TERIKAT TALI PERNIKAHAN

TERIKAT TALI PERNIKAHAN
Rencana dibalik Rencana


__ADS_3

***


Saat ini dia tidak peduli lagi, dia menelepon Roy adalah agar Roy membunuh Daniel dan juga dirinya sesuai kesepakatan awal mereka, dengan begitu Melly merasa jika dirinya dan Daniel akan tetap bersama walaupun di dalam kematian.


Sungguh, obsesi Melly terhadap Daniel sudah berada di taraf yang begitu mengkhawatirkan dan berbahaya.


Mendengar pernyataan itu sungguh membuat Roy begitu geram dan marah, dia memang bodoh telah mempercayai seorang gadis pengecut seperti Melly.


Dengan amarah yang menggebu-gebu, Roy langsung memerintahkan suruhannya yang bernama Leo untuk membunuh Melly, tapi harus dibuat seolah itu adalah sebuah tindakan bunuh diri. Namun, beruntung Melly ditemukan dengan cepat jadi nyawanya masih bisa diselamatkan.


Roy yang sudah pulang ke rumah Daniel hendak melancarkan pembunuhan nya saat itu juga, namun sialnya Daniel tidak berada di rumah dan sudah dua hari Daniel tidak kunjung pulang.


Roy tahu jika Daniel berada di rumah sakit karena sedang mengalami sesuatu, dengan sigap Roy menghubungi suruhannya lagi untuk membunuh Melly yang berada di rumah sakit juga mengikuti keberadaan Daniel dan membunuhnya saat Daniel sedang lengah.


***


Sebelum Daniel ke rumah pantai tempat Yona saat ini,


Sesaat sebelum Daniel menaiki mobil bersama supir nya, Henry tiba-tiba menelepon Daniel untuk memberitahukan sesuatu yang amat penting.


Henry bersama timnya telah berhasil meretas ponsel Roy, paman Daniel. Juga sudah berhasil mengetahui jika Roy memiliki niat terselubung mengapa ingin menjadi pemimpin di perusahaan pusat yang ada di luar negeri.


Daniel yang begitu syok mendengar apa yang dibicarakan oleh Henry saat ini sedang begitu terpukul. Paman yang selama ini ia kenal begitu baik dan perhatian merupakan seorang pengecut yang tamak, yang rela membantai keluarga nya demi apa yang dia inginkan.


Mengetahui semua informasi itu membuat Daniel mengundur perjalannya beberapa jam.


Daniel yang sudah mengetahui semua informasi dan rahasia dari pamannya itu sekarang sedang menyusun rencana untuk menjebak Roy.

__ADS_1


***


Karena memang suruhan Roy saat ini sedang menyamar sebagai salah satu dokter untuk membunuh Melly sedang masuk secara diam-diam ke ruangan Melly untuk segera membunuh Melly.


Dia tidak tahu jika dia sedang dijebak oleh Daniel, suruhan Daniel saat ini sedang bersembunyi di ruangan Melly untuk segera menangkap anak buah Roy.


Saat suruhan Roy yang bernama Leo itu hendak menyuntikkan sebuah zat ke selang infus Melly ....


"Brakk!" beberapa anak buah Daniel yang sudah siap siaga langsung melumpuhkan suruhan Roy. Dan dengan begitu cepat membawa orang yang sedang memakai baju dokter itu menghadap ke arah Daniel yang sedang berada di lantai atas rumah sakit.


Daniel yang sedang bersama Henry saat ini sudah menungguku kedatangan anak buah Roy.


"Apakah kau juga yang disuruh untuk membunuhku?!" decak Daniel kearah orang yang sedang di lumpuhkan oleh anak buah Daniel.


Namun Leo yang memang begitu loyal dan profesional tidak juga membuka mulutnya, bahkan saat dia di pukul menggunakan tongkat sampai berdarah-darah tidak kunjung membuatnya membuka mulutnya.


"Apakah kau kira aku akan mengampuni nyawamu jika kau masih diam? apakah kau kira pamanku lebih sadis dariku? selama ini aku telah buta dan tidak melihat ketamakan nya! tapi sekarang sudah berbeda! sekarang semuanya akan ku kembalikan ke tempatnya masing-masing! dan kau! jika kau masih tidak ingin membuka mulutmu maka putrimu yang sedang berada di asrama ini akan mati dalam beberapa menit dari sekarang!"


Ucap Daniel dengan tatapan tajam yang begitu menakutkan, Daniel melemparkan beberapa foto putri nya yang sedang berada di asrama. Daniel begitu serius akan perkataan nya saat ini. Dia akan menaklukkan dan mengalahkan pamannya apapun yang terjadi.


Melihat putrinya dalam ancaman, membuat Leo terkejut, dia sudah menutupi Informasi mengenai putrinya, namun Daniel sungguh mampu mendapat informasi itu.


"Kenapa kau terkejut? apakah kau baru menyadari jika kau salah memilih seorang bos? kau memilih pengecut dan imitasi sebagai atasan mu! aku bisa melakukan segalanya, dan sekarang aku juga bisa menghubungi anak buah ku yang berada di asrama putri mu untuk segera membunuhnya! Bagaimana? apakah kau masih tidak mau bekerjasama denganku?" decak Daniel begitu serius dan saat ini sudah mencengkeram kerah Leo dengan kasar.


Leo yang memang sudah tidak bisa melawan dan berbuat banyak saat ini memilih mengalah, dia tidak ingin putri satu-satunya menjadi korban atas sesuatu yang tidak putrinya lakukan.


Ancaman yang diberikan Daniel begitu ampuh, saat ini dia sudah kooperatif bekerjasama dengan Daniel.

__ADS_1


Tring ... Tring ... Tring


Saat ini Daniel sedang memerintahkan Leo untuk menelepon Roy, pamannya.


Daniel memang begitu hebat, menyusun rencana yang begitu hebat dalam waktu yang begitu singkat. Saat ini Daniel akan menjebak Roy, dan membuat Roy sadar jika dirinya bukanlah apa-apa! jika Roy telah salah memilih lawan.


"Halo Leo? apakah tugas mu sudah kau lakukan dengan baik!" decak Roy saat mengangkat telepon dari suruhan kepercayaan nya itu.


"Sudah Bos, saya sudah membunuh Melly, namun Daniel tidak sempat saya singkirkan karena saat saya sampai, dia sudah pergi menuju suatu tempat!" jawab Leo sesuai dengan instruksi dari Daniel.


Karena memang Roy begitu mempercayai Leo, Roy sama sekali tidak menaruh curiga atas informasi yang ia terima.


"Sial! kenapa anak bodoh itu begitu beruntung? baiklah akan ku selidiki tempat nya! kau nanti susul aku ke sana, akan ku kirimkan alamatnya jika aku sudah menemukannya," decak Roy sembari mematikan telepon genggamnya nya.


Saat ini, Roy akan turun langsung untuk membunuh Daniel, agar tidak akan ada lagi halangan dan benalu yang menghalangi dirinya menguasai secara penuh seluruh kekayaan Daniel.


Karena memang Informasi mengenai rumah pantai milik Daniel begitu privasi membuat Roy membutuhkan waktu yang cukup lama agar dapat menemukan lokasi Daniel saat ini.


Namun, saat Roy sudah mendapatkan lokasi rumah pantai Daniel, segera Roy membawa anak buahnya untuk berangkat menuju rumah itu dan membantai Daniel sampai tuntas.


***


Sebelum Roy sampai di rumah pantai,


Daniel yang sedang mengemasi semua barang Yona sedang berpura-pura sibuk mengangkati barang masuk kedalam bagasi mobil.


Tanpa sepengetahuan Roy, Daniel telah membawa banyak anak buahnya dan saat ini sudah mengevakuasi Yona ke tempat yang aman.

__ADS_1


Di kamar Yona saat ini juga sudah ada beberapa anak buah Daniel yang akan langsung melumpuhkan siapapun yang masuk kamar itu kecuali Daniel.


Henry yang sedang menelepon Daniel sedang menginformasikan jika sesaat lagi Roy akan sampai, dan semua rencana Daniel sudah berjalan dengan baik. Karena selama kepergian Roy, Henry sudah mengumpulkan semua berkas-berkas korupsi dan penyelewengan dana yang Roy selundupkan dari perusahaan Daniel.


__ADS_2