
Setelah keluar dari kamar mandi beby tampak lebih murung. Dia bahkan tidak menegur Zayyan sama sekali. Zayyan bahkan bingung kenapa dengan perempuan itu. Tapi ia tidak mau ambil pusing.
Dia membiarkan Beby karena sibuk dengan ponselnya. Zayyan asik dengan gamenya yang sedang seru.
Melihat Zayyan tidak peduli dengan dirinya membuat Beby semakin kecil hati. Dia membaringkan tubuhnya. Walaupun matanya tidak mengantuk tapi ia mencoba untuk memejamkannya.
Beby juga sedang tidak mood membuat desain. Dia sedang malas karena hatinya saat ini sedang galau.
"*Sampai kapan cinta ini akan bertepuk sebelah tangan? sampai kapan kamu bisa membuka mata hati kamu buat aku?" tanya Beby dalam hatinya.
"Jika setelah lama menikah tapi kamu tetap nggak cinta, aku harus bagaimana?" tanya Beby lagi*.
Hati Beby terasa sakit ketika memikirkan semuanya. Dia kira cintanya akan berubah dengan. manis ketika dia menikahi lelaki ini. Dari dulu dia sudah bertekad untuk mengejar cinta lelaki dingin itu.
"Aku pikir kamu akan mencintaiku setelah lama aku mencintaimu, tapi ternyata aku bukan orang yang kamu inginnya."
Kali ini Beby meneteskan air matanya. Dia bahkan tidak bisa menahan air matanya saat ini. Tapi dia menangis dalam diam agar lelaki ini tidak mengetahuinya.
Beby mencoba menghapus air matanya. Dia tidak ingin larut dalam tangisannya. Dia bangun dari tidurnya lalu berdiri. Beby berlalu meninggalkan kamar.
Zayyan melihat kepergian Beby tapi ia hanya diam saja. Dia saat ini sudah tidak main game lagi. Tapi sedang memeriksa dokumen yang ada di email-nya.
Sedangkan Beby berjalan menuju dapur. Dia membuka kulkas. Beby memang tidak pernah masak. Tapi dia mengeluarkan ponselnya dari sakunya. Dia mencari sebuah video cara - cara tentang membuat masakan. Sesuai dengan bahan yang ada di kulkas.
Beby melihat ada buah dan bubuk untuk membuat puding. Beby mencoba membuat puding mangga ala kadarnya.
Bahan-bahan yang di gunakan oleh Beby adalah :
2 bungkus agar-agar putih,
2 buah mangga, kupas dan potong-potong dagingnya,
Gula pasir secukupnya atau sesuai selera,
1,2 liter susu cair putih.
Bagaimana Beby memasaknya, dia memasak sesuai video yang di bagikan.
1. Siapkan semua bahan yang dibutuhkan untuk membuat puding mangga.
2. Siapkan panci yang bersih dan kering, lalu tuang agar-agar bubuk ke dalam panci dan tambahkan gula pasir. Aduk rata.
__ADS_1
3. Kemudian blender potongan buah mangga dengan susu cair sampai benar-benar lembut.
4. Tuang mangga dan susu cair tadi.
5.Jika puding sudah matang dan mendidih, tuang adonan ke dalam cetakan puding sesuai selera.
6. Diamkan puding sesaat sampai uap panasnya hilang dan agak dingin.
7. Baru masukkan puding mangga ke dalam kulkas agar lebih nikmat dan lebih cepat mengeras.
8. Setelah dingin dan mengeras, puding mangga siap disajikan untuk keluarga tercinta.
Setelah meletakkan dalam lemari pendingin, Beby duduk sambil tersenyum. Beby rasanya senang karena akhirnya berhasil juga memasak. Dia menunggu puding mengeras agar tau rasanya.
Beby tidak sabar menunggu puding itu mengeras. Beby membuka video - video tentang memasak. Ia saat ini ingin membuat makanan.
Siska kaget saat menemukan Beby di dapur. Dia tidak tau apa yang dilakukan oleh Beby di dapur.
"Kenapa di sini sayang?" tanya Siska kepada menantunya.
"Nggak apa-apa ma, ma ajarin Beby masak."
Siska kaget mendengar ucapan yang keluar dari mulut menantunya. Dia tidak tau menjawab apa karena dia juga tidak pandai memasak.
"Ohw maaf ma."
"Nggak apa-apa, tapi bagus jika kamu belajar memasak, gimana kamu ikut kursus aja, tapi setau mama, Tante Bella atau Tante Ami jago masak, jika Tante Bella dia belajar dari pelayan kafenya, sedangkan Tante Ami sudah pandai dari dulu." cerita Siska kepada menantunya.
"Nggak apa-apa ma, nanti Beby coba belajar dari YouTube aja kali."
"Baik, usaha bagus, kata orang cara naklukin lelaki dengan buat senang dengan perutnya, maka dia tidak akan lepas dari kamu."
"Tapi mama nggak pandai masak, papa juga langgeng sama mama."
"Itu mungkin karena jodohnya dan mama pandai nyenengin suami pakai trik nomor dua."jawab Siska tersenyum.
"Apaan ma trik kedua?"
"Pandai melayani suami di ranjang." jawab mertuanya sambil tersenyum bahagia.
"Ohw gitu ma, makasih ma, aku mau ke atas dulu ya ma." ucap Beby merasa malu dengan ucapan mertuanya.
__ADS_1
Siska tertawa saat melihat menantunya malu - malu. Dia tau bahwa menantunya tipe wanita yang polos dan pemalu dalam urusan ranjang.
Beby sebenarnya malas untuk masuk ke kamar. Akan tetapi dia tidak tau ingin berada di mana lagi.
Saat tangannya menjangkau pintu, pintu terbuka dari dalam. Zayyan nampak berlari melewati Beby. Beby bingung apa yang di cari lelaki itu sampai harus pergi dengan terburu-buru.
...****************...
Ina masih tampak menangis semenjak ada yang menelponnya. Dia di kabari oleh nomor yang mengaku sebagai Raka.
Ina kaget saat pesan itu menyatakan bahwa Raka membawa anaknya. Ina lansung berlari saat itu menuju rumahnya. Akan tetapi sampai di rumah, wanita itu memang tidak menemukan Zella.
Melihat hal tersebut Ina menganga. Bahkan ketika Papa dan mamanya pulang, dia lansung mengejar kedua orang tuanya.
"Ma mana Zella?" tanya Ina menangis memeluk mamanya.
"Zella hilang pas pulang mengaji, maafkan mama."
"Ma, pa tadi ada yang kirim aku pesan, katanya dia mengaku Raka, dia membawa Zella."
"Papa yakin juga dia pelakunya, saat ini Daffin sudah menyuruh anak buahnya, saat ini kita belum bisa melapor kepada polisi."
Ina semakin menangis saat ia mendengar ucapan orang tuanya.Saat itu mereka melihat kedatangan Zayyan. Lelaki itu nampak berjalan dengan cemas.
"Gimana pa? apa sudah ketemu Zella?"tanya Zayyan yang baru saja datang.
"Kamu tau dari Daffin?" tanya Zayyan.
"Tidak, tadi Ina minta izin pulang, aku akan bantu mencarinya." tawar Zayyan.
"Terima kasih nak, Daffin juga sudah bantu, bagaimana dengan Beby?" tanya Dion segan bertanya kepada Zayyan.
Dion tidak ingin memaksa lelaki itu untuk mencintai anaknya dengan secepat itu.
"Beby sehat pa." jawab Zayyan teringat dengan Beby. Dia juga teringat bahwa tidak mengabari wanita itu ketika pergi.
"Dia tidak kamu kasih tau?" tanya Dion menatap menantunya.
"Tidak pa."
"Bagus, mungkin ini lebih bagus, papa tidak ingin dia ikut kepikiran." jawab Dion sambil menatap jauh.
__ADS_1
Pandangan Dion kali ini sangat jauh. Dia merasa gagal sebagai ayah melindungi anak-anaknya. Saat Ina di hancurkan oleh lelaki, tapi kali ini anaknya Beby juga belum juga merasakan kebahagiaan.