Terjebak Pernikahan Dengan Pria Dingin

Terjebak Pernikahan Dengan Pria Dingin
55. Meleleh Gak Tuh


__ADS_3

Kini Barron dan Fla sudah berada dalam perjalanan menuju apartemen mereka.


"Kak Barry apa-apaan sih, kok mukul anak orang kayak gitu!" marah Fla.


"Kamu belum sadar juga aku melakukan itu karena apa?" tanya Barron.


"Kak Barry cemburu aku deket sama Zayn?" tanya Fla balik.


Barron diam.


"Salah kalau aku deket sama laki-laki lain?" tanya Fla lagi.


"Ya salah lah! Kamu istri aku!" jawab Barron.


"Cih istri! Istri apa yang gak pernah dapet pengakuan cinta dari suaminya!" balas Fla.


"Kamu kekanak-kanakan Fla!" balas Barron.


"Kok jadi aku yang ke kanak-kanakan! Salah kalau aku meragukan tujuan Kakak menikahi aku kalau Kakak gak pernah ngungkapin cinta sama aku!" tanya Fla dengan nada meninggi.


"Apa cinta itu harus di katakan, hah? Apa kamu gak bisa melihat dari tindakan aku ke kamu?!" balas Barron dengan nada yang tak kalah meninggi.


"Tindakan apa? Memangnya Kakak buat apa untuk aku? Aku minta ngadain resepsi pernikahan aja Kakak nyuruh aku dapet nilai A dulu baru Kakak mau ngadain resepsi, jadi kalau aku gak dapet nilai A, gak ada deh tuh resepsi-resepsian!" balas Fla.


"Tiap hari cuma nyuruh belajar, belajar, belajar! Apa itu yang namanya tindakan menunjukkan rasa cinta?!" lanjut Fla lagi.


"Padahal permintaan aku gak sulit, cuma mau Kakak bilang cinta sama aku. Tapi kayaknya itu sulit banget buat Kakak, karena apa? Karena Kakak gak cinta kan sama aku!" kata Fla lagi.

__ADS_1


"Kalau Kakak nikahin aku hanya karena maksud tertentu, mending kita cerai aja! Aku gak mau menghabiskan hidup aku hanya untuk laki-laki yang gak cinta sama aku!" Fla masih nyerocos. Tapi kali ini suara Fla sudah menurun dan bergetar menahan tangis.


Mendengar suara Fla yang bergetar, Barron pun melirik Fla.


"Kakak tau kenapa aku pengen banget Kakak ngungkapin cinta sama aku? Karena aku pengen mastiin kalau aku menikah dengan laki-laki yang mencintai aku. Aku gak mau hidup aku kayak Mama, menikah dengan laki-laki yang gak mencintainya dan Mama harus menahan tekanan batin selama bertahun-tahun demi aku." ucap Fla. Air mata yang sejak tadi Fla bendung akhirnya tumpah juga.


"Beberapa hari yang lalu aku ketemu Papa dan Papa mengakui semuanya sama ku. Aku yang mendengar pengakuan Papa aja sakit hati, apalagi Mama! Makanya sebelum kita punya anak, aku mau mastiin gimana perasaan Kakak ke aku!" lanjut Fla.


Bukannya memberi jawaban pada Fla, Barron malah memilih untuk tetap diam dan menambah kecepatan mobilnya.


Dan sikap Barron yang hanya diam itu makin membuat Fla kesal.


💋💋💋


Apartemen.


Kini Barron dan Fla sudah sampai di apartemen mereka.


Melihat Fla mengeluarkan koper, Barron langsung menarik koper itu dari tangan Fla. Lalu memberikan album foto yang berisi foto-foto mereka.


"Kalau kamu mau tau bagaimana perasaan aku ke kamu, kamu buka aja album itu!" ucap Barron.


Setelah memberikan album itu, Barron pun keluar dari dalam kamar dan masuk ke ruang belajar.


Setelah Barron keluar, Fla pun mulai membuka album foto itu.


"Ini kan..." Fla menggantung kata-katanya karena kaget melihat fotonya dirinya dan Barron saat masih SD.

__ADS_1


"Kak Barry masih nyimpen foto ini semua." lirih Fla terharu.


Fla pun membuka lembaran kedua lalu ketiga, kemudian keempat, kelima, keenam sampai akhirnya di lembaran ke sepuluh adalah foto saat pernikahan mereka di restoran yang Fla yakini foto itu diambil secara diam-diam, entah siapa yang mengambilnya Fla tidak tau.


Di bawah foto, Fla membaca tulisan yang Barron tulis dengan tangannya sendiri.


Dia adalah alasan kenapa sampai sekarang aku masih sendiri.


Dia adalah alasan kenapa aku sangat ingin kembali ke Indonesia.


Aku pikir saat aku kembali ke Indonesia, aku akan langsung bisa memilikinya tapi nyatanya tidak!


Gadis yang dulu aku kenal jauh dari kata cantik, seksi, dan pintar, kini sudah sangat berubah. Dia sekarang sangat cantik, sangat seksi, yah... walaupun masih belum pintar. Aku sampai harus menunggu lama untuk mendapatkannya.


Fla terkekeh kecil membaca kalimat di akhir paragraf itu.


Menunggu selama empat tahun bukanlah hal yang mudah bagiku.


Selama empat tahun aku hanya bisa menahan kecemburuan ku saat dia memposting fotonya dengan pacar-pacarnya.


Tapi malam ini, dia sudah menjadi milikku dan aku sangat bahagia. Aku tidak bisa mendeskripsikan bagaimana rasa bahagia ku, karena tidak ada kalimat yang bisa menggambarkan betapa besar rasa bahagia ku saat ini. Fla, kamu adalah kebahagiaan ku, dulu, sekarang dan selamanya.


Membaca tulisan yang ada di bawah foto itu, Fla sampai meneteskan air mata sangking terharunya.


💋💋💋


Bersambung...

__ADS_1


Meleleh gak tuh...


Jangan lupa tinggalin jejak yah. 💋💋💋


__ADS_2