Terjebak Cinta Dua Saudara

Terjebak Cinta Dua Saudara
BAB 29


__ADS_3

Raka kaget saat melihat video yang sedang viral pagi itu. Dia tidak apa yang terjadi dengan keluarga itu. Dia juga bingung dengan perasaan Zayyan bisa mempermainkan 2 beradik.


Raka memang senang dengan apa yang terjadi saat ini. Dia tahu bahwa akan terjadi kekacauan keluarga Dion. Akan tetapi dia juga kurang senang karena pelakunya bukan dia melakukannya.


"Ini Zayyan nggak mungkin seperti ini, ini pasti ada yang sengaja mengambilnya secara tidak langsung." gumamnya.


"Tapi pelakunya? apakah musuh mereka banyak?" tanya Raka bergumam pada dirinya sendiri.


"Kenapa aku nggak senang? harusnya aku senang, tanpa ikut campur tapi kedua wanita itu pasti sedang berantem dan Dion di ambang kehancuran." ujarnya.


Raka berdiri dari tempat duduknya. Dia berjalan keluar menuju ruangan Diva. Ketik berjalan menuju ruangan Diva, dia melihat Diva sedang berbicara dengan salah satu anak buah mereka.


Entah kenapa ketika melihat itu, hati Raka merasa ada yang aneh. Dia merasa bahwa ini ada hubungannya dengan video yang sedang viral saat ini.


Raka segera bersembunyi tidak jauh dari posisi Diva dan lelaki itu.


"Cepat kamu lakukan dengan baik, saya tidak mau video ini di hapus atau di blokir, bagaimanapun buat video ini viral, dan satu lagi jika kamu ketahuan jangan pernah bawa nama saya."


"Tapi Bu ini hackersnya sangat hebat, saya juga sudah coba Bu."


"Kamu saya bayar mahal, tapi kamu malah untuk kalah sama mereka." ujarnya dengan marah.

__ADS_1


"Saran saya kita harus tutup akun dengan cepat, sebelum hacker itu melacaknya semuanya, ini bisa bahaya."


"Aku tidak mau,. kembali kerja." perintah Diva.


Bawahan suruhan Raka tag pergi meninggalkan Diva sendirian. Diva tersenyum saat lelaki itu pergi. Dia mang senang jika pelaku yang memviralkan video itu.


Dia yakin bahwa keluarga Ina akan melacak akun Raka. Dengan begitu maka Raka tidak akan punya kesempatan bersama dengan Ina.


Walaupun Ina adalah adik Raka, akan tetapi Diva tahu bahwa Raka sangat mencintai wanita itu. Walaupun lelaki itu selalu bilang bahwa ini dendam tetapi dia melihat apalagi itu mulai melembut hatinya.


"Kamu harus tetap membenci Ina Raka." gumam Diva dengan sangat pelan.


"Apa yang kamu lakukan Diva?" tanya Raka dengan marah.


"Saya sudah dengar semua percakapan kamu dengan lelaki tadi, Kenapa kamu melakukan itu tanpa persetujuan saya?" tanya Raka dengan marah.


"Kenapa Bapak harus marah? bukannya ini yang Bapak mau, saya melakukan semua semata demi bapak dan ibu bapak, saya tidak mau bapak melupakan misi awal, saat ini bapak saya liat sangat santai." jawab Diva membela diri.


Dia tidak mungkin berkata jujur pada lelaki ini.


"Saya tidak ingin kamu ikut campur dengan masalah ini."

__ADS_1


"Kenapa tidak? bukannya biasa saya juga merancang bagaimana kamu bisa balas dendam dengan keluarga itu, apakah Sekarang berubah? apakah kamu mulai jatuh cinta kepada wanita itu karena ada anak di antara kalian, ingat anak itu tetap anak haram, anak itu terjadi karena hubungan kalian sedarah."


"Tidak ada anak yang haram, saya juga anak yang terlahir seperti itu, yang kurang ajar adalah lelakinya."


"Termasuk kamu." jawab Diva membuat Kakak terdiam.


Raka yang kesal dengan ucapan Diva membuat Raka meninggalkan wanita itu.


...****************...


Ina sedang duduk memeluk anaknya. Dia memikirkan tentang nasibnya yang malang. Dia tidak menyangka bahwa dia adalah anak angkat di keluarga ini. Jika dia anak angkat maka saat ini keluarga yang ia punya adalah anaknya.


Dia memeluk anaknya dengan erat. Dia berjanji apapun yang terjadi, dia akan tetap membuat anaknya berada di sisinya.


"Ma, mama kenapa menangis?" tanya Zella heran melihat mamanya yang menangis.


"Mama hanya ingat kamu saat kecil, mama hany takut kehilangan kamu." jawab Ina menghapus air matanya.


"Mama jangan sedih, Zella nggak akan kemana-mana."


"Berjanjilah kepada mama nak, jangan tinggalkan mama."

__ADS_1


"Baik ma."


Ian kembali memeluk anaknya dengan kasih sayang. Ia tidak ingin berpisah lagi dengan anaknya sampai kapanpun.


__ADS_2