
Keesokan harinya.
Kini Fla dan Barron sudah berada di parkiran.
"Itu mobil kamu kan?" tanya Barron sambil menunjuk mobil Fla yang terparkir di depan mobil Barron.
"Iya." jawab Fla.
"Jadi kamu kemaren ambil mobil sekalian?" tanya Barron.
"Iya." jawab Fla.
"Baguslah kalau kamu udah ambil mobil kamu, jadi aku gak perlu antar jemput kamu kemana-mana." ucap Barron.
"Ya udah aku berangkat yah. Kamu hati-hati nyetirnya." pamit Barrin lalu membuka pintu mobil dan masuk kedalam mobil lalu menyalakan mesin mobilnya. Tanpa menunggu mesin panas terlebih dahulu, Barron langsung saja menginjak gas dan melajukan mobilnya meninggalkan Fla yang masih berdiri di tempatnya.
"Loh... kok gitu? Aku kan mau dianter kamu Kak!" dumel Fla setelah mobil Barron pergi.
Karena Barron sudah pergi, mau tidak mau Fla pun pergi ke kampus sendiri dengan mobilnya. Padahal tujuan Fla membawa mobilnya bukan karena mau pergi kemana-mana sendirian, ia membawa mobilnya karena takut kalau dirumah orangtuanya tidak ada yang mengurusnya, setidaknya kalau Fla membawa ke apartemen Barron, ia masih bisa memanaskan mobilnya sehari sekali walau tidak di pakai.
Sedangkan di mobilnya, Barron nampak kesal karena Fla membawa mobilnya. Dipikiran Barron, Fla membawa mobilnya karena tidak mau kemana-mana diantar Barron. Sebagai laki-laki, Barron merasa Fla tidak membutuhkan dirinya.
Kembali Fla dan Barron salah paham karena kurangnya komunikasi.
__ADS_1
💋💋💋
Universitas Dharma Pelita Bakti.
Kini Fla sudah sampai di kampusnya.
Seperti biasa kalau Fla sedang kesal, pasti dia akan berjalan dengan menghentak-hentakkan kaki-nya menuju kelas lalu membanting tasnya diatas meja kemudian mendaratkan bokongnya dengan kasar di kursi.
"Kenapa lagi loe, masih pagi udah cemberut?!" tanya Rachel yang sudah hapal mati dengan sifat sahabatnya itu.
"Gue lagi kesel sama Kak Barry!" jawab Fla.
"Gak di kasih jatah loe makanya kesel? Atau lakik loe gak tahan lama?" tanya Rachel.
Spontan Fla menoleh kearah Rachel.
"Apaan sih loe! Otak loe aja yang ngeres! Maksud gue gak dapet jatah jajan dan maksudnya kesabaran lakik loe yang gak tahan lama!" balas Rachel sambil menoyor kepala Fla.
"Jadi kenapa loe pagi-pagi udah kesel?" tanya Rachel.
"Kak Barry bener-bener udah berubah, gak kayak Kak Barry waktu kecil! Kak Barry yang sekarang jauh dari kata pengertian dan perhatian!" jawab Fla.
"Emang loe diapain lagi sama tuh si Barongsai?" tanya Rachel.
__ADS_1
Fla melirik ke sekelilingnya terlebih dulu lalu menggeser kursinya untuk lebih dekat dengan Rachel.
"Loe tau gak, semalem dia bilang gak perlu bikin resepsi, kalau emang gue mau bikin resepsi, nilai semester gue harus A, terus pas mau tidur, dia ngasih gue pil kontrasepsi katanya dia gak mau punya anak, dan tadi pas mau berangkat, dia sama sekali gak nawarin buat nganter gue, gara-gara liat mobil gue. Nyebelin banget kan!" jawab Fla dengan suara berbisik.
"Jangan berpikir negatif dulu. Pertama, mungkin aja si Barongsai gak mau bikin resepsi karena belum punya dana bikin resepsi yang loe mau. Kedua soal anak, kayaknya dia takut deh punya anak dari loe, takut otak anaknya ngikutin otak loe, secara kan dia tuh kan dokter jadi dia pasti tau kalau kepintaran anak itu diwariskan dari ibunya, lah kalau ibunya otaknya kayak loe, yah ogah lah dia. Kalau gue jadi si Barongsai juga ogah-"
Bugh. Fla langsung memukul lengan Rachel cukup kencang.
"Ssh...aw.. sakit bego!" ringis Rachel sambil mengusap lengannya.
"Maksud loe apaan ngomong gitu? Loe mau bilang gue bego gitu, hah?" omel Fla.
"Gue gak ada bilang loe bego yah! Loe aja yang ngomong!" jawab Rachel.
Fla memanyunkan bibirnya.
"Udah nyantai aja, kalian kan masih muda, baru nikah juga, mungkin sekarang si Barongsai belum kepikiran untuk punya anak dulu karena mau berduaan dulu sama loe. Loe pikir kalau udah punya anak bisa bebas berduaan? Gak tau! Nanti udah prepare mau ngecas, eh... gak taunya anak kalian gak tidur-tidur, ujung-ujungnya gak jadi ngecas deh." ucap Rachel sambil merangkul sahabatnya yang sedang kesal.
"Jadi mumpung kalian belum punya anak, mending nikmatin waktu berdua dulu. Loe lelehkan dulu aja tuh es nya si Barongsai, biar kagak dingin lagi." kata Rachel lagi.
💋💋💋
Bersambung...
__ADS_1
Dengerin tuh Fla nasehat si Rachel.
Jangan lupa tinggalin jejak yah. 💋💋💋