Terjebak Cinta Dua Saudara

Terjebak Cinta Dua Saudara
Bab 53


__ADS_3

Dion dan yang lainnya telah sampai di rumah sakit tempat Yana di rawat. Di sana mereka bertemu Abian dan para pengawal lainnya. Abian memang sengaja tidak mengajak istrinya agar tidak terjadi yang tidak di inginkan.


Abian tau Dita akan heboh karena menyangkut sahabatnya. Abian membawa Dion dan yang lainnya menuju ruang Yana di rawat.


Ketika masuk kedalam ruangan, mereka kaget melihat Raka ada di sana. Raka juga kaget melihat kedatangan mereka. Dia tidak tau bahwa Dion akan mengunjungi mamanya.


"Ngapain kalian ke sini?" tanya Raka.


"Tenang dulu Raka, kami hanya ingin bicara dengan mama kamu, agar semua kesalahpahaman tidak terjadi lagi " jawab Abian dengan tenang.


"Tidak ada kesalahpahaman di sini pak, yang ada penghianatan." ujar Raka menatap Dion dengan kebencian.


Hati Dion merasa sakit saat anaknya menatapnya dengan kebencian. Dia tidak menyangka bahwa lelaki yang ia pukul dulunya ternyata anaknya sendiri.


"Yana kamu harus bicara yang sebenarnya." ucap Dion mendekati Yana.


"Jangan mendekati ibuku." ujar Raka tidak ingin Dion membuat sakit hati ibunya lagi.


"Biarkan saja Raka, mungkin kamu juga harus tau yang sebenarnya sebelum ibuk pergi." ucap Yana dengan wajah penuh penyesalan.

__ADS_1


Semua mendekat ke ranjang tempat Yana di rawat. Raka dan Abian berdiri di sebelah kanan Yana. Sedangkan Dion, Feby dan Ina berdiri di sebelah kiri Yana.


"Raka maafkan ibu, ayah kamu tidak bersalah sama sekali."


"Maksud ibu?" tanya Raka masih belum paham.


"Ayah kamu tidak pernah meninggalkan ibu, ibuklah yang jahat dengan memberikan obat perangsang kepada ayah kamu waktu itu, ibuk telah menjebak ayahmu, lalu ketika hamil ibuk meminta pertanggungjawaban."


"Sama aja buk, dia pasti tidak mau bertanggung jawab, harusnya dia tetap bertanggung jawab karena bagaimanapun aku tetap darah dagingnya, tapi karena dia tidak suka ibu maka dia mengabaikan saya, dia rela saya lahir tanpa ayah, dia rela saya di permalukan karena lahir tanpa ayah." jawab Raka tetap tidak terima penjelasan ibuknya.


Bagi Raka walaupun ibunya bersalah tapi tidak dengannya. Dia tidak di minta lahir dari rahim siapa dan berayah siapa. Raka kecewa karena dia bukanlah anak yang di inginkan.


"Bukankah itu kabar gembira buat kalian? dengan begitu maka keluarga kalian tetap utuh." ucap Raka.


"Raka Tante Feby tetap menyuruh saya menikahi ibu kamu apapun yang terjadi waktu itu." Dion membela Feby.


"Raka waktu itu ibumu terjerat hukum penjara karena telah terbukti merugikan perusahaan Arkarna Kontruksi, ibumu menghadapi hukuman." ucap Abian tidak tinggal diam.


"Kenapa kamu berbohong waktu itu Yana tentang keguguran itu?" tanya Feby.

__ADS_1


"Maafkan aku, aku kira aku bisa menikahi Dion dengan hamil Raka, namun aku terlalu rakus dengan melakukan korupsi dan kerja sama dengan perusahaan lain, setelah aku di penjara aku yakin bahwa Raka akan di bawa oleh Dion, meskipun aku menikah dengan Dion tapi tetap saja Dion tidak berada di sampingku, Raka ibu minta maaf karena cinta ibu kamu jadi korban, kamu juga terbawa dendam karena ibu juga." ucap Yana menangis.


"Dan untuk penculikan Zella, itu ide dari Diva, ibu setuju saja karena bagi ibu Zella juga cucu ini, ibu ingin Zella bersama kita, namun ibuk tidak tau bahwa Diva juga bekerja sama dengan saingan kamu Raka." ujar ibunya menjelaskan.


"Raka maafkan ibu, ibu harap setelah ini kamu bisa berdamai dengan ayah kamu." ucap Yana menatap Raka.


"Dan Dion tolong terima Raka sebagai anak kamu, bagaimana pun dia, dia tetap anak kamu." ucap Yana menatap Dion.


"Pasti Yana, aku senang karena aku punya anak lelaki yang hebat." jawab Dion.


"Maafkan aku semuanya, maafkan Feby yang sempat membuat rumah tangga mu berantakan, di sini aku belajar bahwa cinta tidak bisa di paksa, bahwa jika tidak jodoh bagaimana pun tetap tidak akan berjodoh." ucap Yana.


Raka kaget setelah berbicara, kondisi Yana lansung ngedrop. Tidak lama setelah itu Yana tampak bernafas tersengal.


"Raka cepat bisikkan kalimat syahadat."


"Iya ayo talqin kalimat tauhid." ucap Feby.


Raka mendekati telinga Ibunya lalu membisikkan kalimat syahadat. Setelah itu Yana lalu menghembuskan nafas terakhirnya.

__ADS_1


Raka menangis sejadi-jadinya. Yang Raka punya saat ini adalah ibunya. Raka sudah tidak punya siapa-siapa lagi saat ini. Hatinya hancur ketika ibunya telah pergi menghadap sang Ilahi.


__ADS_2