
Lohan tidak ingin Daniel mengetahui keberadaan nya yang juga berada di tempat itu, takutnya Daniel akan memberikan masalah yang serius untuk perusahaan nya.
“Sayang, kau sedang apa? siapa tadi yang sedang bersamamu?” sahut Daniel yang sudah berada dekat dengan Yona, karena saat ini Yona masih dalam bentuk pose kungfu panda andalannya itu.
Tadi Daniel memang melihat ada seorang pria yang berada dekat dan seperti berbicara dengan Yona, namun wajahnya tidak jelas, makanya Daniel berlari sekencang mungkin untuk segera memisahkan pria itu dari Yona, namun setelah sampai, Daniel sudah tidak menemukan pria itu lagi.
Yona yang sudah melihat Daniel ada disisinya langsung membuang mukanya dan mengembalikan posisinya seperti biasa, dia sudah menon aktifkan posisi kungfu panda nya.
Yona tidak menyahuti suaminya dan terus saja berjalan, dia masih kesal dengan Daniel. Karena kehadriran selingkuhannya tadi seperti menghancurkan semua keindahan liburan yang masih berjalan dua hari.
“Sayang, maafkan aku, percayalah padaku yah, dia hanya berbohong dan menggertak agar hubungan kita renggang, bukankah kita sudah berjanji untuk saling percaya satu sama lain?” ucap Daniel dengan wajah yang begitu sedih kearah istrinya.
Saat ini Daniel seperti bukan dirinya saja, sampai meminta maaf dan tunduk pada istrinya padahal Daniel belum pernah bersikap seperti itu sebelumnya.
“HUH!” decak yona memandang dengan sinis kearah Daniel sebentar dan kemudian membuang muka lagi dan berjalan dengan begitu cepat meninggalkan Daniel.
“Hehe, sayang. aku tahu cara memecahkan masalah ini, kita bisa selesaikan di ranjang!” bisik daniel langsung menggedong Yona dan berjalan sangat cepat agar sampai ke hotel tempat mereka menginap.
__ADS_1