
Kantor Papa Felix.
Tok... Tok... Tok...
Pintu ruang kerja Papa Felix terketuk.
"Masuk." jawab Papa Felix dari dalam.ruanv kerjanya.
Sekretaris Papa Felix pun membuka pintu ruang kerja Papa Felix.
"Pak, ada yang ingin bertemu dengan Bapak." ucap Manda.
"Siapa?"
"Katanya pengacaranya Bu Rasti, Pak." jawab Manda.
Papa Felix menghela nafasnya kasar. Orang yang sangat tidak ingin Papa Felix harapkan datang pun datang juga.
"Suruh masuk." jawab Papa Felix.
Manda pun mempersilahkan pengacara Mama Rasti masuk kedalam ruang kerja Papa Felix.
"Selamat pagi, Pak." sapa pengacara Ryan sambil berjalan mendekati meja kerja Papa Felix.
"Selamat pagi." balas Papa Felix.
"Perkenalkan nama saya Ryan, saya pengacara Bu Rasti yang akan membantu mengurus gugatan cerai Bu Rasti." ucap pengacara Ryan sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Papa Felis.
"Mmm..." balas Papa Felix malas sambil membalas uluran tangan pengacara Ryan.
__ADS_1
"Silahkan duduk." ucap Papa Felix.
Tanpa basa-basi pengacara Ryan pun menyampaikan apa yang diinginkan Mama Rasti dan meminta Papa Felix untuk bekerja sama mengakhri pernikahan mereka secara baik-baik demi kebahagiaan bersama.
Tidak butuh waktu lama pengacara Ryan berada di ruang kerja Papa Felix dalam waktu kurang dari setengah jam pengacara Ryan keluar dari ruang kerja Papa Felix. Papa Felix menyetujui berpisah dengan Mama Rasti secara baik-baik.
Setelah pengacara Ryan keluar dari ruang kerjanya, Papa Felix pun menghubungi pengacaranya.
"Halo Pak Ari, apa yang saya minta kemaren sudah selesai?" tanya Papa Felix.
"Sudah Pak." jawab pengacara Ari.
"Bagus kalau begitu. Tolong antarkan sekarang juga ke kantor saya yah Pak." ucap Papa Felix.
"Baik Pak. Nanti saya akan mengantar langsung ke kantor bapak." jawab pengacara Ari.
Panggilan pun berakhir.
💋💋💋
Pukul 14.00
Tiga mata kuliah Fla pun selesai. Fla pun bersiap untuk pulang keapartemen. Saat sedang di parkiran tiba-tiba dua orang berbadan besar menghampiri Fla.
"Nona Fla, bisa ikut kami?" tanya salah seorang pria berbadan besar.
"Woiiiy!!! Kalian siapa? Mau ngapain?" tanya Rachel yang ada di dekat Fla.
"Gak pa-pa Chel, mereka anak buah bokap gue." jawab Fla.
__ADS_1
Rachel pun diam.
"Mau kemana?" tanya Fla.
"Bertemu dengan Pak Felix." jawab salah seorang pria berbadan besar.
"Iya kemana?"
"Nanti Anda juga tahu Nona. Mari ikut kami."
"Terus mobil gue?"
"Nanti teman saya ini yang akan membawa."
"Ya udah ayo. Nih kunci mobil gue, bawa mobil gue pelan-pelan, awas aja kalau sampe ada yang lecet, gue gepengin tuh ulet sagu loe!" ucap Fla sambil memberikan kunci mobilnya pada salah satu pria berbadan besar.
"Fla, mau ditemenin gak?" tanya Rachel berbisik.
"Gak usah, kan gue mau ketemu bokap gue, gak mungkin kan bokap gue nyakitin gue." tolak Fla.
"Ya udah. Tapi sherlock yah dan kalau ada apa-apa ingat tekan nomor satu." balas Rachel.
Fla pun menganggukkan kepalanya lalu berjalan mengikuti anak buah papanya.
Setelah mobil Fla dan mobil anak buah Papa Felix yang membawa Fla pergi barulah Rachel berjalan ke mobilnya.
💋💋💋
Bersambung...
__ADS_1
Si Fla mau dibawa kemana yah kira-kira? Papa Felix gak punya rencana jahat kan sama anaknya sendiri?
Jangan lupa tinggalin jejak yah. 💋💋💋